Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?

Selasa, 15 September 2026 13:53 WIB

Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran

Selasa, 15 September 2026 13:37 WIB

Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!

Selasa, 15 September 2026 13:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?
  • Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran
  • Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!
  • Prediksi Ipswich vs Arsenal di Piala EFL: The Gunners Diprediksi Menang Mudah?
  • TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing
  • Persib Tanpa Uilliam Barros Hadapi FC Seoul, Badai Cedera Makin Bikin Igor Tolic Pusing
  • Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Driver Ojol Kompak Tunjukkan Aplikasi, Waspada Penyusup ke Aksi di DPRD Jabar

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 29 Agustus 2025 18:39 WIB2 Mins Read
Ratusan driver ojol kompak menunjukkan aplikasi akun mereka saat aksi di DPRD Jabar, Jumat (29/8/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan driver ojek online (ojol) yang bergabung dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025) sore, terlihat kompak menunjukkan aplikasi akun milik mereka.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memastikan identitas sesama rekan, sekaligus meminimalisir adanya penyusup yang diduga berasal dari intelijen.

Situasi tersebut terjadi setelah kabar beredar bahwa sejumlah intel sempat masuk ke barisan massa ojol untuk memperkeruh suasana ricuh yang sudah berlangsung sejak pukul 15.00 WIB.

“Kami dikumpulkan di sini semua untuk ditunjukkan kartu tanda driver, tapi bukan pakai kartu fisik. Dilihatnya dari aplikasinya langsung. Kalau ada yang bikin daftar ulang, nanti bisa ditelusuri dari identitas. Takutnya ada intel,” kata Riyadi Arfian, salah satu driver ojol, saat diwawancarai di tengah kerumunan massa.

Baca Juga:  Bey Machmudin Tanggapi Pandangan DPRD Jabar Terkait Ranperda APBD 2025

Satu per satu pengemudi ojol lantas membuka aplikasi mitra mereka di depan koordinator lapangan. Cara itu dipandang lebih efektif untuk mengenali rekan sesama ojol dibandingkan hanya mengandalkan tanda pengenal fisik.

“Ada, soalnya intel masih banyak. Itu yang kita khawatirkan. Malam ini kan rekan-rekan ojol yang lain juga mulai berdatangan. Jangan sampai salah sasaran, apalagi dengan mahasiswa yang ikut aksi,” lanjut Riyadi.

Di balik kewaspadaan itu, para driver ojol yang turun ke jalan membawa tuntutan serius. Mereka menegaskan pemerintah harus mengusut tuntas kasus tewasnya rekan mereka, Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga:  Di Jabar, Sepeda Listrik Mengaspal di Ruang Abu-abu

“Ya, terkait insiden kemarin, dari kami jelas tidak menerima. Kami menuntut keadilan. Keadilan itu seperti apa? Apakah dihukum mati atau dihukum seberat-beratnya, yang jelas jangan sampai dibiarkan begitu saja,” ujar Riyadi tegas.

Ia menambahkan, komunitas ojol di Kota Bandung berkomitmen untuk terus mengawal kasus tersebut. Bahkan, jika dalam beberapa hari ke depan belum ada kejelasan, mereka mengancam akan membawa massa lebih besar lagi.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar Dorong dan Optimalisasi BUMD

“Kalau belum tuntas, kami akan tetap membawa massa yang lebih banyak. Akan mengajak semua rekan-rekan ojol untuk turun menuntut kasus ini. Jadi begitu,” katanya.

Sebelumnya, pihak kepolisian memastikan bahwa pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Peristiwa nahas itu terjadi saat aparat berupaya membubarkan massa demonstrasi dengan kendaraan rantis Brimob.

Ratusan driver ojol yang bersolidaritas bersama mahasiswa dan pelajar, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan tragis di tengah hiruk-pikuk aksi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?

Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu

Lahan Alang-alang di Cihampelas KBB Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Ramalan Itu Terbukti? Video Lama Noel Mendadak Viral Pasca Purbaya Dicopot dari Menkeu!

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.