Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut

Kamis, 8 Oktober 2026 06:00 WIB
Wisata Alam Batu Lempar Garut.

6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!

Kamis, 8 Oktober 2026 02:00 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
  • Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026
  • Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung
  • Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule
  • Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Israel Serang dan Tewaskan Puluhan Orang di Gaza usai Kesepakatan Gencatan Senjata

By Putra JuangKamis, 16 Januari 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Asap membumbung tinggi menyusul pemboman Israel di Gaza. (Foto: Abdel Kareem Hana/AP)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 82 orang di Gaza dalam beberapa jam sejak Hamas dan Israel mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Berdasarkan laporan, satu serangan Israel terhadap sebuah rumah di dekat Gedung Persatuan Insinyur di Kota Gaza Utara telah menewaskan sedikitnya 18 orang, pada Rabu (15/1/2025) malam.

Tak hanya itu, pertahanan sipil Palestina juga mengatakan bahwa mereka telah menemukan 12 mayat dari lingkungan Sheikh Radwan di Kota Gaza.

Di Kota Gaza tengah, lima orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan kerumunan orang di daerah Karaj di kamp Bureij.

Jumlah korban tewas, yang dihitung sejak Rabu (15/1/2025), terus meningkat ketika warga Palestina kembali berlindung di tenda-tenda mereka setelah sempat merayakan kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Israel dan Hamas.

Baca Juga:  Tak Hadiri Pengumuman Susunan TKN, Prabowo Terima Kunjungan Duta Besar Palestina

“Selama beberapa jam, orang-orang mengubah seluruh area ini menjadi panggung perayaan, sesuatu yang tidak biasa kami lihat di sini karena area ini dulunya merupakan panggung pemakaman bagi para korban perang dan ruang yang penuh dengan penderitaan dan kesedihan,” kata Hani Mahmoud dikutip dari Al Jazeera, Kamis (16/1/2025).

Gencatan senjata dikhawatirkan tidak akan dimulai hingga Minggu (19/1/2025) mendatang. Selain itu, masyarakat di Gaza juga khawatir hal yang lebih buruk akan terjadi sebelum pengeboman Israel berhenti.

Baca Juga:  Jokowi Sampaikan Empat Solusi Hentikan Serangan Israel ke Palestina di KTT OKI

“Kami memperkirakan adanya lonjakan serangan dari pesawat tak berawak dan artileri berat, dan itulah yang menyebabkan orang-orang mengakhiri perayaan setelah dua jam,” kata Mahmoud.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan tim negosiasi Israel tentang ketidaksepakatan dengan Hamas terkait dengan tahanan Palestina mana yang akan dibebaskan sebagai imbalan atas tawanan selama tahap pertama kesepakatan.

Pada 1 Januari 2025, setidaknya ada 10.221 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, tidak termasuk jumlah orang Palestina yang tidak diketahui yang diambil dari Gaza dan ditahan oleh militer.

Baca Juga:  Israel Setuju Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang Selama Ramadhan dan Paskah

Sebelumnya, anggota biro politik Hamas, Izzat al-Risheq mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata tersebut memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh kelompok Palestina.

“Termasuk penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, kembalinya para pengungsi ke rumah-rumah mereka, serta penghentian perang secara permanen di daerah kantong tersebut,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Israel dan Hamas di Palestina sepakat melakukan gencatan senjata di Gaza pada Rabu (15/1/2025) waktu setempat.

Gencatan senjata itu bakal berlaku efektif pada Minggu (19/1/2025). Durasi gencatan senjata Israel dan Hamas tersebut akan dilakukan selama enam pekan di Gaza untuk fase pertama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gaza Israel Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung

Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.