Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Minggu, 11 Oktober 2026 16:02 WIB

Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat

Minggu, 11 Oktober 2026 15:15 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Minggu, 11 Oktober 2026 14:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
  • Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soroti Isu Stunting hingga Anggaran Sampah yang Minim, DPRD Jabar Beri 83 Catatan untuk KDM

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 12:54 WIB3 Mins Read
Rapat Paripurna DPRD Jabar. (Foto: dok Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memberikan evaluasi mendalam terhadap rapor kinerja pemerintah provinsi. Dalam Rapat Paripurna yang digelar Senin (11/5/2026), sebanyak 83 butir rekomendasi resmi diserahkan sebagai hasil bedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025.

Wakil Ketua Pansus XIII DPRD Jawa Barat, Hasim Adnan, bertindak sebagai juru bicara yang memaparkan catatan-catatan kritis tersebut. Fokus utama legislatif tertuju pada sektor pembangunan manusia yang dianggap bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga Jawa Barat.

Urgensi Sektor Kesehatan dan Stunting

Di bidang kesehatan, DPRD menyoroti masih tingginya angka kematian ibu dan balita. Hasim menegaskan bahwa pemerataan kualitas layanan kesehatan di pelosok Jawa Barat belum sepenuhnya terwujud. Salah satu yang paling ditekankan adalah koordinasi antarinstansi dalam menangani masalah gizi kronis.

“Permasalahan stunting juga masih menjadi tantangan yang memerlukan intervensi yang lebih terintegrasi,” kata Hasim Adnan di Kota Bandung.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Beasiswa SMK Industri, Targetkan Lahir Kelas Menengah Baru di Jabar

Infrastruktur dan ‘Kiamat’ Sampah

Meski mengapresiasi progres pemantapan jalan yang kian membaik, DPRD meminta Pemprov Jabar tidak lekas berpuas diri. Konektivitas wilayah harus tetap menjadi prioritas agar ekonomi di daerah terpencil bisa berakselerasi.

Namun, kritik pedas justru muncul pada sektor lingkungan hidup. DPRD menyayangkan alokasi anggaran lingkungan yang hanya menyentuh angka 0,4%. Anggaran ini dinilai tidak sebanding dengan kompleksitas masalah sampah, serta penurunan kualitas air dan udara di Jawa Barat.

“Dengan memperhatikan berbagai capaian dan tantangan tersebut, DPRD Jawa Barat memandang bahwa pembangunan Jawa Barat ke depan perlu lebih serius diarahkan pada penguatan kualitas kebijakan dan program yang mampu memberikan hasil yang lebih optimal, terukur, berdampak, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  ‎Pemuda Jawa Barat Harus Berani Bermimpi Setinggi Langit

Link and Match Ketenagakerjaan

Hasim juga menyinggung sektor kesejahteraan sosial, khususnya masalah pengangguran. Ia mendorong adanya sinkronisasi yang lebih kuat antara dunia pendidikan (vokasi) dengan kebutuhan industri. Hal ini diharapkan mampu menciptakan hubungan industrial yang sehat dan kompetitif.

Hasim menegaskan bahwa evaluasi ini harus menjadi titik balik bagi arah pembangunan daerah yang lebih pro-keadilan sosial.

“Kami menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Jawa Barat, serta mendorong penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi yang jelas dan sistematis,” tegas Hasim.

Baca Juga:  Dana Pemerintah Pusat ke Jabar 2026 Turun, Wagub Erwan: Harus Pintar Ngatur Anggaran

Desak Pembentukan Tim Khusus

Guna memastikan 83 rekomendasi tersebut tidak hanya berakhir di atas kertas, DPRD meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), segera mengambil langkah taktis.

“Kami meminta Gubernur Jabar untuk membentuk tim khusus guna menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Jawa Barat untuk perbaikan di tahun berikutnya,” pungkasnya.

Menutup laporannya, Hasim mengutip sebuah hadis tentang pentingnya peningkatan kualitas hidup setiap harinya sebagai doa dan harapan bagi kepemimpinan masa depan. Ia berharap kepemimpinan KDM mampu membawa perubahan signifikan.

“Kita berharap, kepemimpinan KDM ke depan bisa lebih baik lagi. Sehingga bisa benar-benar mewujudkan Jawa Barat Istimewa,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jawa Barat Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.