bukamata.id – Presenter sekaligus anggota DPRD Jakarta, Uya Kuya, akhirnya mendatangi rumahnya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, setelah penjarahan besar-besaran pada 30 Agustus 2025.
Didampingi sang istri, Astrid Kuya, ia tampak syok sekaligus sedih melihat kondisi rumah yang dibangunnya sejak 2016 itu nyaris kosong.
Pagar, WC, hingga Piano Ikut Raib
Dalam video di kanal YouTube Uya Kuya TV, Uya tak bisa menutupi keterkejutannya saat melihat berbagai fasilitas rumah hilang begitu saja.
“Ini besi penutup saluran air, WC juga diambil?” ucapnya heran.
Tak hanya itu, pagar rumahnya juga ikut hilang. “Serius ini pager juga diambil? Pager juga diangkat? Tapi ya enggak apa-apa, semoga bermanfaat,” tambahnya pasrah.
Hal yang paling mengejutkan, sebuah piano berukuran besar di rumah tersebut juga lenyap. “Piano segede ini, ngangkatnya pakai apa?” tanya Uya keheranan.
Seorang karyawan Uya mengaku sempat melihat ada orang yang memanggil jasa angkut barang untuk membawa piano ke luar rumah pada pagi hari setelah malam penjarahan. “Berarti niat dong?” ujar Uya lagi.
Hampir Semua Perabot Hilang
Saat menelusuri rumahnya, Uya menemukan AC, pompa air kolam, wastafel, hingga hampir semua WC di enam kamar mandi turut hilang. Kondisi itu membuatnya semakin prihatin, terutama memikirkan keluarga dan karyawan yang tinggal bersama di rumah tersebut.
Selain Uya dan Astrid, rumah itu juga menjadi tempat tinggal adik ipar, keponakan, serta sepasang karyawan mereka. Sayangnya, barang-barang milik mereka juga tak luput dari penjarahan.
Coretan di Tembok dan 23 Kucing yang Hilang
Lebih memilukan, Uya juga menemukan tembok rumahnya penuh dengan coretan bernada cacian. Ia menegaskan bahwa rumah tersebut dibangun murni dari hasil jerih payahnya di dunia hiburan maupun usaha lain.
“Rumah ini dan rumah-rumah saya yang lain, saya bangun hasil kerja keras saya sebagai artis, pengusaha, dan sebagainya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya baru sekitar 10 bulan menjabat sebagai anggota DPRD. “Saya jadi DPR itu dilantik 1 Oktober 2024, pas kejadian kemarin baru 10 bulan kurang lebih saya jadi DPR,” jelasnya.
Tak hanya kehilangan harta benda, Uya kini juga harus berjuang menemukan kembali 23 ekor kucing peliharaannya yang ikut diambil massa saat kejadian.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










