Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos

Kamis, 3 September 2026 10:11 WIB

Bursa Transfer Belum Ditutup, Igor Tolic Ungkap Sikap Persib

Kamis, 3 September 2026 10:09 WIB

Dijual Aja Liganya! Deretan Blunder Bos I.League Ferry Paulus Yang Bikin Netizen Puncak Emosi

Kamis, 3 September 2026 08:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos
  • Bursa Transfer Belum Ditutup, Igor Tolic Ungkap Sikap Persib
  • Dijual Aja Liganya! Deretan Blunder Bos I.League Ferry Paulus Yang Bikin Netizen Puncak Emosi
  • Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP
  • 5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat
  • PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soroti Penonaktifan PBI, Rafael Situmorang Minta Pendataan Lebih Cermat dan Anggaran Ditambah

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 18 Februari 2026 12:34 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait pencoretan atau penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

Menurutnya, persoalan tersebut muncul akibat adanya pembaruan data penerima yang menggunakan sistem klasifikasi kesejahteraan berbasis desil. Namun, dalam praktiknya, sejumlah warga yang seharusnya masih berhak justru terdampak.

“Memang ada pendataan baru. Tapi ternyata ada beberapa orang yang tidak seharusnya terkena, justru ikut tercoret karena disusun berdasarkan desil,” ujar Rafael, Rabu (18/2/2026).

Rafael menegaskan, pembaruan data merupakan langkah penting agar bantuan tepat sasaran. Namun, prosesnya harus dilakukan secara lebih cermat dan melibatkan verifikasi lapangan.

Baca Juga:  DPRD Jabar Usul Aset Pemprov di Cicurug Disulap Jadi SMA Negeri Baru!

Ia menilai, kesalahan dalam pendataan berpotensi membuat masyarakat rentan kehilangan akses layanan kesehatan.

“Datanya harus lebih cermat. Jangan sampai orang yang masih membutuhkan justru tidak tercover,” katanya.

Selain masalah validitas data, Rafael juga menyoroti stagnasi anggaran PBI. Ia menyebut, jumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan terus meningkat setiap tahun.

Baca Juga:  ‎Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Fokus, DPRD Jabar Sebut Program Sudah Berjalan Sejak APBD 2025

Pertumbuhan penduduk, kelahiran baru, hingga masyarakat yang baru masuk kategori tidak mampu, membuat kebutuhan anggaran seharusnya ikut bertambah.

“Penerimanya bertambah terus. Ada kelahiran, ada yang kondisi ekonominya berubah. Tapi anggarannya tidak bertambah,” ungkapnya.

Menurut Rafael, jika anggaran tidak ditingkatkan, maka akan semakin banyak masyarakat yang tidak terakomodasi dalam program tersebut.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Beasiswa Kedokteran dan Penguatan Fasilitas RS untuk Kemandirian Layanan Kesehatan

Rafael menilai, solusi jangka panjang yang perlu dilakukan pemerintah adalah menambah alokasi anggaran PBI agar sejalan dengan dinamika kebutuhan masyarakat.

“Seharusnya anggaran juga ditambah. Karena kebutuhan masyarakat terus bertambah,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi dalam memastikan keberlanjutan program jaminan kesehatan, sehingga masyarakat yang membutuhkan tetap terlindungi tanpa terkendala persoalan administrasi dan keterbatasan anggaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.