bukamata.id – Pencarian link video Teh Pucuk berdurasi 17 menit dengan label “no sensor” kembali memuncaki tren di media sosial. Warganet ramai memburu tautan ini, terdorong rasa penasaran oleh narasi provokatif yang menyebar luas beberapa hari terakhir.
Pertanyaan yang paling banyak muncul: apakah pemeran video tersebut sudah diamankan polisi?
Dari Video 1 Menit 50 Detik ke Isu 17 Menit
Awalnya, yang beredar hanyalah cuplikan singkat berdurasi sekitar 1 menit 50 detik. Dalam adegan tersebut, tampak seorang pria dan wanita di kamar dengan sprei merah, di mana botol Teh Pucuk Harum terlihat jelas. Tidak ada adegan mengejutkan, berbeda dengan klaim “no sensor” yang viral.
Namun, isu versi panjang 17 menit langsung membuat topik ini meledak kembali. Banyak warganet mencoba mencari link yang disebut sebagai versi lengkap, meski beberapa mengaku bahwa isi video biasa saja dan jauh dari narasi provokatif.
Teknik clickbait ini menjadi salah satu faktor utama video Teh Pucuk tetap ramai diperbincangkan.
Isu Penangkapan Pemeran: Faktanya Masih Diragukan
Di tengah ramainya perbincangan, muncul klaim bahwa polisi telah menangkap pemeran video tersebut. Foto-foto yang beredar menunjukkan dua orang di kamar seolah sedang diamankan.
Namun, penyelidikan lebih lanjut menunjukkan kejanggalan. Proporsi tubuh dan pencahayaan dalam foto tidak konsisten, menguatkan dugaan bahwa gambar tersebut hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian mengenai penangkapan ini. Dengan kata lain, kabar tersebut masih sekadar rumor tanpa bukti sahih.
Klarifikasi Identitas dan Bantahan Kampus
Isu ini sempat menyeret nama Anis Januar Putri, yang disebut-sebut sebagai pemeran wanita. Tuduhan ini langsung dibantah oleh pihak kampus dan Satgas PPKS Universitas Mataram (Unram).
“Kami pastikan orang dalam video bukan mahasiswa Unram. Video ini beredar sejak September 2025 dan terjadi di luar wilayah NTB,” jelas perwakilan Satgas PPKS Unram, Senin (9/2/2026). Anis sendiri menegaskan, “Saya bersumpah itu bukan saya. Ciri-ciri fisik sangat berbeda.”
Hingga saat ini, identitas asli pemeran pria maupun wanita masih belum diketahui secara resmi.
Risiko Klik Tautan “17 Menit No Sensor”
Lonjakan penasaran warganet dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Banyak link yang diklaim sebagai video full 17 menit justru mengarah ke situs berisiko tinggi.
Beberapa modus yang ditemukan antara lain:
- Situs penuh iklan agresif
- Halaman unduhan file mencurigakan
- Formulir yang meminta data pribadi
- Shortlink anonim tanpa identitas
Pengguna yang tetap mengklik berisiko terkena phishing, pencurian data, atau malware. Meski browser memberikan peringatan, sebagian orang tetap mencoba mengakses tautan tersebut, memperbesar potensi bahaya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









