Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Brasil Vs Norwegia 2026, Full Match Gratis di Sini!

Senin, 6 Juli 2026 01:00 WIB

Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran

Minggu, 5 Juli 2026 19:34 WIB

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Minggu, 5 Juli 2026 18:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Brasil Vs Norwegia 2026, Full Match Gratis di Sini!
  • Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran
  • Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa
  • Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan
  • Sengit! Inggris vs Meksiko, Duel Klasik yang Bisa Ubah Nasib di Piala Dunia 2026
  • Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026
  • Belum Tutup Bursa Transfer, Bos Persib Bocorkan Masih Ada Kejutan Pemain Baru
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Erafone Kumpulkan 1.900 Unit E-Waste Lewat Kampanye Jaga Bumi

By SusanaKamis, 12 Juni 2025 17:10 WIB3 Mins Read
Erajaya Digital bersama Katadata Green menggandeng publik dalam diskusi terbuka tentang pentingnya kelola e-waste. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Erafone, sebagai bagian dari Erajaya Digital, mengumumkan pencapaian signifikan dalam pengelolaan sampah elektronik melalui kampanye “Erafone Jaga Bumi”.

Hingga pertengahan 2025, program ini telah berhasil mengumpulkan dan mendaur ulang lebih dari 1.900 unit perangkat elektronik bekas atau e-waste.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara diskusi publik bertajuk “Yuk, Bijak Kelola Sampah Elektronik” yang diadakan oleh Erajaya Digital bekerja sama dengan Katadata Green di Bandung, Kamis (12/6/2025).

Komitmen Erafone dalam Menangani Sampah Elektronik

Kampanye Erafone Jaga Bumi merupakan inisiatif proaktif untuk menyediakan solusi nyata bagi pengelolaan sampah elektronik di Indonesia.

Melalui program ini, Erafone menempatkan drop box e-waste di sejumlah gerai yang tersebar di berbagai wilayah, agar masyarakat dapat membuang perangkat elektronik bekas secara aman dan bertanggung jawab.

Jimmy Perangin-angin, Group Chief of HC, GA, Litigation, & CSR di Erajaya Group, menyampaikan bahwa hasil pengumpulan e-waste tersebut telah memberikan dampak lingkungan yang nyata:

  • Mengurangi emisi karbon hingga 467 kg CO₂
  • Menghemat energi sebesar 854 kWh
  • Mengurangi kebutuhan lahan TPA sebesar 10 m²

“Langkah kecil dari konsumen, jika difasilitasi dengan benar, bisa memberikan dampak lingkungan yang signifikan dan terukur,” ujar Jimmy.

Strategi ESG Erajaya Group Lewat Kampanye Daur Ulang Gadget

Kampanye ini juga menjadi bagian dari implementasi komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) Erajaya Group. Melalui pendekatan inklusif dan terstruktur, Erafone berharap dapat membangun ekosistem pengelolaan e-waste Indonesia yang berkelanjutan.

Jimmy mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mulai bertindak.

“Jangan buang e-waste sembarangan. Mulailah dengan menyalurkannya ke drop box Erafone Jaga Bumi. Ini bukan sekadar program, tapi gerakan kolektif untuk melindungi masa depan bumi Indonesia,” ujarnya.

Saat ini, telah tersedia 10 drop box di gerai Erafone wilayah Jabodebek. Sepanjang 2025, perusahaan menargetkan perluasan hingga 50 titik drop box di enam wilayah kerja utama.

E-Waste di Indonesia: Ancaman yang Meningkat

Menurut laporan Global E-waste Monitor 2024, pertumbuhan sampah elektronik global meningkat lima kali lebih cepat dibandingkan upaya daur ulangnya. Total timbulan e-waste dunia mencapai 62 miliar kilogram, namun hanya 22,3% yang berhasil didaur ulang secara ramah lingkungan.

Di Indonesia sendiri, Kementerian PPN/Bappenas mencatat bahwa timbulan e-waste pada 2023 telah mencapai 2,1 juta ton, dan diproyeksikan naik menjadi 4,4 juta ton pada tahun 2030, menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Apresiasi untuk Erafone dari Komunitas Lingkungan

Program Erafone Jaga Bumi mendapatkan sambutan positif dari berbagai komunitas pemerhati lingkungan. Andy Bahari, Leader of World Cleanup Day Indonesia, menekankan pentingnya edukasi e-waste kepada publik.

“Sampah elektronik masih dibuang sembarangan ke TPA. Padahal, kita butuh sistem pengelolaan yang khusus dan terstruktur. Saya mengapresiasi inisiatif Erafone yang sudah menyediakan fasilitas drop box e-waste,” katanya.

Senada dengan itu, Gadis Prawewari, Founder of Asah & Co-founder Parongpong, menambahkan bahwa masih banyak masyarakat belum memahami bahaya e-waste terhadap lingkungan.

“Sampah elektronik tidak akan melebur di tanah. Edukasi harus terus ditingkatkan agar masyarakat sadar pentingnya pengelolaan sampah elektronik,” tegasnya.

Melalui kampanye Erafone Jaga Bumi, Erajaya Group menunjukkan kepemimpinan dalam pengelolaan sampah elektronik dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk mengambil langkah serupa.

Dengan menyediakan fasilitas daur ulang gadget yang mudah diakses dan ramah lingkungan, Erafone tidak hanya membantu lingkungan, tapi juga mendukung perubahan gaya hidup masyarakat ke arah yang lebih bertanggung jawab.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

e-waste Indonesia erafone Jaga Bumi kampanye daur ulang gadget pengelolaan sampah elektronik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.