bukamata.id – Arus kompetisi yang begitu rapat siap menghantam lini pertahanan Persib Bandung sepanjang Oktober mendatang. Pangeran Biru dipastikan harus membagi energi dan konsentrasi tinggi secara bersamaan di tiga ajang bergengsi sekaligus, mulai dari ketatnya persaingan Super League 2026/27, panasnya atmosfer AFC Champions League Two (ACL Two), hingga tantangan di panggung ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup.
Menghadapi fase krusial ini, Pelatih Fisik Persib, Karlo Reinholz, secara terbuka menyebut bahwa bulan depan akan menjadi ujian terberat bagi ketahanan fisik maupun mentalitas seluruh anggota skuad.
“Sekarang kita akan memasuki periode pertandingan yang sangat padat. Bulan Oktober bisa dibilang adalah ujian pertama bagi kami di mana kami bermain setiap tiga atau empat hari,” kata pria asal Kroasia tersebut saat ditemui awak media selepas sesi latihan di Lapang Pendamping GBLA, Kota Bandung, pada Sabtu (26/9/2026).
Kalender pertandingan yang berjalan tanpa kompromi ini menuntut para pemain untuk selalu berada di level performa tertinggi. Karlo merinci bahwa intensitas luar biasa tersebut akan memaksa tim untuk melakoni partai demi partai dalam rentang waktu yang sangat singkat.
“Jadi kami memiliki tujuh pertandingan dalam 20 hari di bulan Oktober. Dan di tiga kompetisi yang berbeda, AFC, Shopee Cup, dan Liga,” tambahnya.
Terlepas dari beban fisik yang begitu menguras tenaga, jajaran pelatih melihat situasi ini dari sudut pandang yang lebih luas. Berlaga di lintas negara dengan berbagai variabel eksternal di nilai sebagai proses pembelajaran sekaligus pengalaman berharga bagi perkembangan kolektif tim.
“Jadi dalam hal ini sangat menarik juga bagi kami, bagi kami semua, karena gaya permainannya berbeda, negaranya berbeda, perjalanannya berbeda, kondisinya berbeda, dan kondisi cuacanya juga berbeda. Jadi ada banyak petualangan di depan. Jadi kami mencoba mempersiapkan tim untuk semua aspek ini. Sehingga pastinya mereka akan siap untuk bermain,” ungkap Karlo.
Guna mengantisipasi potensi kelelahan akut hingga cedera pemain akibat jadwal yang menumpuk, strategi rotasi menjadi opsi utama yang bakal diterapkan oleh sang juru taktik, Igor Tolic. Terlebih lagi, kabar baik mulai menghampiri ruang ganti seiring pulihnya beberapa pilar utama dari cedera.
“Kami juga memiliki beberapa kemungkinan untuk merotasi pemain. Ada juga kabar baik bahwa beberapa pemain yang cedera mulai membaik (progres pemulihan). Jadi ada kemungkinan besar kami bisa menurunkan mereka di Bulan Oktober,” jelasnya.
Tim pelatih memastikan bahwa program pemulihan dan latihan intensif terus digenjot tidak hanya untuk menghadapi Oktober saja, melainkan sebagai fondasi jangka panjang menatap jadwal padat yang juga menanti di bulan November dan Desember.
“Dan juga selama rentetan pertandingan, para pemain akan mendapatkan ritmenya. Anda melihat sendiri pada contoh terakhir kemarin ketika dalam satu minggu kami menjalani tiga pertandingan, kami bisa menjaga kondisi dengan baik tanpa adanya cedera, jadi semuanya berjalan lancar,” terangnya.
“Secara umum kami memiliki dasar yang baik untuk terus meningkat. Dan kami berharap diiringi dengan hasil (pertandingan), semuanya akan baik-baik saja,” pungkas Karlo.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










