Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Masih Pakai Pampers? Bocah 4 Tahun Ini Taklukkan 7 Puncak Gunung di Jawa Barat!

Rabu, 29 April 2026 14:17 WIB

Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro

Rabu, 29 April 2026 14:12 WIB

Menuju Tangga Juara! Intip Jadwal Persib Kontra Bhayangkara FC: Misi Tiga Poin di Tanah Lampung

Rabu, 29 April 2026 13:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Masih Pakai Pampers? Bocah 4 Tahun Ini Taklukkan 7 Puncak Gunung di Jawa Barat!
  • Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro
  • Menuju Tangga Juara! Intip Jadwal Persib Kontra Bhayangkara FC: Misi Tiga Poin di Tanah Lampung
  • Sikat Sekarang! Link Saldo DANA Gratis 29 April 2026: Cara Cepat Klaim Amplop Digital Sebelum Kehabisan
  • Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 29 April 2026: Klaim Skin Blue Angelic dan Bundle Pirate Sekarang
  • Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut
  • Ragnar ke Persija, Ole Romeny ke Persib? Skenario ‘Gila’ John Herdman Jelang Piala AFF 2026
  • Takhta Persib Terancam! Borneo FC OTW Puncak Super League Sore Ini?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usai Rekam Podcast, Aktivis KontraS Diserang OTK dengan Air Keras

By SusanaJumat, 13 Maret 2026 22:05 WIB2 Mins Read
Ilustrasi air keras. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie selesai melakukan perekaman siniar (podcast) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang membahas topik “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban Alami Luka Bakar 24 Persen

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa korban diserang saat sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Salemba.

“Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie Yunus sedang mengendarai kendaraan roda dua miliknya di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat,” kata Dimas dalam pernyataan resmi KontraS, Jumat (13/3/2026).

Dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan. Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban.

Serangan tersebut membuat korban berteriak kesakitan hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motornya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen di beberapa bagian tubuh akibat cairan tersebut.

Ciri-Ciri Pelaku Penyiraman Air Keras

KontraS juga mengungkap ciri-ciri dua pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Pelaku pertama merupakan pengendara motor yang mengenakan kaos kombinasi putih dan biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.

Sementara pelaku kedua yang duduk di belakang menggunakan penutup wajah atau masker jenis buff berwarna hitam yang menutupi sebagian wajah. Ia mengenakan kaos biru tua serta celana panjang berwarna biru yang dilipat.

Kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor matic keluaran tahun 2016 hingga 2021.

Diduga Terkait Aktivitas Pembela HAM

Menurut KontraS, tidak ada barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut. Hal ini memunculkan dugaan bahwa serangan tersebut bukan merupakan aksi perampokan.

Lembaga tersebut menilai penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berpotensi berkaitan dengan aktivitasnya sebagai pembela hak asasi manusia.

Sebelum kejadian, korban diketahui menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies untuk membahas tindak lanjut laporan investigasi terkait aksi protes pada Agustus 2025.

Selain itu, korban juga pernah mengalami teror dan intimidasi setelah terlibat dalam aksi penolakan rancangan undang-undang TNI pada Maret 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aktivis ham diserang aktivis kontras diserang andrie yunus disiram air keras berita kontras terbaru kasus penyiraman air keras jakarta serangan terhadap pembela ham
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro

Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut

DIRUJAK! Usulan ‘Nyeleneh’ Menteri PPPA Pasca-Tragedi Bekasi Timur Jadi Polemik Nasional

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Wanita 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Wajah Tertutup Bantal di KBB

PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam

Identifikasi Rampung: Berikut Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.