Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Sabtu, 1 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Citra Satelit AS Tunjukkan Dampak Serangan Iran vs Israel

By Aga GustianaRabu, 25 Juni 2025 15:46 WIB3 Mins Read
Satelit AS Tampilkan Dampak Kerusakan Perang Iran dan Israel. (Foto: TNT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Serangkaian citra satelit terbaru mengungkap dampak dari serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Fordow milik Iran. Namun, keaslian dan interpretasi citra tersebut menjadi bahan perdebatan di kalangan pakar.

Menurut David Albright, mantan inspektur Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini memimpin Institute for Science and International Security, klaim Washington mengenai keberhasilan penggunaan bom penghancur bunker jenis GBU-57/B MOP justru menimbulkan tanda tanya besar.

“Jika memang bom seberat hampir 14 ton itu digunakan, seharusnya kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih signifikan. Namun, citra yang terlihat hanya menunjukkan lubang-lubang yang mencurigakan, bukan kehancuran menyeluruh,” ujar Albright.

Pendapat senada juga datang dari Decker Eveleth, peneliti dari CNA Corporation. Ia menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa area bawah tanah Fordow yang menyimpan ratusan sentrifugal berhasil dihancurkan.

Di tengah tekanan militer, Iran dilaporkan telah mengantisipasi serangan sejak dini dengan memindahkan sebagian besar program nuklir mereka ke lokasi yang lebih dalam dan terlindungi, termasuk ke dalam pegunungan sekitar Fordow. Meski begitu, kegagalan menghentikan fasilitas ini bisa berarti bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk melanjutkan program nuklirnya.

Lebih lanjut, laporan dari sumber di Teheran menyebutkan bahwa sebagian besar uranium yang telah diperkaya hingga level 60 persen—mendekati tingkat senjata—telah dipindahkan ke lokasi rahasia sebelum serangan diluncurkan. Hal ini semakin mempersulit pengawasan internasional, termasuk oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), serta memperkuat kekhawatiran Israel dan AS.

Sementara itu, Maxar Technologies merilis citra satelit yang memperlihatkan antrean kendaraan di luar fasilitas Fordow pada 19 dan 20 Juni, memicu spekulasi tentang aktivitas yang tidak biasa di dalam kompleks tersebut.

Jeffrey Lewis dari Middlebury Institute memperingatkan bahwa masih ada kemungkinan Iran memiliki fasilitas nuklir tersembunyi yang belum diketahui dunia internasional. Senator AS Mark Kelly bahkan menyebut bahwa program nuklir Iran bisa saja berlangsung di luar pengawasan, bukan sekadar di bawah tanah.

Dalam pernyataan terpisah, Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengonfirmasi bahwa tujuh pesawat pembom siluman B-2 digunakan dalam operasi bertajuk Midnight Hammer, yang menargetkan tidak hanya Fordow, tetapi juga kompleks pengayaan uranium utama di Natanz dan pusat riset di Isfahan. Masing-masing jet menjatuhkan dua bom penghancur bunker, dengan klaim bahwa kerusakan parah telah terjadi, meski detailnya tidak diungkap.

Ketegangan ini kian meningkat setelah Iran mengonfirmasi bahwa lebih dari 600 warga sipil tewas dan ribuan lainnya terluka akibat serangan militer Israel sejak pertengahan Juni. Dalam kondisi geopolitik yang kian panas, Parlemen Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang akan memutuskan kerja sama dengan IAEA dan meningkatkan kekhawatiran akan potensi pengembangan senjata nuklir secara terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Israel Konflik Timur Tengah Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.