bukamata.id – Gelombang kejutan melanda pencinta sepak bola Eropa. Ronald Koeman secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai juru taktik Tim Nasional Belanda. Keputusan besar ini diambil menyusul kegagalan tragis skuad De Oranje yang tersingkir prematur di fase 32 besar Piala Dunia 2026.
Langkah Virgil van Dijk dan kolega harus terhenti secara menyakitkan di tangan Maroko lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-3. Sebelum babak tos-tosan, kedua tim sempat bermain sama kuat 1-1 hingga babak perpanjangan waktu habis pada Selasa (30/6) pagi WIB.
Kegagalan mencapai target minimal menembus semifinal menjadi tamparan keras bagi publik sepak bola Belanda. Situasi pelik tersebut akhirnya memantapkan hati Koeman untuk mundur dari kursi kepelatihan.
Koeman: Saya yang Memikul Tanggung Jawab Ini
Melalui pernyataan emosional di media sosial resminya, mantan pelatih Barcelona tersebut menyampaikan salam perpisahan dan menegaskan posisinya sebagai penanggung jawab kegagalan tim.
“Tadi malam saya membuat keputusan untuk mengakhiri jabatan saya sebagai pelatih tim nasional Belanda,” tulis Koeman di akun Instagram-nya.
“Kita semua memimpikan Piala Dunia di mana kita akan membuat sejarah. Itu tidak terjadi. Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya. Sebagai pelatih kepala, Anda memikul tanggung jawab itu.”
Mundurnya Koeman sekaligus menutup lembaran periode kedua kepemimpinannya bersama tim nasional. Namun, kejutan tidak berhenti di situ. Pelatih berusia 63 tahun ini juga memberikan indikasi kuat akan segera menyudahi karier kepelatihannya di dunia sepak bola yang telah ia tekuni selama 26 tahun terakhir.
Faktor Kesehatan Istri Jadi Alasan Mendalam
Di balik keputusannya menyudahi karier, Koeman blak-blakan mengenai adanya pergeseran prioritas dalam hidupnya. Faktor keluarga, khususnya perjuangan sang istri melawan penyakit berat, menjadi alasan utama ia memilih menepi dari hingar-bingar lapangan hijau.
“Selain itu, beberapa tahun terakhir ini membuat saya menyadari sekali lagi bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola. Sepak bola telah menjadi hidup saya, tapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang melawan penyakit yang berat, perspektif Anda berubah,” lanjut dia.
Meski harus mendampingi sang istri, Bartina, dalam masa-masa sulit, Koeman mengungkapkan rasa kagumnya atas dukungan tanpa henti yang ia terima selama menukangi tim nasional Belanda.
“Meskipun sedang sakit, istri saya, Bartina, mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan saya sebagai pelatih kepala. Itu menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada dia atas hal itu, lebih dari yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” Ronald Koeman menambahkan.
Dengan pengunduran diri ini, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) kini harus bergerak cepat mencari suksesor baru guna membangun kembali kekuatan De Oranje yang sempat runtuh di Piala Dunia 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







