Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Jumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Gedebage: Dari Rawa Purba Jadi Pusat Wisata dan Sejarah di Bandung Timur

By SusanaSelasa, 20 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
ilustrasi wilayah Gedebage. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bandung Timur memiliki sejumlah destinasi wisata menarik, seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Masjid Raya Al-Jabbar, hingga kawasan modern Summarecon Bandung.

Menariknya, semua lokasi tersebut berada di wilayah Kecamatan Gedebage, sebuah kawasan yang tidak hanya strategis secara geografis, tetapi juga kaya akan nilai sejarah.

Gedebage merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Rancasari dan kini memiliki luas wilayah sekitar 965,738 hektare.

Selain dikenal sebagai kawasan baru yang terus berkembang, Gedebage menyimpan jejak historis penting sejak masa kolonial.

Kawasan Bersejarah Sejak Zaman Kolonial

Sejak era Hindia Belanda, Gedebage telah berfungsi sebagai kawasan pengangkutan barang besar, termasuk peti kemas. Fungsi ini terus bertahan hingga kini, menjadikan Gedebage sebagai salah satu titik logistik penting di Kota Bandung.

Baca Juga:  Berperan Penting dalam Diplomasi Global, Simak Sejarah Konferensi Asia Afrika

Puncak transformasi kawasan ini terjadi pada akhir abad ke-19, ketika pemerintah kolonial membangun jalur kereta api Jakarta–Surabaya guna mendukung pengangkutan hasil bumi ke Batavia.

Pada November 1884, Stasiun Gedebage resmi dibangun, menjadikannya salah satu stasiun tertua di Bandung. Stasiun ini bahkan dibangun hanya enam bulan setelah jalur Batavia–Bandung diresmikan.

Dari Rawa Purba Menjadi Kawasan Pertanian

Sebelum era kolonial, Gedebage merupakan wilayah rawa besar, sisa dari Danau Purba Bandung. Berdasarkan catatan dalam buku Kuncen Bandung karya Haryanto Kunto, kawasan ini dulu dikenal sebagai Rawa Muras Geger Hanjuang.

Baca Juga:  Asal-Usul Nama Cileunyi, dari Mata Air Jernih Jadi Ikon Kemacetan Timur Bandung

Seiring waktu, rawa tersebut dikeringkan dan diubah menjadi lahan persawahan yang subur. Transformasi inilah yang kemudian membawa dampak positif bagi masyarakat setempat, khususnya para petani, karena membuka peluang ekonomi baru.

Asal Usul Nama “Gedebage”

Terdapat beberapa versi terkait asal-usul nama Gedebage:

  1. Versi Bahasa Sunda: Kata “gede” berarti besar, dan “bage” berasal dari “bagage” yang berarti bagasi atau tempat barang. Artinya, Gedebage adalah tempat penyimpanan barang-barang besar, sesuai dengan fungsinya sejak zaman dahulu sebagai area logistik.
  2. Versi Kebahagiaan: Ada pula yang menyebutkan bahwa kata “bage” berasal dari “bagea” yang berarti kebahagiaan. Dalam versi ini, Gedebage dimaknai sebagai wilayah yang membawa kebahagiaan bagi warga, terutama setelah rawa diubah menjadi lahan pertanian yang subur.
Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

Gedebage Kini: Kawasan Berkembang dan Ramah Wisata

Saat ini, Gedebage tidak lagi identik hanya dengan kawasan logistik. Kawasan ini telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan kota, dengan fasilitas transportasi yang semakin lengkap.

Stasiun Gedebage kini tidak hanya melayani pengangkutan barang, tetapi juga melayani penumpang sebagai moda transportasi masyarakat umum.

Dengan berbagai destinasi wisata, fasilitas modern, dan nilai sejarah yang kuat, Gedebage menjadi kawasan yang menarik untuk dikunjungi maupun dijadikan tempat tinggal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Bandung Timur Gedebage sejarah wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi

Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy

Link Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’ Ramai Dicari, Ada Versi Full Durasi?

Hati-hati! Link Video Tasya Gym Diduga Sebar Phishing

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.