bukamata.id – Fenomena getok parkir kembali mencuat di Kota Bandung dan menyulut kemarahan publik. Seorang perempuan yang hendak mengantar temannya salat Jumat di Masjid Raya Bandung, Alun-alun, harus merogoh kocek hingga Rp20 ribu hanya untuk parkir sebentar di pinggir jalan. Kejadian ini sontak menjadi viral setelah dibagikan melalui akun Instagram @windaherlinaaa.
Dalam unggahan videonya, Windah menceritakan kronologi kejadian yang membuatnya geram. Awalnya, ia mencoba mencari tempat parkir di area basement Masjid Raya, namun seluruh slot sudah penuh. Terpaksa, ia pun memarkirkan kendaraan di tepi jalan, meskipun di lokasi itu terdapat rambu larangan parkir.
“Karena orang-orang juga parkir di situ, ya kita ikut. Mungkin mereka juga nggak ada pilihan karena udah telat, udah jam 12 siang,” ujarnya menjelaskan.
Namun belum lama mobilnya berhenti, seorang pria menghampiri dan mengaku sebagai juru parkir. Tanpa penjelasan panjang, pria itu langsung meminta bayaran.
“Neng, bayar dulu. Langsung Rp20 ribu,” kata pria tersebut seperti ditirukan Windah.
Windah yang hanya berniat mengantar temannya beribadah merasa tidak terima dengan tarif parkir yang dinilainya sangat tidak masuk akal. Ia bahkan sempat memprotes langsung kepada pria tersebut.
“Aing mah dua puluh ribu? Teu salah? Kita mau ibadah, kenapa kamu mempersulit, memanfaatkan?” keluhnya dalam video.
Menurut pengakuannya, durasi parkir hanya sekitar 30 menit selama salat Jumat berlangsung. Meski begitu, tarif yang dikenakan tetap tidak berubah.
Fenomena getok parkir seperti ini bukan hal baru di Bandung, namun kasus ini kembali menegaskan lemahnya pengawasan terhadap parkir liar, terutama di area publik yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan maupun Pemerintah Kota Bandung terkait insiden tersebut. Warganet pun ramai menuntut penertiban dan tindakan tegas terhadap praktik pungutan liar yang meresahkan warga ini.
Bandung, yang dikenal sebagai kota wisata, kini kembali tercoreng akibat ulah oknum parkir liar yang melakukan getok parkir tanpa dasar hukum yang jelas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











