Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Jumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Citra Satelit AS Tunjukkan Dampak Serangan Iran vs Israel

By Aga GustianaRabu, 25 Juni 2025 15:46 WIB3 Mins Read
Satelit AS Tampilkan Dampak Kerusakan Perang Iran dan Israel. (Foto: TNT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Serangkaian citra satelit terbaru mengungkap dampak dari serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Fordow milik Iran. Namun, keaslian dan interpretasi citra tersebut menjadi bahan perdebatan di kalangan pakar.

Menurut David Albright, mantan inspektur Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini memimpin Institute for Science and International Security, klaim Washington mengenai keberhasilan penggunaan bom penghancur bunker jenis GBU-57/B MOP justru menimbulkan tanda tanya besar.

“Jika memang bom seberat hampir 14 ton itu digunakan, seharusnya kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih signifikan. Namun, citra yang terlihat hanya menunjukkan lubang-lubang yang mencurigakan, bukan kehancuran menyeluruh,” ujar Albright.

Pendapat senada juga datang dari Decker Eveleth, peneliti dari CNA Corporation. Ia menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa area bawah tanah Fordow yang menyimpan ratusan sentrifugal berhasil dihancurkan.

Baca Juga:  Fakta yang Terjadi di Gaza Saat Ini, Bang Onim: Pembersihan Etnis

Di tengah tekanan militer, Iran dilaporkan telah mengantisipasi serangan sejak dini dengan memindahkan sebagian besar program nuklir mereka ke lokasi yang lebih dalam dan terlindungi, termasuk ke dalam pegunungan sekitar Fordow. Meski begitu, kegagalan menghentikan fasilitas ini bisa berarti bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk melanjutkan program nuklirnya.

Lebih lanjut, laporan dari sumber di Teheran menyebutkan bahwa sebagian besar uranium yang telah diperkaya hingga level 60 persen—mendekati tingkat senjata—telah dipindahkan ke lokasi rahasia sebelum serangan diluncurkan. Hal ini semakin mempersulit pengawasan internasional, termasuk oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), serta memperkuat kekhawatiran Israel dan AS.

Baca Juga:  Timnas U-20 Gagal Raih Poin Perdana, Indra Sjafri Akui Banyak Kurangnya

Sementara itu, Maxar Technologies merilis citra satelit yang memperlihatkan antrean kendaraan di luar fasilitas Fordow pada 19 dan 20 Juni, memicu spekulasi tentang aktivitas yang tidak biasa di dalam kompleks tersebut.

Jeffrey Lewis dari Middlebury Institute memperingatkan bahwa masih ada kemungkinan Iran memiliki fasilitas nuklir tersembunyi yang belum diketahui dunia internasional. Senator AS Mark Kelly bahkan menyebut bahwa program nuklir Iran bisa saja berlangsung di luar pengawasan, bukan sekadar di bawah tanah.

Dalam pernyataan terpisah, Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengonfirmasi bahwa tujuh pesawat pembom siluman B-2 digunakan dalam operasi bertajuk Midnight Hammer, yang menargetkan tidak hanya Fordow, tetapi juga kompleks pengayaan uranium utama di Natanz dan pusat riset di Isfahan. Masing-masing jet menjatuhkan dua bom penghancur bunker, dengan klaim bahwa kerusakan parah telah terjadi, meski detailnya tidak diungkap.

Baca Juga:  Hamas Tak Gentar dengan Ancaman Netanyahu

Ketegangan ini kian meningkat setelah Iran mengonfirmasi bahwa lebih dari 600 warga sipil tewas dan ribuan lainnya terluka akibat serangan militer Israel sejak pertengahan Juni. Dalam kondisi geopolitik yang kian panas, Parlemen Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang akan memutuskan kerja sama dengan IAEA dan meningkatkan kekhawatiran akan potensi pengembangan senjata nuklir secara terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Israel Konflik Timur Tengah Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.