Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Bandung Barat Tandu Pasien Ratusan Meter ke Ambulans, Akses Jalan Sempit Jadi Sorotan

By SusanaSenin, 15 Juni 2026 20:22 WIB3 Mins Read
Warga Kampung Cipicung, Bandung Barat, terpaksa menandu seorang pasien sakit sejauh ratusan meter menuju ambulans karena akses jalan sempit tidak bisa dilalui kendaraan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan infrastruktur jalan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam video tersebut, warga terpaksa menandu seorang pasien sakit menggunakan bambu dan tali tambang karena ambulans tidak dapat menjangkau lokasi permukiman.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Cipicung, RT 01/03, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (14/6/2026), dan kemudian viral setelah diunggah ke media sosial.

Pasien Ditandu Ratusan Meter Menuju Ambulans

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga terlihat bergotong royong menggotong seorang pasien perempuan di atas kasur lipat yang diikat menggunakan bambu dan tali tambang. Mereka berjalan melewati gang sempit dengan kondisi jalan tanah dan berbatu.

Warga lainnya tampak ikut membantu dengan memayungi pasien agar terlindung dari hujan maupun terik matahari selama proses evakuasi berlangsung.

Pasien tersebut diketahui bernama Rina Fitri Yulianti (39) yang saat itu harus segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi darurat.

Ambulans Tidak Bisa Masuk ke Lokasi

Ketua RW 03 Kampung Cipicung, Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pasien terpaksa ditandu karena akses jalan menuju permukiman tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, termasuk ambulans.

“Benar peristiwanya kemarin pagi ada warga saya yang sakit terpaksa digotong sampai ke lokasi ambulans untuk menuju rumah sakit karena kondisinya kritis,” ujar Setiawan, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, jarak yang harus ditempuh warga untuk membawa pasien ke titik ambulans mencapai lebih dari 500 meter.

“Ditandunya itu sekitar 500 meter lebih menuju ambulans karena memang tidak bisa diakses kendaraan,” tambahnya.

Kondisi Medis Pasien dan Situasi Darurat

Menurut keterangan warga, pasien sebelumnya baru menjalani operasi dan dijadwalkan kontrol ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Namun kondisi luka yang kembali bermasalah membuat pasien harus segera dirujuk lebih cepat ke rumah sakit.

“Harusnya Rabu besok kontrol, tapi karena jahitannya kebuka lagi jadi kemarin pagi dibawa lagi ke rumah sakit,” jelas Setiawan.

Untuk mencapai ambulans yang terparkir di sekitar Stasiun Sasaksaat, warga harus melewati jalur sempit yang berada di samping rel kereta api.

Bukan Kejadian Pertama di Wilayah Tersebut

Setiawan mengungkapkan, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi di Kampung Cipicung. Keterbatasan akses jalan membuat warga sering menghadapi situasi darurat yang sama, termasuk pada kasus ibu melahirkan.

“Ini bukan kejadian pertama, sebelumnya juga sering. Kalau kondisi darurat seperti melahirkan, ambulans tidak bisa masuk, jadi harus ditandu,” ungkapnya.

Warga Sudah Ajukan Perbaikan Jalan

Pihak warga mengaku telah berulang kali mengusulkan pembukaan akses jalan agar kendaraan roda empat, termasuk ambulans, dapat masuk hingga ke permukiman. Namun hingga kini, usulan tersebut belum terealisasi.

“Sudah diajukan supaya mobil bisa masuk, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Mudah-mudahan ke depannya ada solusi,” kata Setiawan.

Sorotan Infrastruktur dan Harapan Warga

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, khususnya akses jalan yang menjadi kebutuhan vital dalam kondisi darurat kesehatan.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

akses jalan sempit ambulans tidak bisa masuk Bandung Barat Desa Sumurbandung infrastruktur jalan rusak Kampung Cipicung KBB Cipatat pasien ditandu viral Bandung Barat warga gotong pasien
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.