bukamata.id – Kunlavut Vitidsarn berhasil meraih gelar juara tunggal putra Malaysia Open 2026 setelah lawannya, Shi Yu Qi, mundur di gim kedua karena cedera bahu.
Kemenangan ini menandai gelar Super 1000 BWF World Tour pertama bagi pemain asal Thailand tersebut.
Laga Final Malaysia Open 2026 Berlangsung Sengit
Setelah menumbangkan Jonatan Christie di semifinal dengan skor 21-16, 21-16, Kunlavut Vitidsarn menghadapi Shi Yu Qi, pebulu tangkis nomor 1 dunia dari China, di babak final Malaysia Open 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Minggu (11/1/2026).
Di awal pertandingan, Yu Qi sempat unggul, namun Vitidsarn berhasil membalikkan keadaan. Pada jeda interval pertama, skor menunjukkan Vitidsarn memimpin 11-9.
Usai jeda, Shi Yu Qi berusaha mengejar, mempersempit jarak poin secara bertahap, sementara Vitidsarn terus menambah angka. Perebutan poin berjalan ketat hingga skor imbang 16-16, sebelum Vitidsarn kembali unggul dan meraih match point pertama di skor 20-17.
Namun, Yu Qi tidak menyerah dan berhasil menyamakan skor menjadi 20-20. Dalam perebutan poin kritis itu, Vitidsarn akhirnya memenangkan gim pertama dengan skor 23-21.
Gim Kedua Berakhir karena Cedera Shi Yu Qi
Di gim kedua, Vitidsarn memimpin lebih awal dengan skor 6-1. Pertandingan terhenti ketika Shi Yu Qi mengalami masalah pada bahunya. Pebulu tangkis China itu memilih mundur demi keselamatan fisik, meski sempat mencoba melanjutkan pertarungan.
Akhirnya, Yu Qi menyerahkan kemenangan kepada Vitidsarn setelah bersalaman di lapangan. Skor akhir laga dicatat 23-21, 6-1 (mundur) dengan durasi pertandingan 36 menit.
Penghargaan dan Hadiah
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Kunlavut Vitidsarn, yang untuk pertama kalinya meraih gelar Super 1000 BWF World Tour.
Vitidsarn membawa pulang hadiah uang sebesar 101.500 dolar AS atau sekitar Rp1,7 miliar, sementara Shi Yu Qi menerima 49.300 dolar AS atau sekitar Rp830 juta sebagai runner-up.
Bagi Shi Yu Qi, ini menjadi kekecewaan tersendiri setelah pada Malaysia Open tahun sebelumnya ia berhasil menjuarai turnamen dengan mengalahkan Anders Antonsen.
Pertarungan final Malaysia Open 2026 antara Kunlavut Vitidsarn dan Shi Yu Qi menjadi bukti kompetisi tunggal putra yang sengit dan penuh drama.
Cedera yang dialami Yu Qi memaksa laga berakhir lebih cepat, namun kemenangan Vitidsarn menegaskan statusnya sebagai pemain top dunia yang patut diwaspadai.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











