Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

Senin, 10 Agustus 2026 11:04 WIB

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Tetap Rp2,511 Juta per Gram

Senin, 10 Agustus 2026 10:31 WIB

Jadwal Resmi Super League 2026/2027, Persib Bandung Langsung Hadapi Musuh Bebuyutan

Senin, 10 Agustus 2026 09:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Tetap Rp2,511 Juta per Gram
  • Jadwal Resmi Super League 2026/2027, Persib Bandung Langsung Hadapi Musuh Bebuyutan
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • Makan Beratap Asap, Sholat Beralas Debu: Kisah Gerilya Relawan Bromo
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Ramon Tanque Terancam Jadi Korban?
  • Bikin Nagih! 4 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Bandung, Harganya Mulai Rp17 Ribuan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hilal Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Idulfitri 1447 H Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

By Aga GustianaKamis, 19 Maret 2026 18:49 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan masyarakat untuk merayakan Lebaran dalam waktu dekat tampaknya harus menunggu sedikit lebih lama. Berdasarkan paparan ilmiah dalam seminar posisi hilal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) petang ini, Kamis (19/3/2026), tanda-tanda kehadiran 1 Syawal 1447 Hijriah diprediksi belum akan terlihat di cakrawala Indonesia.

Kondisi ini memperkuat estimasi bahwa hari raya Idulfitri tahun ini kemungkinan besar akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengapa Hilal Sulit Teramati Hari Ini?

Dalam seminar pra-Sidang Isbat di Kantor Kemenag Jakarta, pakar astronomi dari Tim Rukyatul Hilal, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa posisi bulan sabit muda (hilal) saat ini masih berada di bawah ambang batas visibilitas yang ditetapkan oleh kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Parameter MABIMS itu mutlak dan kumulatif. Harus memenuhi tinggi minimal 3 derajat sekaligus elongasi 6,4 derajat. Jika hanya satu yang terpenuhi, maka secara teknis hilal belum bisa dinyatakan tampak,” ujar Cecep.

Data astronomis menunjukkan kondisi hilal di seluruh wilayah NKRI hari ini:

  • Tinggi Hilal: Berkisar antara 0,91° hingga 3,13°.
  • Jarak Sudut (Elongasi): Hanya berada di rentang 4,54° sampai 6,10°.

Meskipun di ujung barat Indonesia, tepatnya di Aceh, ketinggian hilal sudah menyentuh angka 3 derajat, namun nilai elongasinya masih tertahan di bawah 6,4 derajat. Hal inilah yang membuat posisi hilal secara teoritis mustahil untuk dirukyat (dilihat) saat matahari terbenam sore ini.

Hisab dan Rukyat: Dua Sisi Mata Uang

Pemerintah Indonesia tetap konsisten menggunakan metode Imkanur Rukyat, yakni penggabungan antara perhitungan matematis (hisab) dan verifikasi lapangan (rukyat). Cecep menegaskan bahwa hisab berfungsi sebagai peta petunjuk, sementara rukyat adalah konfirmasi faktualnya.

“Mengingat posisi hilal yang masih sangat rendah dan di bawah kriteria, peluang petugas di lapangan untuk melihat hilal sore ini sangatlah tipis,” tambahnya.

Jika pada pemantauan sore ini tidak ada satu pun titik rukyat yang melaporkan keberhasilan melihat hilal, maka bulan Ramadan akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Hal ini secara otomatis menggeser perayaan 1 Syawal ke hari Sabtu mendatang.

Menanti Ketukan Palu Sidang Isbat

Meski data astronomis sudah memberikan gambaran yang cukup terang, keputusan final tetap berada di tangan Menteri Agama melalui Sidang Isbat yang digelar tertutup setelah salat Magrib.

Sidang ini akan merangkum laporan dari ratusan titik pemantauan hilal di seluruh provinsi sebelum akhirnya diumumkan secara resmi kepada publik. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman pemerintah sebagai rujukan resmi pelaksanaan ibadah salat Idulfitri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

1 Syawal 1447 Hijriah hilal MABIMS idulfitri 1447 H Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan

Makan Beratap Asap, Sholat Beralas Debu: Kisah Gerilya Relawan Bromo

10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan

Bansos

Bansos Agustus 2026 Cair Bertahap, Cek Status Penerima PKH dan BPNT di Sini

MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.