Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Minggu, 23 Agustus 2026 15:17 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

Minggu, 23 Agustus 2026 14:40 WIB

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 13:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?
  • Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik
  • 72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia
  • Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar
  • Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil
  • Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Auto Cuan Hadiah! Kode Redeem Free Fire 23 Agustus 2026, Ada 50 Evolution Stone Menanti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jual Ayam Bukan Dinosaurus! Viral Satpol PP SBD Razia Pedagang Kecil Sampai ke Akar-akarnya

By SusanaMinggu, 22 Februari 2026 13:30 WIB3 Mins Read
Video razia pedagang ayam di Jalan Sapurata, Sumba Barat Daya, viral. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Video razia pedagang sayur dan ayam oleh Satpol PP Sumba Barat Daya (SBD) mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sapurata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (19/2/2026).

Dalam video yang beredar, terlihat interaksi antara petugas dan pedagang, termasuk perdebatan sengit namun terkendali mengenai larangan berjualan di badan jalan.

Kronologi Penertiban Pedagang

Dalam video viral, seorang ibu penjual sayur terlihat bersitegang dengan petugas Satpol PP. Ibu tersebut menegaskan bahwa ia hanya berjualan di teras rumah/kiosnya sendiri, bukan di badan jalan.

Ia mengaku haknya untuk beraktivitas dan mencari nafkah di tempat miliknya, namun petugas tetap menegaskan aturan agar tidak mengganggu ketertiban dan mobilitas jalan.

Baca Juga:  Siapa Cut Salwa? Video di Hotel Trending di TikTok dan X

Selain ibu penjual sayur, Satpol PP juga menertibkan seorang penjual ayam keliling. Pedagang berkaus biru yang memikul belasan ayam sempat berdebat dengan petugas sebelum akhirnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberi arahan.

Klarifikasi Bupati Sumba Barat Daya

Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan larangan tersebut bukan berarti pemerintah melarang masyarakat berjualan. Menurutnya, penertiban dilakukan karena pedagang berjualan di ruang publik/badan jalan dan tidak memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

“Kami tidak melarang berjualan, tapi tidak boleh mengganggu aktivitas mobilitas. Tempat sudah disiapkan, jadi masyarakat bisa berdagang dengan aman tanpa mengganggu orang lain,” ujar Ratu Wulla, Sabtu (21/2/2026).

Ratu juga menekankan bahwa tidak ada intimidasi yang dilakukan petugas Satpol PP. Diskusi antara petugas dan pedagang berlangsung secara persuasif dan profesional. Ia menambahkan bahwa lokasi yang ditertibkan adalah kios, bukan rumah.

Baca Juga:  Setelah Viral Kasus Pramugari Gadungan, Khairun Nisya Dapat Tawaran Tak Terduga

Mengenai penjual ayam keliling, Bupati Ratu menjelaskan bahwa narasi di media sosial tidak sepenuhnya akurat. Pedagang awalnya duduk berjualan di depan Jalan Sapurata, kemudian diperingatkan karena lokasi tersebut dilarang untuk berdagang.

“Yang ditegur ini yang berjualan ayam di depan Jalan Sapurata. Saat itu, petugas datang dan pedagang menaruh ayam di pundaknya seolah berjualan keliling. Itu yang terekam di video,” jelasnya.

Reaksi Netizen di Media Sosial

Peristiwa ini mengundang banyak komentar warganet di Instagram @lambe_turah, Minggu (22/2/2026):

  • “Kurang kerjaan amat lu pak, segala kang ayam keliling di tanyain izin. Sakit nih orang,” tulis akun @jan***
  • “Baru tau aku klo jualan ayam harus ada izin, ya ALLAH gini banget negriku,” tulis akun @men***
  • “Dia jualan ayam pak, bukan dinosaurus,” tulis akun @wln***
  • “Ya Allah pak, orang cari nafkah lu pertanyakan, sedih banget liatnya,” tulis akun @lul***
Baca Juga:  PANAS! Manohara Bentrok Terbuka dengan Ibu Kandung, Fakta Lama Ikut Terbongkar

Komentar-komentar ini menunjukkan adanya keprihatinan publik terhadap cara penertiban, meski pemerintah menekankan aturan tertib dan keberadaan fasilitas yang sudah disiapkan.

Pesan Penting

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara ketertiban umum dan hak masyarakat untuk mencari nafkah.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus memberikan solusi agar pedagang tetap bisa berjualan secara aman tanpa mengganggu mobilitas jalan, sekaligus menjaga ketertiban kota.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

viral media sosial
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Bansos

Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.