bukamata.id – Meski sudah lewat dari tujuh hari sejak pertama kali memicu kegaduhan, rasa penasaran publik terhadap isu “KKN Lombok Viral” ternyata belum padam. Berdasarkan data per Rabu (18/2/2026), grafik pencarian terkait topik ini justru merangkak naik hingga 7 persen.
Fenomena “buru link” ini memicu kekhawatiran baru, terutama dengan munculnya berbagai informasi palsu (hoaks) yang mencoba menunggangi isu panas tersebut demi mendapatkan perhatian netizen.
Klarifikasi Polisi: Foto Penangkapan di Facebook Adalah Hoaks
Belakangan ini, pengguna Facebook dihebohkan dengan unggahan foto yang memperlihatkan aparat kepolisian tengah mengamankan beberapa pemuda di sebuah kamar. Narasi dalam unggahan tersebut mengeklaim bahwa pemeran video asusila mahasiswa KKN di Lombok Timur telah resmi diringkus.
Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar. Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, memberikan klarifikasi tegas bahwa foto tersebut adalah hoaks.
“Hingga detik ini, tim kami masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Belum ada penangkapan terhadap pihak mana pun,” tegas Arie dalam pernyataan resminya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh konten media sosial yang sumbernya tidak jelas.
Misteri Asal-Usul Video: Fakta Mengejutkan dari Satgas PPKS
Seiring dengan berjalannya investigasi, muncul fakta baru yang mematahkan asumsi publik sebelumnya. Satgas PPKS Universitas Mataram (Unram) telah melakukan penelusuran internal dan membantah keterlibatan mahasiswi mereka.
Hasil temuan menunjukkan bahwa video tersebut sebenarnya telah beredar sejak September 2025. Selain itu, lokasi perekaman dipastikan bukan berada di wilayah Lombok Timur. Saat ini, Unit Tipidter dan Unit PPA Polres Lombok Timur sedang bekerja keras melacak pengunggah pertama guna memastikan yurisdiksi hukum yang berlaku.
Risiko Keamanan: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari “Link”?
Meningkatnya tren pencarian kata kunci seperti “KKN Viral Video” menjadi ladang empuk bagi pelaku kejahatan siber. Pakar keamanan digital memberikan peringatan keras mengenai bahaya yang mengintai di balik klik sembarangan:
- Jebakan Phishing: Banyak tautan yang diklaim sebagai “video penuh” sebenarnya adalah situs palsu untuk mencuri kredensial akun atau data perbankan Anda.
- Penyebaran Malware: Mengakses situs-situs tidak resmi berisiko menanamkan perangkat lunak berbahaya yang bisa menyadap aktivitas ponsel Anda.
- Pencurian Identitas: Data pribadi yang bocor sering kali disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal atau penipuan lainnya.
Kesimpulan
Isu “KKN Lombok” menjadi pengingat bagi kita tentang pentingnya literasi digital. Sebelum menekan tombol cari atau membagikan ulang sebuah informasi, pastikan kebenaran sumbernya. Jangan sampai rasa penasaran justru menjadi pintu masuk bagi kejahatan siber yang merugikan diri sendiri.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











