Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

‎Beredar Link Video Asli Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor, Netizen Diminta Waspada

Selasa, 3 Maret 2026 05:00 WIB

‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎

Selasa, 3 Maret 2026 04:00 WIB

‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini

Selasa, 3 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ‎Beredar Link Video Asli Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor, Netizen Diminta Waspada
  • ‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎
  • ‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini
  • Ramai Diburu Netizen, Benarkah Ada Video Ukhti Mukena Pink Full Durasi?
  • ‎Persib Tetap di Puncak Meski Imbang Lawan Persebaya
  • ‎Hasil Babak Pertama Persebaya vs Persib: Maung Bandung Tertinggal 0-1, Gol Kakang Dianulir VAR
  • Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak
  • ‎Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Jadwal dan Durasi Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 21:33 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi kemanusiaan di Iran pasca-operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban jiwa yang terus bertambah, di mana sebagian besar merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), pihak Kedubes Iran menyoroti jatuhnya ratusan nyawa masyarakat non-militer di tengah suasana bulan suci.

Tragedi Kemanusiaan di Meja Makan Sahur

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membeberkan fakta memilukan mengenai demografi korban. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar pemukiman dan warga yang sedang menjalankan kewajiban agama.

“Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban di mana sebagian besar di antara mereka berasal dari kaum anak-anak dan wanita kurang lebih dari 200 ajak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia,” kata Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran.

Baca Juga:  Inggris Tegaskan Dukungan untuk Israel, Tapi Peringatkan Bahaya Solusi Militer terhadap Iran

Lebih lanjut, Boroujerdi menekankan bahwa para korban sedang dalam kondisi beribadah saat maut menjemput. “Dan berbagai golongan masyarakat nonmiliter sipil yang sedang merayakan dan sedang menjalankan ibadah puasa, dalam keadaan puasa, dijadikan korban,” tambahnya dengan nada getir.

Diplomasi yang Terkhianati

Pihak Teheran melalui perwakilannya di Jakarta menilai bahwa aksi militer ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses komunikasi internasional yang sedang berjalan. Boroujerdi menuding AS dan Israel secara sengaja mengabaikan jalur negosiasi demi melakukan agresi fisik.

Baca Juga:  Tel Aviv Lumpuh Usai Serangan Rudal Iran, Warga Mengungsi dan Aktivitas Kota Terhenti

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi, tidak patuh terhadap negosiasi sekali lagi, terbukti bahwa lagi-lagi pada saat kami sedang berada di meja perundingan, mereka melakukan penjarahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Terungkap! Citra Satelit AS Tunjukkan Dampak Serangan Iran vs Israel

Kilas Balik Operasi Militer Skala Besar

Gelombang serangan udara ini dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi yang diluncurkan oleh kekuatan gabungan AS dan Israel tersebut secara resmi menargetkan titik-titik strategis, termasuk fasilitas komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), instalasi rudal balistik, hingga pangkalan udara militer Iran.

Namun, dampak dari serangan ini meluas hingga meruntuhkan struktur kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Laporan sebelumnya mengonfirmasi bahwa sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, turut menjadi korban tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Kedubes Iran Konflik Iran Korban Sipil Iran Mohammad Boroujerdi Serangan AS Israel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎

‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini

‎Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Jadwal dan Durasi Lengkapnya

‎THR Pensiunan PNS 2026 Cair Lewat Taspen, Ini Besaran dan Komponen Tunjangannya‎

Iran dalam Guncangan: Teka-teki Nasib Alireza Arafi, Sang Pemimpin Tertinggi Sementara di Tengah Krisis

‎Libur Lebaran 2026 Bisa 24 Hari! Orang Tua dan Siswa Wajib Cek Jadwal Ini

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • Bikin Penasaran, Ternyata Ini Isi Video Asli Chindo Adidas yang Ramai Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.