bukamata.id – Dunia dakwah tanah air mendadak diguncang isu miring yang melibatkan seorang pemuka agama papan atas. Sosok ustadz berinisial SAM kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 12 Maret 2026. Laporan ini mencuatkan dugaan keterlibatan nama Sholeh Ahmad Mahmud, atau yang akrab disapa Ustadz Solmed.
Kabar ini tentu memicu reaksi keras di media sosial. Pasalnya, SAM dikenal sebagai figur publik sekaligus juri dalam ajang pencarian bakat pendakwah televisi (AKSI). Tak hanya itu, latar belakangnya sebagai lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan statusnya sebagai suami dari mantan aktris April Jasmine membuat kasus ini kian menyita perhatian netizen.
Jebakan Beasiswa Luar Negeri: Modus Operandi 8 Tahun
Dugaan aksi asusila sesama jenis terhadap lima orang santri pria ini dibongkar oleh tim kuasa hukum korban. Wati Trisnawati, salah satu pengacara yang mendampingi korban, menyebutkan bahwa praktik menyimpang ini diduga telah terjadi dalam kurun waktu yang sangat panjang, yakni sejak 2017 hingga 2025.
Berdasarkan keterangan Wati, para korban dijanjikan masa depan cerah melalui jalur pendidikan internasional sebagai cara untuk memuluskan aksi tersebut.
“Modusnya, korban diiming-imingi akan disekolahkan ke luar negeri,” ungkap Wati dalam keterangannya di hadapan media.
Janji Tobat yang Dilanggar Sejak 2018
Fakta pilu lainnya terungkap bahwa perilaku ini sebenarnya sempat diketahui pada tahun 2018. Kala itu, sang ustadz dikabarkan sudah mengakui perbuatannya, meminta maaf secara terbuka kepada para korban, dan berjanji secara tertulis untuk tidak mengulanginya.
Namun, kepercayaan para santri kembali dikhianati setelah aksi serupa diduga terulang kembali pada tahun 2025. Hal inilah yang membulatkan tekad mereka untuk menempuh jalur hukum ke Bareskrim Polri demi menghentikan siklus kekerasan tersebut.
Desakan Agar Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Benny Jehadu, anggota tim kuasa hukum korban lainnya, menegaskan bahwa kasus ini harus ditangani dengan sangat serius. Mengingat, di antara para pengadu, terdapat korban yang masih di bawah umur.
“Karena korbannya tak hanya pria dewasa, namun juga ada santri di bawah umur. Harapannya, lewat laporan ini tidak ada lagi korban si terlapor,” tegas Benny dengan nada serius.
Pihak korban berharap penyidik segera menaikkan status hukum kasus ini menjadi penyidikan dan menetapkan SAM sebagai tersangka berdasarkan tumpukan bukti yang telah diserahkan. Meskipun publik gencar mengaitkan inisial SAM dengan Ustadz Solmed, pihak kepolisian dan pengacara korban hingga saat ini masih memegang asas praduga tak bersalah dan belum merilis konfirmasi identitas secara gamblang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









