Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Panen Reward Gratis! Buruan Sikat Kode Redeem FF Hari Ini 16 Juni 2026 Sebelum Hangus

Selasa, 16 Juni 2026 07:32 WIB

Amunisi Baru Skuad Garuda: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Piala AFF 2026

Selasa, 16 Juni 2026 07:15 WIB
Ilustrasi kuliner Cirebon.

Surga Kuliner Pantura: 5 Rekomendasi Makanan Khas Cirebon yang Wajib Dicoba, Unik dan Bikin Nagih!

Selasa, 16 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panen Reward Gratis! Buruan Sikat Kode Redeem FF Hari Ini 16 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Amunisi Baru Skuad Garuda: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Piala AFF 2026
  • Surga Kuliner Pantura: 5 Rekomendasi Makanan Khas Cirebon yang Wajib Dicoba, Unik dan Bikin Nagih!
  • Nasib El Anaconda di Ujung Tanduk? Ramon Tanque Dikabarkan Tersingkir dari Rencana Musim 2026/2027
  • Cut Salwa Jadi Topik Panas 2026, TikTok dan X Dibanjiri Pencarian, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Menyentuh Banget! Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bikin Hati Adem dan Tenang
  • Buruan Tukar! Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 16 Juni 2026, Amankan Pack Pemain Spesial dan Koin Gratis
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Hari Ini 16 Juni 2026, Siap-Siap Amankan Bundle Langka dan Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam

By SusanaSelasa, 28 April 2026 20:59 WIB3 Mins Read
Viral video baku hantam pendaki di puncak Gunung Lawu. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena tak biasa terjadi di puncak Gunung Lawu. Sebuah video yang memperlihatkan aksi baku hantam antar pendaki di kawasan Hargo Dumilah viral di media sosial dan memicu perbincangan luas.

Insiden yang terjadi pada Minggu (26/4/2026) itu disebut dipicu oleh hal sepele: rebutan spot foto di titik puncak. Namun, dampaknya jauh lebih besar, menyentuh sisi etika pendakian yang selama ini dikenal penuh rasa saling menghormati.

Dari Antre Foto Berujung Adu Jotos

Video yang diunggah akun Instagram @petualanghepi memperlihatkan detik-detik keributan. Awalnya hanya dua pendaki yang terlibat cekcok, namun situasi dengan cepat memanas.

Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa pria saling dorong, bergulat, bahkan ada yang terjatuh dan terinjak. Pendaki lain berusaha melerai, namun emosi yang sudah tersulut membuat keributan sulit dikendalikan.

Informasi yang beredar menyebutkan, para pendaki yang terlibat berasal dari rombongan berbeda, yakni dari Bandung dan Bogor. Mereka diduga berebut giliran berfoto di plakat Puncak Lawu, spot ikonik yang kerap menjadi incaran para pendaki.

Baca Juga:  Sosok Mbok Yem: Bukan Hanya Pemilik Warung, tapi Cahaya di Puncak Dingin Lawu

Sudah Dimediasi, Pelaku Saling Memaafkan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut para pihak yang terlibat telah dimintai keterangan oleh relawan dan petugas di lapangan.

“Sudah diinterogasi pihak-pihak yang bersangkutan dan sudah saling memaafkan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Meski konflik telah diselesaikan secara kekeluargaan, kejadian ini tetap menyisakan catatan penting soal etika dan budaya di dunia pendakian.

Fenomena Baru: Gunung Jadi “Konten”, Etika Mulai Luntur?

Keributan di puncak Gunung Lawu memunculkan pertanyaan besar di kalangan publik: apakah budaya saling menghormati di gunung mulai terkikis oleh tren berburu konten?

Selama ini, pendakian gunung identik dengan solidaritas tinggi. Bahkan tanpa saling kenal, para pendaki biasanya menjunjung tinggi rasa hormat dan saling membantu.

Namun dalam kasus ini, spot foto justru menjadi pemicu konflik. Fenomena ini disebut sebagian warganet sebagai dampak dari perubahan tujuan mendaki, dari menikmati alam menjadi sekadar mengejar eksistensi di media sosial.

Baca Juga:  Semangat Sumpah Pemuda Berkibar di Puncak Lawu Bersama EIGER MJC 2025

Warganet: “Baru Kali Ini Lihat Ribut di Gunung”

Reaksi publik pun bermunculan di kolom komentar unggahan viral tersebut. Banyak yang menyayangkan kejadian ini karena dinilai merusak nilai-nilai pendakian.

“Seumur-umur baru kali ini lihat orang ribut di gunung, biasanya di gunung semuanya saling respek,” tulis akun @ikm***

“Gini ini kalau naik gunung tujuannya cuma buat konten sosmed,” tulis akun @ind***

“Norak, bikin rusuh aja,” komentar akun @iwa***

Tak sedikit pula yang meminta agar pelaku diberi sanksi tegas, bahkan di-blacklist dari aktivitas pendakian.

Gunung Lawu: Keindahan, Spiritualitas, dan Etika yang Dijaga

Sebagai salah satu gunung legendaris di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.265 mdpl, Gunung Lawu bukan hanya terkenal karena panorama alamnya, tetapi juga nilai spiritual dan budaya yang melekat.

Gunung ini dikenal memiliki berbagai jalur pendakian populer seperti Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, hingga Candi Cetho. Selain itu, terdapat sejumlah aturan dan pantangan yang selama ini dijunjung tinggi oleh para pendaki, mulai dari menjaga niat baik hingga tidak bersikap berlebihan.

Baca Juga:  Sosok Mbok Yem: Bukan Hanya Pemilik Warung, tapi Cahaya di Puncak Dingin Lawu

Pendakian di Gunung Lawu juga menuntut kesiapan fisik dan mental, serta sikap saling menghormati antar sesama pendaki dan lingkungan.

Refleksi: Menjaga Etika di Tengah Tren Viral

Kasus viral ini menjadi pengingat bahwa tidak semua hal layak diperebutkan, terlebih di ruang alam yang seharusnya menjadi tempat refleksi dan ketenangan.

Gunung bukan sekadar latar foto, tetapi ruang bersama yang harus dijaga nilai dan etika di dalamnya. Ketika ambisi konten mengalahkan rasa hormat, konflik pun tak terhindarkan.

Fenomena “baku hantam demi spot foto” di Gunung Lawu menjadi cermin perubahan perilaku di era digital, yang kini menuntut perhatian serius dari semua pihak, termasuk komunitas pendaki dan pengelola wisata alam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

baku hantam puncak Lawu etika pendakian gunung Gunung Lawu Hargo Dumilah Lawu pendaki Lawu viral rebutan spot foto gunung video viral pendaki
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Barat Tandu Pasien Ratusan Meter ke Ambulans, Akses Jalan Sempit Jadi Sorotan

Diwarnai Kericuhan Petasan, Ini Poin-poin Tuntutan Aksi Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar

Gelar Aksi ‘Indonesia Disaster’ di DPRD Jabar, Mahasiswa Bandung Bawa 3 Tuntutan Krusial

Bandung Zoo Punya Bos Baru! Revitalisasi Besar Disiapkan, Harga Tiket Jadi Sorotan

Digugat Terkait Maladministrasi PCMB 2026, Ini Respons Kepala Disdik Jabar Purwanto

Buron 30 Tahun Tanpa Jejak, Aset Rp51,6 Miliar Milik Koruptor Legendaris Eddy Tansil Resmi Disita Negara

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.