Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Sabtu, 26 September 2026 05:00 WIB

Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda

Sabtu, 26 September 2026 04:00 WIB

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Sabtu, 26 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hilal Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Idulfitri 1447 H Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

By Aga GustianaKamis, 19 Maret 2026 18:49 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan masyarakat untuk merayakan Lebaran dalam waktu dekat tampaknya harus menunggu sedikit lebih lama. Berdasarkan paparan ilmiah dalam seminar posisi hilal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) petang ini, Kamis (19/3/2026), tanda-tanda kehadiran 1 Syawal 1447 Hijriah diprediksi belum akan terlihat di cakrawala Indonesia.

Kondisi ini memperkuat estimasi bahwa hari raya Idulfitri tahun ini kemungkinan besar akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengapa Hilal Sulit Teramati Hari Ini?

Dalam seminar pra-Sidang Isbat di Kantor Kemenag Jakarta, pakar astronomi dari Tim Rukyatul Hilal, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa posisi bulan sabit muda (hilal) saat ini masih berada di bawah ambang batas visibilitas yang ditetapkan oleh kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Parameter MABIMS itu mutlak dan kumulatif. Harus memenuhi tinggi minimal 3 derajat sekaligus elongasi 6,4 derajat. Jika hanya satu yang terpenuhi, maka secara teknis hilal belum bisa dinyatakan tampak,” ujar Cecep.

Baca Juga:  Kemenag Tentukan Awal Zulhijjah Hari Ini, Jadwal Idul Adha 2026 Segera Diumumkan

Data astronomis menunjukkan kondisi hilal di seluruh wilayah NKRI hari ini:

  • Tinggi Hilal: Berkisar antara 0,91° hingga 3,13°.
  • Jarak Sudut (Elongasi): Hanya berada di rentang 4,54° sampai 6,10°.

Meskipun di ujung barat Indonesia, tepatnya di Aceh, ketinggian hilal sudah menyentuh angka 3 derajat, namun nilai elongasinya masih tertahan di bawah 6,4 derajat. Hal inilah yang membuat posisi hilal secara teoritis mustahil untuk dirukyat (dilihat) saat matahari terbenam sore ini.

Baca Juga:  Jangan Antre! Begini Cara Tukar Uang Baru 2026 via PINTAR BI

Hisab dan Rukyat: Dua Sisi Mata Uang

Pemerintah Indonesia tetap konsisten menggunakan metode Imkanur Rukyat, yakni penggabungan antara perhitungan matematis (hisab) dan verifikasi lapangan (rukyat). Cecep menegaskan bahwa hisab berfungsi sebagai peta petunjuk, sementara rukyat adalah konfirmasi faktualnya.

“Mengingat posisi hilal yang masih sangat rendah dan di bawah kriteria, peluang petugas di lapangan untuk melihat hilal sore ini sangatlah tipis,” tambahnya.

Jika pada pemantauan sore ini tidak ada satu pun titik rukyat yang melaporkan keberhasilan melihat hilal, maka bulan Ramadan akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Hal ini secara otomatis menggeser perayaan 1 Syawal ke hari Sabtu mendatang.

Baca Juga:  Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini

Menanti Ketukan Palu Sidang Isbat

Meski data astronomis sudah memberikan gambaran yang cukup terang, keputusan final tetap berada di tangan Menteri Agama melalui Sidang Isbat yang digelar tertutup setelah salat Magrib.

Sidang ini akan merangkum laporan dari ratusan titik pemantauan hilal di seluruh provinsi sebelum akhirnya diumumkan secara resmi kepada publik. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman pemerintah sebagai rujukan resmi pelaksanaan ibadah salat Idulfitri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.