bukamata.id – Suara publik agar Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia semakin menggema. Pelatih asal Korea Selatan itu dinilai layak menggantikan Patrick Kluivert, yang gagal meloloskan skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
Harapan besar fans Timnas Indonesia untuk memulangkan Shin Tae-yong bukan tanpa alasan. Eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu dianggap sukses membangun pondasi kuat dalam pembinaan sepak bola nasional, meski belum mempersembahkan trofi juara di level internasional.
Selama masa kepemimpinannya, Timnas Indonesia mampu menembus berbagai level kejuaraan Asia, termasuk Piala Asia 2023 di Qatar. Saat itu, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan mencetak sejarah baru dengan melaju hingga babak 16 besar.
Sebelum didepak pada awal Januari lalu, Shin Tae-yong bahkan membawa Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia juga hampir mengantarkan Timnas U-23 ke Olimpiade Paris 2024, meski harus kalah tipis 0–1 dari Guinea lewat penalti di laga play-off.
Di level junior, muridnya Nova Arianto menorehkan tinta emas dengan membawa Timnas U-17 tampil pertama kali di Piala Dunia U-17 yang akan digelar mulai 4 November mendatang.
Prestasi lain yang tak kalah membanggakan, Shin berhasil memutus rekor buruk 18 tahun Indonesia atas Arab Saudi setelah menang 2–0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Peran Ideal Shin Tae-yong Jika Kembali ke Indonesia
Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menilai bahwa Shin Tae-yong sebaiknya tidak langsung kembali sebagai pelatih kepala. Ia lebih cocok berperan sebagai “think tank” atau penasihat strategis sepak bola Indonesia.
“Saya kira lebih baik Shin Tae-yong menjadi think tank. Ia bisa berkolaborasi dengan Simon Tahamata dan Alexander Zwiers untuk membangun sepak bola Indonesia,” ujar Gusnul.
Menurutnya, ajang terdekat seperti Piala Dunia U-17 bisa menjadi momentum bagi Shin untuk mendampingi Nova Arianto tanpa harus mengambil alih posisi pelatih.
“Dia bisa memberi masukan taktik, strategi, dan motivasi. Kehadirannya pasti sangat positif untuk pemain muda,” tambahnya.
Gusnul juga menilai, jika Timnas Indonesia U-17 mampu tampil gemilang di Piala Dunia nanti, itu akan menjadi pelipur lara bagi fans Garuda setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
“Kedekatan Shin Tae-yong dan Nova Arianto bisa menciptakan kerja sama yang baik. Ini langkah halus dan strategis agar publik bisa menerima kehadirannya kembali,” tutupnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










