bukamata.id – Pihak Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) memberikan penjelasan resmi terkait penemuan jasad pria di kawasan hutan arboretum kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2/2026).
Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyampaikan bahwa jasad ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan telah mengalami pembusukan lanjut saat dievakuasi oleh petugas.
Kondisi Jasad Sudah Membusuk, Sulit Diidentifikasi
Menurut Dandi, saat proses evakuasi oleh aparat kepolisian dan tim Inafis, tubuh korban sudah mengalami pembengkakan akibat pembusukan. Kondisi tersebut menyulitkan identifikasi visual secara langsung di lokasi kejadian.
“Dari pengamatan visual saat penemuan, jasad tersebut tidak memiliki ciri-ciri yang dikenali sebagai warga Unpad, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari sivitas akademika Unpad terkait anggota keluarga yang hilang.
Identitas Korban Masih Tunggu Hasil Visum
Terkait identitas korban, pihak kampus masih menunggu hasil pemeriksaan visum dari aparat berwenang. Identifikasi resmi akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, laporan awal diterima oleh Polsek Jatinangor sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad pria tersebut ditemukan tergantung di dahan pohon di area arboretum kampus Unpad Jatinangor.
Polisi juga menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan
Kasus penemuan jasad di area kampus Unpad Jatinangor ini kini dalam penanganan aparat kepolisian. Proses penyelidikan terus dilakukan guna memastikan identitas korban serta penyebab kematian secara pasti.
Pihak kampus menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat dan menyampaikan informasi resmi apabila telah ada perkembangan terbaru.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











