bukamata.id – Gedung DPRD Kota Bandung menjadi saksi pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam Rapat Paripurna yang digelar Senin, 11 Mei 2026. Agenda utama pertemuan ini adalah penyampaian rekomendasi resmi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025.
Acara yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Sekda Iskandar Zulkarnain, serta jajaran pimpinan DPRD. Kehadiran para kepala perangkat daerah mempertegas pentingnya evaluasi atas kinerja pembangunan dan pelayanan publik sepanjang tahun lalu.
Mekanisme Konstitusional demi Akuntabilitas
Edwin Senjaya, yang memimpin jalannya rapat, menegaskan bahwa pemberian rekomendasi ini bukan sekadar rutinitas. Menurutnya, ini adalah langkah konstitusional yang krusial agar tata kelola pemerintahan daerah tetap berada pada jalur yang benar sesuai aturan perundang-undangan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, dalam pidatonya menekankan bahwa proses pembahasan LKPJ dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kemitraan dan transparansi. Ia berharap hasil evaluasi ini mampu memperkuat kebijakan pemerintah ke depan.
“Catatan strategis dan rekomendasi DPRD merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pembangunan Kota Bandung berjalan semakin efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Asep Mulyadi.
Fokus pada Kesejahteraan dan Reformasi Birokrasi
Dalam pembahasan yang cukup mendalam, DPRD menyoroti beberapa poin krusial untuk segera dibenahi, di antaranya:
- Kualitas Belanja Daerah: Memastikan setiap rupiah APBD tepat sasaran.
- Investasi dan Aset: Optimalisasi aset daerah guna memacu iklim investasi yang sehat.
- Reformasi Birokrasi: Menuntut pelayanan publik yang lebih responsif dan inklusif.
Legislatif mendorong agar orientasi pembangunan tahun depan lebih ditekankan pada kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Respons Pemerintah Kota: Komitmen Peningkatan Kinerja
Menanggapi poin-poin yang disampaikan dewan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan apresiasi tinggi. Ia memandang rekomendasi tersebut sebagai “vitamin” bagi jajarannya untuk bekerja lebih optimal.
Farhan berkomitmen bahwa setiap saran dari DPRD akan diintegrasikan ke dalam penyempurnaan kebijakan eksekutif, terutama terkait stabilitas fiskal dan transparansi.
Sebagai penutup, pimpinan rapat mengapresiasi kolaborasi semua pihak yang terlibat dalam pembahasan LKPJ 2025 ini. Rapat paripurna ini mempertegas komitmen kedua belah pihak untuk menjadikan Kota Bandung lebih berdaya saing melalui tata kelola pemerintahan yang adaptif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










