Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Emas Antam Anjlok Rp5.000 per Gram, Saat yang Tepat Beli atau Jual?

Selasa, 23 Juni 2026 18:06 WIB

Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo

Selasa, 23 Juni 2026 17:55 WIB

Inggris vs Ghana: Pertarungan Memperebutkan Posisi Teratas di Grup L

Selasa, 23 Juni 2026 17:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Emas Antam Anjlok Rp5.000 per Gram, Saat yang Tepat Beli atau Jual?
  • Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo
  • Inggris vs Ghana: Pertarungan Memperebutkan Posisi Teratas di Grup L
  • Kenapa Video Ibu dan Anak Handuk Putih Viral? Ini Fakta yang Banyak Dicari Netizen
  • Tak Terbendung! Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Permalukan Irak di Philadelphia
  • Nyala Flare di GBLA Bikin Rekening Persib Bandung Kembali Kebobolan Ratusan Juta
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Hadirkan Skin MP40 Cobra hingga Diamond
  • Tanpa Antre ke Kelurahan, Begini Cara Cek Angka Desil Bansos 2026 Hanya Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 23 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usai Rekam Podcast, Aktivis KontraS Diserang OTK dengan Air Keras

By SusanaJumat, 13 Maret 2026 22:05 WIB2 Mins Read
Ilustrasi air keras. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie selesai melakukan perekaman siniar (podcast) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang membahas topik “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban Alami Luka Bakar 24 Persen

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa korban diserang saat sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Salemba.

“Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie Yunus sedang mengendarai kendaraan roda dua miliknya di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat,” kata Dimas dalam pernyataan resmi KontraS, Jumat (13/3/2026).

Dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan. Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban.

Serangan tersebut membuat korban berteriak kesakitan hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motornya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen di beberapa bagian tubuh akibat cairan tersebut.

Ciri-Ciri Pelaku Penyiraman Air Keras

KontraS juga mengungkap ciri-ciri dua pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Pelaku pertama merupakan pengendara motor yang mengenakan kaos kombinasi putih dan biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.

Sementara pelaku kedua yang duduk di belakang menggunakan penutup wajah atau masker jenis buff berwarna hitam yang menutupi sebagian wajah. Ia mengenakan kaos biru tua serta celana panjang berwarna biru yang dilipat.

Kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor matic keluaran tahun 2016 hingga 2021.

Diduga Terkait Aktivitas Pembela HAM

Menurut KontraS, tidak ada barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut. Hal ini memunculkan dugaan bahwa serangan tersebut bukan merupakan aksi perampokan.

Lembaga tersebut menilai penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berpotensi berkaitan dengan aktivitasnya sebagai pembela hak asasi manusia.

Sebelum kejadian, korban diketahui menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies untuk membahas tindak lanjut laporan investigasi terkait aksi protes pada Agustus 2025.

Selain itu, korban juga pernah mengalami teror dan intimidasi setelah terlibat dalam aksi penolakan rancangan undang-undang TNI pada Maret 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aktivis ham diserang aktivis kontras diserang andrie yunus disiram air keras berita kontras terbaru kasus penyiraman air keras jakarta serangan terhadap pembela ham
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo

Buru Tersangka Penganiayaan Berat di Bandung, Ini Karakteristik Fisik Taufik Hidayat DPO yang Paling Menonjol

Padam Listrik

Benarkah Jawa-Bali Akan Gelap Gulita Selama 3 Hari? PLN Beri Penjelasan Resmi

Penjaga Kos Diduga Diancam Terduga Pelaku Penyiksaan YTR, Polisi Buru Taufik Hidayat

Polda Jabar Gandeng Meta, Lacak Jejak Siber Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Wanita Bandung

Resmi Masuk DPO! Foto Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Disebar Polisi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.