Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 15 Agustus 2026 05:00 WIB

Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic

Sabtu, 15 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026
  • NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic
  • BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini
  • Klaim Saldo DANA Gratis Edisi Sabtu, 15 Agustus 2026: Intip Cara Aman Dapatkan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelar Aksi ‘Indonesia Disaster’ di DPRD Jabar, Mahasiswa Bandung Bawa 3 Tuntutan Krusial

By Mulki AlbarSenin, 15 Juni 2026 17:29 WIB2 Mins Read
Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah elemen mahasiswa di Kota Bandung akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Senin (15/6/2026). Aksi tersebut mengusung tema “Indonesia Disaster” dengan tagline “Demokrasi Rusak, Indonesia Sesat”, sebagai bentuk kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Menjelang aksi tersebut, Koordinator Lapangan Aksi dari Universitas Islam Bandung (Unisba), Ferry Anwar Musaddad, menyampaikan sejumlah tuntutan yang akan dibawa massa aksi. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Kampus Unisba, Kota Bandung, Senin (15/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Menurut Ferry, persoalan pendidikan menjadi salah satu isu utama yang akan disuarakan mahasiswa. Ia menilai pendidikan saat ini belum menjadi prioritas pemerintah.

“Yang pertama terkait pendidikan. Per hari ini pendidikan di Indonesia tidak menjadi prioritas. Malah akhirnya yang menjadi prioritas itu MBG,” ujar Ferry.

Ia menilai kondisi tersebut terlihat dari berbagai persoalan yang masih terjadi di dunia pendidikan, sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru mendapatkan porsi perhatian yang besar dari pemerintah.

Selain pendidikan, mahasiswa juga menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan di lapangan.

“Terkadang memang akhirnya ada beberapa persoalan dalam program MBG yang memang tidak stabil,” katanya.

Mahasiswa juga menyoroti regulasi terkait TNI dan Polri. Menurut Ferry, perlu ada batas yang jelas antara ruang sipil dan ruang militer agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

“Yang kedua itu Undang-Undang TNI dan Polri. Masyarakat sipil memiliki sistem kehidupan yang berbeda dengan militer maupun aparat bersenjata,” ujarnya.

Dari berbagai isu yang diangkat, Ferry menyebut terdapat tiga tuntutan utama yang menjadi fokus mahasiswa dalam aksi nanti.

“Yang pertama terkait Undang-Undang TNI-Polri, kemudian program MBG, dan reformasi pendidikan,” tegasnya.

Menurut Ferry, pendidikan memiliki peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Ia menilai kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan lahir dari dunia pendidikan yang mampu melahirkan pemikiran-pemikiran kritis.

“Ketika masa kemerdekaan, kesadaran bangsa lahir dari pendidikan. Para tokoh yang belajar kemudian membawa kesadaran yang akhirnya mendorong kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Karena itu, mahasiswa berharap pemerintah dapat kembali menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Ferry juga menegaskan bahwa aksi mahasiswa tidak akan berhenti apabila tuntutan yang mereka suarakan tidak mendapatkan respons dari pemerintah.

“Kami akan terus ada dan terus menyuarakan apa yang menjadi hak rakyat. Semua upaya akan kami lakukan demi mendorong perubahan yang lebih baik untuk Indonesia,” pungkasnya.

Aksi bertajuk “Indonesia Disaster” tersebut direncanakan berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan akan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi mahasiswa Bandung demo DPRD Jabar Indonesia Disaster Program MBG Reformasi Pendidikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.