Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Lawan Musuh, Spiderman di Padang Ini Lawan Kelaparan! Kisah Nasi Darurat yang Bikin Haru

Jumat, 8 Mei 2026 20:45 WIB
Persib Bandung

Isu Transfer Menguat, Aymen Hussein Semakin Dekat Gabung Persib Bandung?

Jumat, 8 Mei 2026 20:35 WIB

Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen

Jumat, 8 Mei 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Lawan Musuh, Spiderman di Padang Ini Lawan Kelaparan! Kisah Nasi Darurat yang Bikin Haru
  • Isu Transfer Menguat, Aymen Hussein Semakin Dekat Gabung Persib Bandung?
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Persija vs Persib Memanas! Ucapan Marc Klok Berujung Dilaporkan ke PSSI
  • Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain
  • Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah
  • Pangkas Biaya 50%! Rahasia PVJ Bandung Sulap 4 Ton Sampah Jadi Cuan
  • Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di KBB, Pelaku Ternyata Tetangga Korban
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hilal Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Idulfitri 1447 H Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

By Aga GustianaKamis, 19 Maret 2026 18:49 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan masyarakat untuk merayakan Lebaran dalam waktu dekat tampaknya harus menunggu sedikit lebih lama. Berdasarkan paparan ilmiah dalam seminar posisi hilal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) petang ini, Kamis (19/3/2026), tanda-tanda kehadiran 1 Syawal 1447 Hijriah diprediksi belum akan terlihat di cakrawala Indonesia.

Kondisi ini memperkuat estimasi bahwa hari raya Idulfitri tahun ini kemungkinan besar akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengapa Hilal Sulit Teramati Hari Ini?

Dalam seminar pra-Sidang Isbat di Kantor Kemenag Jakarta, pakar astronomi dari Tim Rukyatul Hilal, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa posisi bulan sabit muda (hilal) saat ini masih berada di bawah ambang batas visibilitas yang ditetapkan oleh kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Parameter MABIMS itu mutlak dan kumulatif. Harus memenuhi tinggi minimal 3 derajat sekaligus elongasi 6,4 derajat. Jika hanya satu yang terpenuhi, maka secara teknis hilal belum bisa dinyatakan tampak,” ujar Cecep.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Data astronomis menunjukkan kondisi hilal di seluruh wilayah NKRI hari ini:

  • Tinggi Hilal: Berkisar antara 0,91° hingga 3,13°.
  • Jarak Sudut (Elongasi): Hanya berada di rentang 4,54° sampai 6,10°.

Meskipun di ujung barat Indonesia, tepatnya di Aceh, ketinggian hilal sudah menyentuh angka 3 derajat, namun nilai elongasinya masih tertahan di bawah 6,4 derajat. Hal inilah yang membuat posisi hilal secara teoritis mustahil untuk dirukyat (dilihat) saat matahari terbenam sore ini.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Idul Fitri 2026: Niat, Urutan Takbir, hingga Doa Mustajab

Hisab dan Rukyat: Dua Sisi Mata Uang

Pemerintah Indonesia tetap konsisten menggunakan metode Imkanur Rukyat, yakni penggabungan antara perhitungan matematis (hisab) dan verifikasi lapangan (rukyat). Cecep menegaskan bahwa hisab berfungsi sebagai peta petunjuk, sementara rukyat adalah konfirmasi faktualnya.

“Mengingat posisi hilal yang masih sangat rendah dan di bawah kriteria, peluang petugas di lapangan untuk melihat hilal sore ini sangatlah tipis,” tambahnya.

Jika pada pemantauan sore ini tidak ada satu pun titik rukyat yang melaporkan keberhasilan melihat hilal, maka bulan Ramadan akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Hal ini secara otomatis menggeser perayaan 1 Syawal ke hari Sabtu mendatang.

Baca Juga:  Jemaah Asal Jabar Tuntaskan Puncak Haji dengan Baik, 24 Orang Wafat di Tanah Suci

Menanti Ketukan Palu Sidang Isbat

Meski data astronomis sudah memberikan gambaran yang cukup terang, keputusan final tetap berada di tangan Menteri Agama melalui Sidang Isbat yang digelar tertutup setelah salat Magrib.

Sidang ini akan merangkum laporan dari ratusan titik pemantauan hilal di seluruh provinsi sebelum akhirnya diumumkan secara resmi kepada publik. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman pemerintah sebagai rujukan resmi pelaksanaan ibadah salat Idulfitri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

1 Syawal 1447 Hijriah hilal MABIMS idulfitri 1447 H Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah

Pangkas Biaya 50%! Rahasia PVJ Bandung Sulap 4 Ton Sampah Jadi Cuan

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di KBB, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

Oknum Guru PPPK Ciamis Jadi Otak Investasi Bodong Program MBG

Dinsos Bandung Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rumah Singgah Terpadu

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.