bukamata.id – Teka-teki mengenai masa depan Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung mulai menemukan titik terang. Setelah melalui proses seleksi terbuka yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kota Bandung resmi menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru kawasan konservasi dan wisata edukasi tersebut.
Penetapan pengelola baru ini disambut dengan antusias sekaligus kekhawatiran dari masyarakat. Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul adalah mengenai kemungkinan kenaikan harga tiket masuk setelah Bandung Zoo dikelola oleh pihak swasta.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan bahwa tarif masuk Bandung Zoo hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan secara final.
Farhan Jamin Harga Tiket Bandung Zoo Tetap Ramah di Kantong
Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan mengawal proses penetapan tarif agar tetap terjangkau bagi masyarakat, khususnya keluarga dan pelajar yang selama ini menjadi pengunjung utama Bandung Zoo.
Menurutnya, meskipun Faunaland memiliki pertimbangan bisnis sebagai pengelola, aspek sosial dan fungsi edukasi kebun binatang tetap harus menjadi prioritas.
“Sampai sekarang harga tiket belum final. Tetapi kalau harganya tidak wajar, tentu akan kita perjuangkan. Banyak warga juga ingin tiket tetap terjangkau,” ujar Farhan, Senin (15/6/2026).
Ia menegaskan bahwa Bandung Zoo harus tetap menjadi ruang rekreasi, pendidikan, dan konservasi yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya yang tinggi.
Bandung Zoo Dikelola Swasta, Berbeda dengan Ragunan
Farhan menjelaskan bahwa skema pengelolaan Bandung Zoo berbeda dengan sejumlah kebun binatang milik pemerintah seperti Kebun Binatang Ragunan di Jakarta atau Tahura Djuanda di Bandung yang memperoleh dukungan anggaran langsung dari pemerintah.
Bandung Zoo akan dikelola melalui skema kerja sama pemanfaatan dengan pihak swasta, sehingga terdapat konsekuensi bisnis yang harus diperhitungkan oleh pengelola.
Meski demikian, Pemkot Bandung tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan akses masyarakat terhadap fasilitas wisata edukasi tersebut.
Faunaland Setor Kontribusi Rp4,3 Miliar ke Pemkot Bandung
Penunjukan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru bukan tanpa pertimbangan.
Dalam kerja sama tersebut, perusahaan diwajibkan memberikan kontribusi sebesar Rp4,3 miliar kepada Pemerintah Kota Bandung. Selain itu, Faunaland juga harus menyetorkan bagi hasil sebesar 11 persen sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.
Meski terdapat kewajiban finansial yang cukup besar, fokus utama pengelolaan baru diarahkan pada revitalisasi kawasan, peningkatan kesejahteraan satwa, modernisasi fasilitas, serta penguatan fungsi konservasi dan edukasi.
“Bagi Pemkot Bandung, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, kualitas edukasi, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” jelas Farhan.
Karyawan Sambut Positif Pengelola Baru
Di sisi lain, para pekerja Bandung Zoo menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja secara profesional bersama pengelola baru.
Humas Serikat Pekerja Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, mengatakan pihaknya menyambut baik rencana revitalisasi yang akan dilakukan Faunaland.
Meski demikian, ia berharap modernisasi fasilitas yang dilakukan nantinya tidak berdampak pada lonjakan harga tiket yang memberatkan masyarakat.
Menurut Sulhan, Bandung Zoo selama ini memiliki peran penting sebagai destinasi wisata keluarga yang terjangkau bagi warga Bandung dan sekitarnya.
Kapan Bandung Zoo Dibuka Kembali?
Saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama Faunaland masih menyelesaikan sejumlah tahapan penting, termasuk finalisasi konsep pengelolaan dan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Selain itu, proses perizinan juga masih berlangsung, termasuk izin konservasi dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Farhan menargetkan Bandung Zoo dapat kembali beroperasi secara penuh dalam waktu kurang dari satu tahun apabila seluruh proses administrasi dan perizinan berjalan sesuai rencana.
Dengan hadirnya pengelola baru, Bandung Zoo diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang lebih modern dan nyaman, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas konservasi satwa serta memperkuat fungsi edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










