Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman

Minggu, 5 April 2026 11:17 WIB

Sok Kuasa! Akses Jalan Perumahan Ditutup Paksa, Ngaku Tanah Pribadi Padahal Fasum!

Minggu, 5 April 2026 10:38 WIB

Kode Redeem Free Fire 5 April 2026: Klaim Skin Senjata, Emote Langka hingga Voucher Diamond Gratis

Minggu, 5 April 2026 10:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman
  • Sok Kuasa! Akses Jalan Perumahan Ditutup Paksa, Ngaku Tanah Pribadi Padahal Fasum!
  • Kode Redeem Free Fire 5 April 2026: Klaim Skin Senjata, Emote Langka hingga Voucher Diamond Gratis
  • Big Match Liga Italia! Inter Waspada, Roma Datang dengan Striker Tersubur Serie A
  • Hodak Kirim Peringatan: 9 Final Menanti, Persib Harus Menang
  • Heboh! Benda Terbang Misterius Terlihat di Langit Lampung Timur, Warga Dengar Suara Ledakan
  • Surga Kuliner di Jantung Jawa Barat: 10 Rekomendasi Tempat Makan Ikonik di Purwakarta
  • Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Malaysia Diduga Salah, Tokoh Sepak Bola Sarankan Hentikan Banding ke CAS

By SusanaKamis, 6 November 2025 14:38 WIB3 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah tokoh sepak bola Malaysia mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengakui kesalahan setelah Komite Banding FIFA menolak banding terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Putusan tersebut menguatkan sanksi sebelumnya dari Komite Disiplin FIFA.

FIFA Tolak Banding, FAM Tetap Didenda Berat

Dalam putusan finalnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM karena didakwa melakukan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga diskors 12 bulan dan dikenai denda masing-masing 2.000 franc Swiss.

Meski banding ditolak, FAM masih berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, langkah tersebut justru menuai penolakan dari berbagai tokoh sepak bola Tanah Air.

Baca Juga:  Skandal Dokumen Pemain, Peluang Malaysia Menang di CAS Sangat Tipis

Azzuddin: Risiko FAM Ditangguhkan FIFA Sangat Besar

Mantan Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menilai bahwa membawa kasus ini ke CAS hanya akan memperpanjang krisis dan berpotensi menimbulkan risiko lebih besar bagi sepak bola Malaysia.

Azzuddin mengingatkan bahwa FIFA telah menguatkan bukti kasus pemalsuan dokumen dan melawan putusan itu dapat membuat FAM terancam ditangguhkan.

“Jika itu terjadi, semua kegiatan sepak bola, termasuk Liga Malaysia, akan langsung terhenti. Itu hal terburuk yang ingin saya lihat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan terbaik adalah mengakui kesalahan dan fokus pada pembenahan internal.

“FIFA sudah memberikan bukti yang kuat. Tidak perlu diperdebatkan lagi. Lebih baik rendah hati mengakui adanya kelalaian daripada melanjutkan banding,” tambahnya.

Baca Juga:  Batas Waktu Mepet! FAM Dikejar Deadline CAS untuk Selamatkan 7 Pemain Timnas Malaysia

Kamarul: Banding ke CAS Buang Waktu dan Uang

Pendapat serupa disampaikan mantan manajer Timnas Malaysia, Datuk Kamarul Ariffin Mohd Shahar. Menurutnya, keputusan FIFA sudah bersifat final, sehingga banding ke CAS tidak akan mengubah hasil.

“Secara realistis, membawa masalah ini ke CAS tidak akan mengubah apa pun. Ini hanya buang-buang uang dan waktu,” ucapnya.

Kamarul menekankan pentingnya fokus pada pemulihan kredibilitas organisasi setelah citra FAM tercoreng akibat skandal ini.

“Prioritas utama FAM adalah memulihkan integritas manajemen. Jangan menoleh ke belakang, perbaiki apa yang ada di dalam. Saat ini FAM seperti bola yang kempes, jadi jangan terus menendangnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Masalah Baru Timnas Malaysia, FIFA Selidiki Pejabat FAM Usai Skandal Dokumen Naturalisasi

Risiko Meluas ke Institusi Pemerintah

Azzuddin juga menyoroti bahwa kasus ini berpotensi menyeret institusi pemerintah seperti Departemen Registrasi Nasional dan Departemen Imigrasi, jika terus berlanjut.

Ia khawatir langkah FAM yang memaksa banding justru membuka lebih banyak polemik dan implikasi hukum.

FAM Diminta Fokus Pulihkan Nama Baik Sepak Bola Malaysia

Kedua tokoh tersebut sepakat bahwa langkah paling realistis bagi FAM saat ini adalah:

  • Mengakui kesalahan
  • Menghentikan banding ke CAS
  • Memperbaiki tata kelola internal
  • Memulihkan kepercayaan publik dan mitra internasional

Dengan ancaman penangguhan FIFA yang membayangi, keberlangsungan Liga Malaysia dan seluruh aktivitas sepak bola nasional kini bergantung pada keputusan FAM dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS FAM Malaysia Liga Malaysia Pemain Naturalisasi Malaysia Skors pemain Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Big Match Liga Italia! Inter Waspada, Roma Datang dengan Striker Tersubur Serie A

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Liverpool

BIG MATCH! Salah Kembali, Liverpool Siap Tantang Man City di FA Cup

Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak

Tiga Kali Berturut-turut! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

Italia Absen Lagi di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Usai Takluk dari Bosnia

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.