bukamata.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu dini hari waktu setempat. Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat (U.S. Tsunami Warning Center) pun mengeluarkan peringatan tsunami yang berpotensi berdampak ke berbagai negara di kawasan Pasifik.
Menurut laporan dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada sekitar 126 kilometer tenggara kota Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan kedalaman gempa tercatat mencapai 18,2 kilometer di bawah permukaan laut. Sebelumnya, kekuatan gempa dilaporkan sebesar magnitudo 8,0, namun diperbarui menjadi 8,7 setelah analisis lanjutan.
Ancaman Tsunami Meluas ke Asia Tenggara dan Pasifik Selatan
Gelombang tsunami diperkirakan menyebar ke sejumlah negara di sekitar Samudra Pasifik. Dalam pernyataan resminya, situs tsunami.gov menginformasikan bahwa gelombang dengan ketinggian antara 0,3 hingga 1 meter berpotensi mencapai:
- Filipina
- Wilayah timur Indonesia
- Papua Nugini
- Kepulauan Fiji
- Kaledonia Baru
- Selandia Baru
Sementara itu, wilayah pesisir Jepang diprediksi menghadapi dampak yang lebih serius, dengan potensi gelombang tsunami mencapai 1 hingga 3 meter. Pihak berwenang setempat telah diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk di wilayah pesisir yang rawan terdampak.
Waspada Bahaya Susulan
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan besar atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, para ahli geologi memperingatkan bahwa gempa utama dapat diikuti oleh gempa susulan yang berpotensi menambah risiko di wilayah terdampak.
Masyarakat di sepanjang pesisir yang masuk dalam zona peringatan diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Otoritas lokal di masing-masing negara juga tengah memantau situasi dan akan menyampaikan pembaruan jika kondisi berkembang.
Indonesia dalam Status Waspada
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia menyatakan bahwa wilayah timur Indonesia, seperti Maluku dan Papua, memiliki potensi terdampak gelombang tsunami skala kecil. Meski demikian, status peringatan di Indonesia masih dalam tahap waspada, bukan siaga atau darurat.
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk tidak panik, namun tetap memperhatikan arahan dari BMKG dan pihak berwenang daerah setempat. Kegiatan di sepanjang pantai juga disarankan untuk ditunda hingga kondisi benar-benar aman.
Kesimpulan
Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Rusia bagian timur telah memicu peringatan tsunami lintas negara di kawasan Pasifik. Meski sebagian besar wilayah hanya berpotensi mengalami gelombang tsunami berskala kecil, sejumlah negara seperti Jepang tetap dalam kondisi siaga tinggi.
Pihak berwenang dan masyarakat diminta tetap waspada terhadap informasi resmi dan menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi. Pemerintah di berbagai negara kini terus memantau perkembangan melalui sistem deteksi dini tsunami internasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











