bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan pelaksanaan Idulfitri bagi warga Muhammadiyah di Kota Bandung yang jatuh pada 20 Maret 2026 dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.
Hal tersebut disampaikan Farhan saat ditemui di Masjid Mujahidin, Kamis (19/3/2026). Ia menyebut, penetapan 1 Syawal oleh Muhammadiyah membuat malam ini langsung diisi dengan takbiran tanpa salat tarawih.
“Bahwa di Kota Bandung, keluarga besar Muhammadiyah insyaallah 1 Syawal jatuh pada tanggal 20 Maret 2026. Jadi malam ini sudah tidak ada tarawih, langsung malam takbiran,” ujarnya.
Farhan menegaskan, pemerintah kota bersama seluruh jajaran akan memastikan ibadah berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Saya sebagai Wali Kota Bandung, bersama seluruh jajaran, ingin memastikan bahwa keluarga besar Muhammadiyah yang merayakan 1 Syawal pada tanggal 20 Maret dapat melaksanakan ibadah dengan baik, lancar, dan tentu saja khusyuk,” katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat. “Sekali lagi, atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Didik Dahlan, menyebut pelaksanaan salat Id akan digelar di berbagai titik di Kota Bandung.
“Insyaallah, di semua titik baik itu pimpinan ranting, pimpinan cabang, maupun seluruh amal usaha Muhammadiyah kita menyelenggarakan salat Id,” ujarnya.
Ia mencatat, khusus di Kota Bandung terdapat sekitar 56 masjid yang akan menggelar salat Idulfitri.
Untuk jemaah Masjid Mujahidin, salat Id akan dilaksanakan di Lapangan Lodaya dengan imam dan khatib Prof. Dr. Hilman Latif.
Didik memperkirakan jumlah jemaah akan meningkat signifikan karena perbedaan penetapan hari raya.
“Biasanya kalau berbeda penetapan hari raya, jemaah akan membludak. Mungkin bisa 5–6 kali lipat dari biasanya,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal agar mendapatkan tempat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan berlebaran besok untuk datang lebih awal, sekitar pukul 06.00 WIB atau bahkan sejak pukul 05.30 WIB,” ujarnya.
Salat Id dijadwalkan dimulai sekitar pukul 06.15 WIB, setelah waktu duha, dengan persiapan yang kini telah hampir rampung.
“Insyaallah sudah di atas 80 persen. Tadi sempat ada kendala hujan, tapi sekarang sudah reda. Mudah-mudahan besok semuanya sudah siap,” tutupnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










