Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

Rabu, 28 Oktober 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Sate

Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba

Rabu, 28 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Rabu, 28 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra
  • Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba
  • BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 17:07 WIB3 Mins Read
Daniel Mutaqien dan Ahmad Hidayat bersaing ketat memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat di Hotel Trans Luxury, Bandung, Kamis (2/4/2026), mendadak jadi sorotan nasional. Bukan karena kemegahannya, melainkan karena aroma “rekayasa” yang menyengat di tengah absennya tokoh sentral partai.

Forum pengambilan keputusan tertinggi beringin Jawa Barat ini dihantam badai dari dua arah: kepungan demonstrasi massa di luar gedung dan tudingan pengkhianatan prosedur di dalam ruang sidang.

Manuver di Tengah Absennya Nakhoda

Kritik paling pedas justru meledak dari internal pengurus sendiri. Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPD Golkar Jabar, Asep Suparman, membongkar adanya kejanggalan waktu pelaksanaan Musda.

Ia mencium adanya “permainan situasi” karena Musda dipaksakan berjalan tepat saat Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Jepang.

Baca Juga:  Deretan Kontroversi Bahlil Lahadalia, dari Tambang Raja Ampat hingga BBM Swasta Langka

“Ya, kita tahu bahwa Ketua Umum Bahlil Lahadalia sedang tidak ada di tempat, yaitu mendampingi Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jepang,” cetus Asep Suparman dengan nada getir.

Asep secara terang-terangan menyebut bahwa ada oknum di tingkat pusat yang sengaja mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk mendorong agenda tertentu di Jawa Barat.

“Ini dibuktikan dengan permainan situasi yang dimanfaatkan di tingkat pusat ketika ketua sedang tidak ada di tempat,” tegasnya lagi.

Aksi Massa: Bongkar ‘Dapur’ SK Fiktif

Kekacauan tidak berhenti di meja birokrasi. Di gerbang hotel, puluhan massa dari berbagai ormas dan LSM melakukan orasi panas. Mereka menuntut transparansi atas dugaan manipulasi struktur organisasi yang dianggap cacat hukum.

Baca Juga:  Ojol Dilarang Pakai Pertalite? Begini Kata Anak Buah Bahlil

Koordinator aksi, Ahmad Sodikin, membeberkan bahwa ada posisi strategis keanggotaan yang sengaja dibiarkan “mati suri” selama berbulan-bulan, namun mendadak dihidupkan lewat surat keputusan (SK) kilat menjelang Musda.

“Hal seperti ini seharusnya menjadi bahan peninjauan ulang. Musda tidak seharusnya langsung digelar sebelum persoalan-persoalan tersebut dibahas kembali secara internal,” ujar Ahmad di tengah riuhnya demonstrasi.

Ia memperingatkan bahwa jika Musda XI dipaksakan berakhir tanpa ada penjelasan atas kejanggalan ini, Partai Golkar Jabar terancam pecah berkeping-keping.

“Kalau tetap berlangsung tanpa ada penjelasan, ini berpotensi menimbulkan kericuhan karena ada pihak-pihak yang merasa dirugikan,” tambah Ahmad.

Bursa Ketua: Pertarungan Legitimasi atau Sekadar Formalitas?

Meski dihujani tudingan “main kayu”, panitia pelaksana di bawah komando H. Yomanius Untung (Ketua SC) tetap bergeming. Mereka memastikan Musda tetap sah meskipun Bahlil hanya diwakili oleh jajaran DPP lainnya.

Baca Juga:  Golkar Jangan Terlalu Sensitif! Bahlil Minta Hentikan Laporan Pembuat Meme

Kini, perhatian tertuju pada dua kandidat yang tengah bertarung:

  1. Daniel Mutaqien: Diklaim membawa dukungan solid dari 22 DPD tingkat II.
  2. Ahmad Hidayat: Penantang yang sudah resmi mendaftarkan diri secara prosedural.

Pertanyaannya kini: Apakah Musda XI ini akan melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat dari akar rumput, atau justru hanya menjadi stempel dari sebuah skenario politik yang sudah dirancang rapi di Jakarta? Kader dan publik kini menunggu babak akhir dari “drama beringin” di Tanah Pasundan ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.