Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan

Selasa, 16 Juni 2026 20:00 WIB

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Selasa, 16 Juni 2026 19:49 WIB
Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Selasa, 16 Juni 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
  • Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I
  • Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui
  • Persib dan Persija Saling Sikut? Bek Juara Liga India Rp3,48 Miliar Jadi Rebutan
  • Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Citra Satelit AS Tunjukkan Dampak Serangan Iran vs Israel

By Aga GustianaRabu, 25 Juni 2025 15:46 WIB3 Mins Read
Satelit AS Tampilkan Dampak Kerusakan Perang Iran dan Israel. (Foto: TNT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Serangkaian citra satelit terbaru mengungkap dampak dari serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Fordow milik Iran. Namun, keaslian dan interpretasi citra tersebut menjadi bahan perdebatan di kalangan pakar.

Menurut David Albright, mantan inspektur Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini memimpin Institute for Science and International Security, klaim Washington mengenai keberhasilan penggunaan bom penghancur bunker jenis GBU-57/B MOP justru menimbulkan tanda tanya besar.

“Jika memang bom seberat hampir 14 ton itu digunakan, seharusnya kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih signifikan. Namun, citra yang terlihat hanya menunjukkan lubang-lubang yang mencurigakan, bukan kehancuran menyeluruh,” ujar Albright.

Pendapat senada juga datang dari Decker Eveleth, peneliti dari CNA Corporation. Ia menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa area bawah tanah Fordow yang menyimpan ratusan sentrifugal berhasil dihancurkan.

Baca Juga:  Israel Serang dan Tewaskan Puluhan Orang di Gaza usai Kesepakatan Gencatan Senjata

Di tengah tekanan militer, Iran dilaporkan telah mengantisipasi serangan sejak dini dengan memindahkan sebagian besar program nuklir mereka ke lokasi yang lebih dalam dan terlindungi, termasuk ke dalam pegunungan sekitar Fordow. Meski begitu, kegagalan menghentikan fasilitas ini bisa berarti bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk melanjutkan program nuklirnya.

Lebih lanjut, laporan dari sumber di Teheran menyebutkan bahwa sebagian besar uranium yang telah diperkaya hingga level 60 persen—mendekati tingkat senjata—telah dipindahkan ke lokasi rahasia sebelum serangan diluncurkan. Hal ini semakin mempersulit pengawasan internasional, termasuk oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), serta memperkuat kekhawatiran Israel dan AS.

Baca Juga:  Israel Setuju Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang Selama Ramadhan dan Paskah

Sementara itu, Maxar Technologies merilis citra satelit yang memperlihatkan antrean kendaraan di luar fasilitas Fordow pada 19 dan 20 Juni, memicu spekulasi tentang aktivitas yang tidak biasa di dalam kompleks tersebut.

Jeffrey Lewis dari Middlebury Institute memperingatkan bahwa masih ada kemungkinan Iran memiliki fasilitas nuklir tersembunyi yang belum diketahui dunia internasional. Senator AS Mark Kelly bahkan menyebut bahwa program nuklir Iran bisa saja berlangsung di luar pengawasan, bukan sekadar di bawah tanah.

Dalam pernyataan terpisah, Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengonfirmasi bahwa tujuh pesawat pembom siluman B-2 digunakan dalam operasi bertajuk Midnight Hammer, yang menargetkan tidak hanya Fordow, tetapi juga kompleks pengayaan uranium utama di Natanz dan pusat riset di Isfahan. Masing-masing jet menjatuhkan dua bom penghancur bunker, dengan klaim bahwa kerusakan parah telah terjadi, meski detailnya tidak diungkap.

Baca Juga:  Bolehkan Masuk Islam karena Benci Zionis Israel? Ini Penjelasannya

Ketegangan ini kian meningkat setelah Iran mengonfirmasi bahwa lebih dari 600 warga sipil tewas dan ribuan lainnya terluka akibat serangan militer Israel sejak pertengahan Juni. Dalam kondisi geopolitik yang kian panas, Parlemen Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang akan memutuskan kerja sama dengan IAEA dan meningkatkan kekhawatiran akan potensi pengembangan senjata nuklir secara terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Israel Konflik Timur Tengah Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.