Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Meksiko vs Inggris Piala Dunia 2026! Duel Panas 16 Besar, Kick-off Pukul 07.00 WIB

Senin, 6 Juli 2026 06:00 WIB

Link Live Brasil Vs Norwegia 2026, Full Match Gratis di Sini!

Senin, 6 Juli 2026 01:00 WIB

Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran

Minggu, 5 Juli 2026 19:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Meksiko vs Inggris Piala Dunia 2026! Duel Panas 16 Besar, Kick-off Pukul 07.00 WIB
  • Link Live Brasil Vs Norwegia 2026, Full Match Gratis di Sini!
  • Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran
  • Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa
  • Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan
  • Sengit! Inggris vs Meksiko, Duel Klasik yang Bisa Ubah Nasib di Piala Dunia 2026
  • Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026
  • Belum Tutup Bursa Transfer, Bos Persib Bocorkan Masih Ada Kejutan Pemain Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gunung Tangkuban Parahu Turun Status, Tapi Ancaman Erupsi Mendadak Masih Mengintai

By SusanaMinggu, 8 Juni 2025 14:30 WIB3 Mins Read
Keindahan Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Perahu, salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Jawa Barat. Foto: wisatasubang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gunung Tangkuban Parahu yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang, Jawa Barat, masih menunjukkan aktivitas kegempaan meskipun mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Data terbaru menunjukkan aktivitas gempa low-frequency (LF) dan tremor menerus masih terekam oleh Badan Geologi.

Aktivitas Kegempaan Tangkuban Parahu Masih Terekam

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, mengungkapkan bahwa pemantauan pada Sabtu, 7 Juni 2025, mencatat 12 kejadian gempa low-frequency serta aktivitas tremor menerus.

“Hasil rekaman menunjukkan amplitudo maksimum antara 0,5 hingga 1 milimeter,” jelas Wafid, dikutip pada Minggu (8/6/2025).

Meskipun aktivitas ini menurun dibandingkan awal Juni, pemantauan deformasi melalui EDM dan GNSS menunjukkan pola inflasi tubuh gunung. Inflasi ini mengindikasikan akumulasi tekanan, kemungkinan berasal dari gas vulkanik yang dapat memicu letusan freatik secara tiba-tiba.

Pengamatan Visual di Kawah Utama

Secara visual, Kawah Ratu dan Kawah Ecoma masih menunjukkan aktivitas vulkanik. Hembusan asap putih terpantau dengan intensitas tipis hingga sedang. Di Kawah Ratu, asap mencapai ketinggian antara 5 hingga 150 meter, sementara di Kawah Ecoma berkisar antara 5 hingga 10 meter.

Aktivitas solfatara, bualan lumpur, dan fumarol lebih dominan di Kawah Ratu, dengan tekanan gas tergolong lemah hingga sedang. Meski demikian, belum terdeteksi perubahan signifikan dalam komposisi gas seperti rasio CO₂/SO₂ dan SO₂ terhadap H₂S berdasarkan pengukuran dari alat Multi-GAS.

Status Gunung Masih Normal, Tapi Tetap Waspada

Berdasarkan keseluruhan data, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berstatus Level I (Normal). Namun, masyarakat tetap dihimbau untuk tidak mendekati dasar kawah dan menjauhi lokasi saat tercium bau gas atau terlihat peningkatan hembusan asap.

Pemerintah daerah dan BPBD diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Cikole serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung untuk antisipasi dini.

Tren Aktivitas Gempa Sejak Awal Juni 2025

Sejak 1 Juni 2025, tren aktivitas gempa LF sempat meningkat tajam:

  • 1 Juni: 100 kejadian
  • 2 Juni: 134 kejadian
  • 3 Juni: 270 kejadian

Setelah mencapai puncaknya pada 3 Juni, jumlah gempa mulai menurun:

  • 4 Juni: 134 kejadian
  • 5 Juni: 133 kejadian
  • 6 Juni: 110 kejadian

Aktivitas ini menandakan bahwa Gunung Tangkuban Parahu masih dalam fase aktif meskipun tren gempa mulai melandai.

Imbauan bagi Masyarakat dan Pemerintah

PVMBG menekankan pentingnya ketenangan masyarakat dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Evaluasi status gunung akan terus dilakukan secara berkala atau bila terjadi perubahan signifikan,” tegas Wafid.

Gunung Tangkuban Parahu dikenal sebagai gunung api aktif dengan sembilan kawah, dua di antaranya berada di puncak: Kawah Ratu dan Kawah Upas. Letusan yang pernah terjadi umumnya bersifat freatik, seperti letusan terakhir pada tahun 2019.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat di sekitar gunung diharapkan tetap siaga namun tidak panik. Penting untuk mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.