Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro

By Putra JuangRabu, 29 April 2026 14:12 WIB2 Mins Read
Spanduk penutupan Jalan Diponegoro. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terkait rencana penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, menuai tanda tanya.

Muncul kesan kurangnya koordinasi internal setelah pernyataan resmi pejabat berwenang tampak bertolak belakang dengan fakta fisik yang ditemukan di lapangan.

Bantahan yang Terganjal Spanduk

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jabar, Sekarwati sempat menegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan pada hari ini, Rabu (29/4/2026).

Dirinya bahkan melabeli informasi penutupan tersebut sebagai berita yang tidak benar.

“Hari ini tidak ada penutupan Jalan Diponegoro,” ucap Sekarwati dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga:  Tingkatkan Target Investasi, Pemprov Jabar Usahakan Iklim Kondusif Investor

Namun, pernyataan tersebut seolah ditampar oleh keberadaan spanduk pengumuman yang sudah terpasang gagah di depan Gedung DPRD Jabar.

Spanduk itu dengan jelas menuliskan rencana penutupan sementara Jalan Diponegoro akibat proyek Plaza Area Depan Gedung Sate – Gasibu.

Sinyal Keraguan: Lakban di Atas Tanggal

Ketidaksiapan Pemprov Jabar makin terlihat pada detail fisik spanduk tersebut. Meski tertulis jadwal penutupan dimulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026, angka “30” pada spanduk itu kini ditutupi lakban putih secara mendadak.

Upaya “revisi manual” ini memicu spekulasi bahwa Pemprov Jabar tengah bimbang atau belum mencapai kesepakatan internal mengenai kapan rekayasa lalu lintas benar-benar dimulai, meski sarana sosialisasi sudah telanjur dipasang di ruang publik.

Baca Juga:  Gedung Sate Jadi Lautan Biru, Dipadati Ribuan Bobotoh Jelang Kedatangan Persib

Dalih Sosialisasi di Tengah Kesimpangsiuran

Sekarwati mengakui adanya rencana rekayasa lalu lintas sebagai bagian dari proyek perluasan halaman Gedung Sate. Namun, ia berkilah bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap persiapan.

“Memang tengah ada penataan halaman Gedung Sate, termasuk rekayasa lalu lintas Jalan Diponegoro. Namun untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Luncurkan Gerakan Zero Waste di Sekolah untuk Pengelolaan Sampah

Sikap Pemprov yang satu sisi sudah memasang spanduk (bahkan sempat mencantumkan tanggal spesifik), namun di sisi lain membantah adanya penutupan jalan, menunjukkan pola komunikasi yang belum solid.

Masyarakat kini dihadapkan pada ketidakpastian, apakah harus bersiap mencari jalur alternatif besok, atau tetap memegang pernyataan lisan pemerintah yang menyatakan kondisi masih normal.

Hingga berita ini diturunkan, simpang siur antara instruksi di atas kertas (spanduk) dan pernyataan lisan pejabat menunjukkan bahwa penataan kawasan ikonik Jabar ini belum diawali dengan koordinasi yang matang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Gedung Sate Jalan Diponegoro Pemprov Jabar Penutupan Jalan rekayasa lalu lintas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.