bukamata.id – Dua jamaah haji asal Kota Tasikmalaya dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji 2026 di Arab Saudi. Keduanya wafat di tengah pelaksanaan puncak ibadah haji dan telah dimakamkan di Tanah Suci.
Dua jamaah tersebut adalah Hj Mahsunah binti Mursidi dan Hj Adah binti Enjen, yang berasal dari dua kecamatan berbeda di Kota Tasikmalaya.
Identitas dan Kronologi Wafat Jamaah Haji
Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, membenarkan kabar duka tersebut.
Almarhumah Hj Mahsunah binti Mursidi merupakan warga Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Ia tergabung dalam KBIHU Al Amin Riyadul Jannah Kloter 26 KJT.
“Beliau meninggal dunia pada 26 Mei 2026 dan dimakamkan di Kota Makkah,” ujar Husna, Jumat 29 Mei 2026.
Sementara itu, Hj Adah binti Enjen berasal dari Babakan Tengah, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Ia tergabung dalam KBIH As Surur Kloter 20 KJT.
“Almarhumah meninggal dunia pada 28 Mei 2026 dan dimakamkan di Mina,” tambahnya.
Sempat Mendapat Perawatan Medis
Husna menjelaskan bahwa sebelum wafat, kedua jamaah sempat mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan haji di Arab Saudi. Namun kondisi keduanya tidak dapat diselamatkan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh jamaah telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Duka dari Pemerintah dan DPRD Kota Tasikmalaya
Pihak Kemenag Kota Tasikmalaya menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya kedua jamaah tersebut.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Husna.
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, juga menyampaikan duka mendalam. Ia mengaku mengenal salah satu almarhumah, Hj Mahsunah, yang akrab disapa Mak Enah.
Menurutnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan rutin mengikuti pengajian di lingkungan tempat tinggalnya.
Wafat Saat Puncak Ibadah Haji
Berdasarkan informasi keluarga, almarhumah Hj Mahsunah disebut wafat saat berada di Padang Arafah bersama rombongan jemaah lainnya.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Kota Tasikmalaya yang mengenal keduanya sebagai sosok yang religius dan aktif beribadah.
Pemerintah berharap seluruh amal ibadah kedua jamaah diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










