Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Minggu, 11 Oktober 2026 13:02 WIB

Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih

Minggu, 11 Oktober 2026 12:04 WIB

Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace

Minggu, 11 Oktober 2026 11:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
  • Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!
  • Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram
  • Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perangi Bank Emok, DPRD Jabar Minta Bank BJB Lebih Agresif Suntik Modal UMKM

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 12:46 WIB2 Mins Read
Kunjungan kerja DPRD Jabar ke Bank BJB Cabang Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/5/2026). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan mandat khusus bagi Bank BJB untuk memperluas jangkauan manfaatnya. Tak sekadar mengejar setoran dividen untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), bank plat merah ini didorong menjadi garda terdepan dalam memulihkan ekonomi rakyat, terutama sektor UMKM.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bank BJB Cabang Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/5/2026), Ketua Komisi III DPRD Jabar, H. Jajang Rohana, S.Pd.I, menyoroti pentingnya keberpihakan perbankan terhadap masyarakat kelas bawah.

Dorong Kredit Mesra dan Solusi Finansial Sehat

Salah satu poin krusial yang ditekan oleh legislatif adalah penguatan program Kredit Mesra. Program ini dinilai sebagai senjata ampuh untuk membentengi warga dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal dan praktik rentenir atau “bank emok” yang kian meresahkan.

“Kami mendorong agar program Kredit Mesra dan dukungan terhadap UMKM terus diperkuat. Ini penting agar Bank BJB benar-benar hadir sebagai solusi bagi masyarakat kecil,” ujar Jajang di Kantor Cabang BJB Sumber.

Baca Juga:  Catat Laba 931 Miliar, bjb Dorong Pendapatan dengan Kemitraan Strategis

Jajang menegaskan bahwa kehadiran BJB harus dirasakan sebagai alternatif pembiayaan yang memanusiakan nasabah.

“Kami berharap Bank BJB dapat mengambil peran lebih aktif dalam memberikan alternatif pembiayaan yang sehat, sehingga masyarakat tidak lagi terjerat pinjaman dengan bunga mencekik,” tegasnya.

Evaluasi Kinerja: Efisiensi vs Risiko Kredit

Meskipun memberikan catatan kritis, Komisi III tetap mengapresiasi capaian finansial BJB Cabang Sumber yang menunjukkan grafik positif. Rasio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) yang berhasil ditekan menunjukkan bahwa manajemen bekerja dengan efisien.

Baca Juga:  Tiga Solusi Ganjar Pranowo Atasi Polemik TikTok Shop yang Jadi Ancaman Pelaku UMKM

Namun, Jajang memberikan peringatan terkait sedikit kenaikan pada rasio kredit bermasalah (NPL) serta pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang cukup tinggi di sektor komersial.

“Secara umum, kami melihat kinerja Bank BJB Cabang Sumber cukup baik dan menunjukkan tren yang positif. Ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah,” ungkap politisi tersebut.

Baca Juga:  Jawab Keluhan Masyarakat, Komisi V DPRD Jabar Pertimbangkan Pansus untuk Bongkar Sengkarut SPMB

Menjaga Keseimbangan Bisnis dan Sosial

DPRD Jabar mengingatkan agar manajemen BJB tidak terlena dengan angka-angka di atas kertas. Keseimbangan antara profitabilitas perusahaan dengan tanggung jawab sosial kepada warga Cirebon dan Jawa Barat secara umum harus tetap terjaga.

Penyaluran kredit komersial diminta lebih selektif agar tidak membebani kesehatan bank akibat kredit macet di masa mendatang. Di akhir keterangannya, Jajang merangkum visi besar yang diharapkan dari bank kebanggaan warga Jawa Barat ini.

“Kami ingin Bank BJB tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bank bjb DPRD Jabar ekonomi jawa barat UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.