Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Jumat, 2 Oktober 2026 20:23 WIB

Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 20:12 WIB

Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung

Jumat, 2 Oktober 2026 18:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
  • Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027
  • Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
  • Waspada Pergeseran Musim: BMKG Sebut Awal Musim Hujan di Jawa Barat Mundur Akibat El Nino Kuat
  • Terulang Lagi! SPPG Panyandaan KBB Disuspend Usai 14 Siswa Alami Keluhan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna

By Aga GustianaSabtu, 30 Mei 2026 10:06 WIB3 Mins Read
Taman Purbakala Cipari: Mesin Waktu Zaman Neolitikum. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bosan dengan wisata alam yang itu-itu saja? Sesekali, cobalah membawa pikiran berkelana ke masa lalu. Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bukan hanya soal gunung dan air terjun. Di balik segarnya udara kaki Gunung Ciremai, tersimpan jejak-jejak peradaban yang membentuk identitas bangsa.

Jika Anda mencari destinasi “healing” yang sekaligus menambah wawasan, berikut adalah 4 situs bersejarah di Kuningan yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.

1. Menelisik Jejak Adipati Pertama di Makam Arya Kemuning

Masuk ke kawasan Blok Cipicung, Kecamatan Kuningan, Anda akan disambut suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Di sinilah Pangeran Arya Kemuning, sosok krusial dalam sejarah Kuningan, beristirahat dengan tenang.

Uniknya, pengunjung akan disambut oleh gerbang bergaya candi bentar yang eksotis. Di sini bukan hanya makam Pangeran Arya Kemuning saja, tapi juga peristirahatan Nyi Mas Manawati, Syekh Maulana Arifin, serta Pangeran Putih. Banyak pengunjung yang datang ke sini untuk berziarah sembari menikmati ketenangan gazebo di bawah rimbunnya pohon. Sisi menariknya? Anda bisa menggali asal-usul julukan “Kemuning” yang konon diambil dari warna kulit sang pangeran yang mengikuti ibundanya, Putri Ong Tien.

2. Rumah Panggung Eyang Hasan Maolani: Spirit Perjuangan di Desa Lengkong

Bergeser ke Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, ada sebuah rumah panggung kayu yang tampak mencolok di tengah pemukiman warga. Ini adalah kediaman Eyang Hasan Maolani, ulama karismatik yang gigih melawan kolonialisme.

Kisah beliau sangat menyentuh—pada 1843, beliau diasingkan Belanda ke Manado hingga akhir hayatnya. Meskipun raga beliau dimakamkan jauh di sana, rumah ini tetap menjadi “jangkar” sejarah yang kuat bagi warga Kuningan. Anda bisa melihat langsung koleksi pribadi beliau, mulai dari jubah hingga kitab-kitab tua. Jangan lewatkan pula situs “makam rambut” di dekat area rumah, yang dibangun agar warga setempat bisa tetap memberikan penghormatan tanpa harus terbang jauh ke Sulawesi.

3. Taman Purbakala Cipari: Mesin Waktu Zaman Neolitikum

Siapa sangka, di Kelurahan Cipari, Cigugur, kita bisa bertatap muka dengan sejarah yang jauh lebih tua daripada kerajaan mana pun? Taman Purbakala Cipari adalah oase bagi Anda yang penasaran dengan kehidupan manusia purba.

Begitu melangkah ke dalam, Anda akan disambut oleh susunan batu megalitikum yang gagah. Koleksi museumnya pun cukup lengkap, mulai dari gerabah, perkakas batu, hingga replika hunian manusia zaman perunggu. Sangat disarankan untuk membeli buku panduan (hanya Rp3.000) agar Anda tidak sekadar melihat batu, tapi memahami bagaimana kehidupan leluhur kita di kaki gunung ribuan tahun silam.

4. Gedung Perundingan Linggarjati: Saksi Bisu Kedaulatan Bangsa

Rasanya tidak lengkap ke Kuningan tanpa menyambangi Gedung Perundingan Linggarjati. Tempat ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan titik balik diplomasi Indonesia di mata dunia pada November 1946.

Berjalan di dalam gedung ini memberikan sensasi merinding. Anda bisa duduk di kursi kayu yang dulunya ditempati para delegasi Indonesia dan Belanda. Dari gubuk milik warga lokal bernama Jasitem yang kemudian disulap menjadi hotel mewah oleh warga Belanda, gedung ini telah berganti wajah berkali-kali sebelum akhirnya menjadi museum. Berada di kaki Gunung Ciremai, udara di sini sangat sejuk, membuat sesi belajar sejarah terasa jauh lebih rileks bagi keluarga.

Tips Tambahan untuk Pengunjung:

  • Waktu Terbaik: Datanglah saat pagi hari (sekitar pukul 08.00 – 09.00) agar suasana masih sepi dan udara sangat segar.
  • Etika: Karena mayoritas adalah situs sakral atau bersejarah, pastikan selalu menjaga ketenangan dan tidak meninggalkan sampah di lokasi.
  • Persiapan: Siapkan kamera, karena perpaduan arsitektur kuno dan lanskap alam di situs-situs ini sangat estetik untuk diabadikan.

Manakah destinasi sejarah yang paling membuat Anda penasaran? Segera agendakan libur akhir pekan Anda ke Kuningan sekarang juga!

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut

Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban

Melarikan Penat dari Riuhnya Ibu Kota: Menemukan Ketenangan Hidup di Kota Baru Parahyangan

Kulineran di Bandung? Ini 5 Tempat Makan Sunda dengan Cita Rasa Khas yang Menggoda

Drama Rp10 Ribu Bikin Bali Panen Hujatan! Sisi Gelap Pariwisata Lokal yang Dibongkar Kasus Billy Syahputra

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Masih Rp2,581 Juta, Ada Pecahan hingga 1 Kg

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.