Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Minggu, 2 Agustus 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

By Aga GustianaRabu, 22 Oktober 2025 11:14 WIB3 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi menyerahkan dokumen akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi yang sebelumnya dituduh menggunakan dokumen palsu kepada FIFA sebagai bagian dari proses banding.

Kasus ini bermula setelah badan sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain Malaysia karena dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi. FAM disebut menggunakan berkas tidak sah untuk mendaftarkan mereka agar bisa tampil dalam laga internasional.

Para pemain yang dimaksud adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Ketujuh pemain itu diketahui memperkuat skuad Malaysia saat menghadapi Vietnam dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Akibat pelanggaran tersebut, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada seluruh pemain serta denda sebesar CHF 2.000 atau sekitar Rp41 juta per orang.

Tak hanya itu, FAM juga harus menanggung denda senilai sekitar Rp7,3 miliar. Sanksi ini diumumkan FIFA melalui laman resminya pada 26 September 2025.

Proses Banding ke FIFA

Kini, kasus tersebut memasuki tahap baru. Mengutip laporan Harian Metro, anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM, Datuk Mohd Hisamudin Yahaya, mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan seluruh dokumen pendukung, termasuk akta kelahiran para pemain, ke FIFA untuk proses banding.

“Kami telah mengirimkan (dokumen termasuk akta kelahiran) ke FIFA, tunggu tanggapan mereka (Komite Banding FIFA) pada 30 Oktober,” ujar Hisamudin.

FAM disebut akan menunggu hasil keputusan banding tersebut hingga akhir Oktober 2025.

Sementara itu, pengacara olahraga internasional yang mewakili FAM, Serge Vittoz, memastikan bahwa banding resmi sudah diajukan pada pertengahan bulan ini.

“Situasi saat ini adalah bahwa keputusan awal dikeluarkan pada bulan September. Dalam jangka waktu yang ditentukan, kami mengajukan banding resmi pada 14 Oktober,” jelas Vittoz.

“Kami diberitahu bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober oleh Komite Banding. Kemungkinan besar akan diberitahukan kepada pihak-pihak terkait pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” tambahnya.

Langkah Lanjutan Jika Banding Ditolak

Apabila keputusan Komite Banding FIFA tidak berpihak kepada Malaysia, FAM masih memiliki peluang untuk melanjutkan kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS).

“Setelah keputusan Komite Banding, jika FAM atau para pemain tidak puas, mereka dapat mengajukan banding ke CAS. Namun, proses di tingkat tersebut akan memakan waktu lebih lama,” kata Vittoz.

Ia juga menegaskan bahwa pihak FAM akan mengikuti seluruh prosedur sesuai aturan FIFA.

“FAM sepenuhnya menghormati proses hukum dan disiplin FIFA dan percaya bahwa semua fakta akan diperiksa secara objektif sebelum keputusan akhir dibuat,” ujarnya.

Kasus tujuh pemain naturalisasi ini menjadi salah satu isu terpanas dalam sepak bola Asia Tenggara tahun ini. Keputusan FIFA pada 30 Oktober mendatang akan menjadi penentu apakah FAM berhasil membuktikan keabsahan dokumen para pemainnya atau justru harus menerima hukuman penuh yang sudah dijatuhkan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FIFA FAM FIFA kasus pemalsuan dokumen Malaysia Pemain Naturalisasi sepak bola Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI

Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini

Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.