Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Gembira! Gaji ke-13 Tahun 2026 Segera Cair: Cek Daftar Penerima dan Jadwal Resminya

Rabu, 29 April 2026 15:10 WIB

Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!

Rabu, 29 April 2026 14:30 WIB

Masih Pakai Pampers? Bocah 4 Tahun Ini Taklukkan 7 Puncak Gunung di Jawa Barat!

Rabu, 29 April 2026 14:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Gembira! Gaji ke-13 Tahun 2026 Segera Cair: Cek Daftar Penerima dan Jadwal Resminya
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Masih Pakai Pampers? Bocah 4 Tahun Ini Taklukkan 7 Puncak Gunung di Jawa Barat!
  • Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro
  • Menuju Tangga Juara! Intip Jadwal Persib Kontra Bhayangkara FC: Misi Tiga Poin di Tanah Lampung
  • Sikat Sekarang! Link Saldo DANA Gratis 29 April 2026: Cara Cepat Klaim Amplop Digital Sebelum Kehabisan
  • Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 29 April 2026: Klaim Skin Blue Angelic dan Bundle Pirate Sekarang
  • Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro

By Putra JuangRabu, 29 April 2026 14:12 WIB2 Mins Read
Spanduk penutupan Jalan Diponegoro. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terkait rencana penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, menuai tanda tanya.

Muncul kesan kurangnya koordinasi internal setelah pernyataan resmi pejabat berwenang tampak bertolak belakang dengan fakta fisik yang ditemukan di lapangan.

Bantahan yang Terganjal Spanduk

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jabar, Sekarwati sempat menegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan pada hari ini, Rabu (29/4/2026).

Dirinya bahkan melabeli informasi penutupan tersebut sebagai berita yang tidak benar.

“Hari ini tidak ada penutupan Jalan Diponegoro,” ucap Sekarwati dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

Namun, pernyataan tersebut seolah ditampar oleh keberadaan spanduk pengumuman yang sudah terpasang gagah di depan Gedung DPRD Jabar.

Baca Juga:  Polemik Wagub dan Sekda Jabar Dinilai Cemari Wibawa Birokrasi

Spanduk itu dengan jelas menuliskan rencana penutupan sementara Jalan Diponegoro akibat proyek Plaza Area Depan Gedung Sate – Gasibu.

Sinyal Keraguan: Lakban di Atas Tanggal

Ketidaksiapan Pemprov Jabar makin terlihat pada detail fisik spanduk tersebut. Meski tertulis jadwal penutupan dimulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026, angka “30” pada spanduk itu kini ditutupi lakban putih secara mendadak.

Upaya “revisi manual” ini memicu spekulasi bahwa Pemprov Jabar tengah bimbang atau belum mencapai kesepakatan internal mengenai kapan rekayasa lalu lintas benar-benar dimulai, meski sarana sosialisasi sudah telanjur dipasang di ruang publik.

Baca Juga:  Mantan Gubernur Jabar HR. Nuriana Meninggal Dunia, Pemprov Sampaikan Duka Mendalam

Dalih Sosialisasi di Tengah Kesimpangsiuran

Sekarwati mengakui adanya rencana rekayasa lalu lintas sebagai bagian dari proyek perluasan halaman Gedung Sate. Namun, ia berkilah bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap persiapan.

“Memang tengah ada penataan halaman Gedung Sate, termasuk rekayasa lalu lintas Jalan Diponegoro. Namun untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Sikap Pemprov yang satu sisi sudah memasang spanduk (bahkan sempat mencantumkan tanggal spesifik), namun di sisi lain membantah adanya penutupan jalan, menunjukkan pola komunikasi yang belum solid.

Masyarakat kini dihadapkan pada ketidakpastian, apakah harus bersiap mencari jalur alternatif besok, atau tetap memegang pernyataan lisan pemerintah yang menyatakan kondisi masih normal.

Hingga berita ini diturunkan, simpang siur antara instruksi di atas kertas (spanduk) dan pernyataan lisan pejabat menunjukkan bahwa penataan kawasan ikonik Jabar ini belum diawali dengan koordinasi yang matang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Gedung Sate Jalan Diponegoro Pemprov Jabar Penutupan Jalan rekayasa lalu lintas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut

DIRUJAK! Usulan ‘Nyeleneh’ Menteri PPPA Pasca-Tragedi Bekasi Timur Jadi Polemik Nasional

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Wanita 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Wajah Tertutup Bantal di KBB

PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam

Identifikasi Rampung: Berikut Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Update Pembajakan Kapal Honour 25: 4 WNI Disandera Perompak Somalia

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.