Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Queen’s Gambit Nyata! Detik-Detik Raja Catur Dunia Tak Berkutik di Tangan Underdog Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 19:07 WIB

Kejutan Transfer Musim Panas: Bernardo Silva Resmi Membelot ke Real Madrid dengan Status Bebas Transfer

Rabu, 17 Juni 2026 18:50 WIB

Cuma Butuh 1 Gol Lagi, Messi Siap Tumbangkan Rekor Klose Jadi Striker Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 18:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Queen’s Gambit Nyata! Detik-Detik Raja Catur Dunia Tak Berkutik di Tangan Underdog Indonesia
  • Kejutan Transfer Musim Panas: Bernardo Silva Resmi Membelot ke Real Madrid dengan Status Bebas Transfer
  • Cuma Butuh 1 Gol Lagi, Messi Siap Tumbangkan Rekor Klose Jadi Striker Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif
  • Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal
  • Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan
  • Luka Lama Belum Sembuh! Inggris Tantang Kroasia di Duel Panas Piala Dunia 2026
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diwarnai Kericuhan Petasan, Ini Poin-poin Tuntutan Aksi Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar

By Mulki AlbarSenin, 15 Juni 2026 19:06 WIB3 Mins Read
Aparat menjaga keamaan pasca demo mahasiswa di DPRD Jabar. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi unjuk rasa aliansi mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat berakhir dengan ketegangan. Situasi yang semula kondusif mendadak berubah riuh akibat adanya provokasi ledakan di tengah proses pembubaran massa.

Peristiwa tersebut bermula ketika jarum jam menunjukkan pukul 17.30 WIB. Setelah merampungkan agenda orasi politiknya, para peserta aksi mulai merapatkan barisan untuk meninggalkan lokasi secara tertib. Namun di sela-sela proses evakuasi tersebut, rentetan petasan mendadak dilemparkan oleh oknum tidak bertanggung jawab ke arah dalam kompleks parlemen Jabar.

Tak hanya petasan, botol-botol bekas pun melayang menyasar barisan aparat kepolisian yang sedang mengawal jalannya aksi. Suara letupan yang keras sontak memicu kepanikan, membuat kerumunan mahasiswa kocar-kacir menyelamatkan diri ke berbagai arah.

Di tengah situasi yang sempat chaos tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat menstabilkan keadaan dan menenangkan massa yang panik melalui pengeras suara.

Baca Juga:  Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

“Tenang-tenang. Jangan lari, tetap tenang dan silakan membubarkan diri,” ujar salah seorang petugas polisi menggunakan pengeras suara.

Meskipun sebagian besar elemen mahasiswa kini telah berhasil membubarkan diri dari kawasan Jalan Diponegoro, sisa-sisa suara ledakan petasan masih terdengar sesekali di sekitar lokasi. Sejumlah personel kepolisian pun tampak tetap disiagakan dengan atribut lengkap guna mengantisipasi adanya potensi gesekan susulan.

Gugat Program Makan Bergizi Gratis Hingga Isu Kembalinya Orde Baru

Aksi turun ke jalan yang diinisiasi oleh kelompok mahasiswa di Bandung ini merupakan akumulasi kekecewaan terhadap arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat saat ini.

Salah satu perwakilan massa, Abdurrahman Muhammad Abdul Malik, mengungkapkan bahwa gerakan ini murni lahir dari keresahan kolektif masyarakat atas jalannya roda pemerintahan yang dianggap mulai keluar jalur.

Baca Juga:  25 Gerai Koperasi Desa di KBB Siap Operasi, BUMN Ikut Dukung Distribusi

“Kami dari berbagai elemen masyarakat, khususnya mahasiswa yang menginisiasi gerakan ini. Aksi ini bukan semata-mata gerakan mahasiswa, melainkan bentuk keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan tindakan yang kami nilai sebagai bentuk kesewenang-wenangan pemerintah saat ini,” kata Abdul saat ditemui di lokasi demo.

Dalam tuntutannya, para demonstran secara spesifik mendesak agar sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka segera dihentikan.

Beberapa poin krusial yang dituntut oleh mereka antara lain:

  • Pembatalan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Penghentian program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
  • Efisiensi anggaran negara dengan memangkas pengeluaran untuk agenda kunjungan kerja ke luar negeri.

Menurut analisis para mahasiswa, intensitas perjalanan luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo dinilai jauh lebih tinggi dan boros anggaran jika dikomparasikan dengan era kepemimpinan nasional sebelumnya.

Baca Juga:  Demo DPRD Jabar Memanas, Polisi Tembakan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa

Tidak berhenti di sektor ekonomi dan pangan, aliansi mahasiswa juga mengendus adanya sinyal bahaya bagi masa depan demokrasi Indonesia. Mereka mencium adanya indikasi penguatan kembali peran aparat bersenjata dalam ranah sipil.

“Kami menyoroti, apa yang kami nilai sebagai gejala kembalinya praktik-praktik Orde Baru. Kami melihat adanya penguatan dwifungsi TNI dan Polri,” ujarnya.

Sinyal mundurnya demokrasi ini, menurut Abdul, terlihat jelas dari langkah politik di parlemen yang terkesan dipaksakan dan mengabaikan suara publik.

“Hal tersebut kami kaitkan dengan pengesahan revisi Undang-Undang TNI, serta regulasi terkait Polri yang dinilai tidak lahir dari aspirasi masyarakat Indonesia secara luas,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

demo DPRD Jabar Kebijakan Prabowo Gibran Kericuhan Petasan Koperasi Desa Merah Putih Tolak Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

PKC PMII Jabar Gelar Diskusi Paradoks Kebijakan, Soroti Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Polemik Deklarasi BEM Bersatu Makin Panas, Sejumlah Kampus Bantah Keterlibatan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.