Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Eks Manchester United Muncul dalam Rumor Transfer Persib, Brandon Williams Segera Merapat?

Jumat, 18 September 2026 19:37 WIB

Pesan Haru Jay Idzes Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 19:33 WIB

Ngeri Dipalak Sejuta Sehari! Pengakuan Blak-blakan Korban Pungli Jogja yang Bikin Satu Indonesia Murka

Jumat, 18 September 2026 19:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eks Manchester United Muncul dalam Rumor Transfer Persib, Brandon Williams Segera Merapat?
  • Pesan Haru Jay Idzes Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ngeri Dipalak Sejuta Sehari! Pengakuan Blak-blakan Korban Pungli Jogja yang Bikin Satu Indonesia Murka
  • PPPK Dinas PU di Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Puluhan Pohon Ganja di Rumah
  • Kabar Buruk Timnas Indonesia, Jay Idzes Harus Menepi hingga 8 Pekan
  • Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak
  • 8 Tahun Disimpan, Erin Ungkap Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany dengan Sinden OVJ
  • Komisi III DPRD Jabar Soroti Rendahnya Daftar Ulang Pajak Kendaraan dan Kinerja LDR Bank BJB di Cirebon
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hampir Seluruh Jabar Berpotensi Gerakan Tanah, Peta Mitigasi Justru Kurang Dimanfaatkan

By Aga GustianaJumat, 30 Januari 2026 14:47 WIB2 Mins Read
Lokasi longsor Cisarua. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebenarnya telah menyusun peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) untuk berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Barat. Dokumen ini memuat gambaran detail mengenai daerah yang berisiko mengalami bencana alam, seperti longsor, sekaligus menunjukkan tingkat kerawanannya.

Kepala Tim Kerja Gerakan Tanah PVMBG Badan Geologi, Oktori Prambada, menjelaskan bahwa peta tersebut dirancang hingga level wilayah pedesaan. Setiap area ditandai dengan warna berbeda yang menggambarkan tingkat bahaya serta menyesuaikan dengan tata ruang setempat.

Peta kerentanan ini diperbarui secara berkala setiap tahun, bahkan bisa mengalami penyesuaian bulanan. Namun ironisnya, tidak semua pemerintah daerah memanfaatkan data tersebut sebagai dasar mitigasi.

“Hanya 28 persen hingga 30 persen di Indonesia (manfaatkan peta kerawanan bencana) yang patuh dan mengikuti. Ini hasil survei dari 2024 dan memang ada sekitar 70 persen yang tidak memanfaatkan peta ini,” kata Oktori dalam konferensi pers, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:  Meski Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Jarak Aman Turun Jadi 5 Kilometer

Pelaksana harian (Plh) PVMBG Badan Geologi, Edi Slameto, menegaskan bahwa keberadaan peta ini bukanlah hal baru. Tantangan terbesar justru terletak pada tingkat kesadaran pemerintah daerah serta masyarakat dalam menindaklanjuti informasi tersebut.

Menurutnya, ada kemungkinan peringatan sudah diterima, tetapi tidak diterapkan dalam aktivitas sehari-hari maupun perencanaan wilayah.

“Seperti zona kerentanan tanah ini selalu diberikan peringatannya sebulan sekali ke pemda di seluruh Indonesia,” ungkap Edi.

Baca Juga:  Pulau Tagulandang Disebut Akan Tenggelam Imbas Erupsi Gunung Ruang, Badan Geologi: Hoaks!

Ia pun mengimbau agar pemerintah daerah tidak menunggu bencana terjadi sebelum mengambil langkah pencegahan. Contoh nyata adalah peristiwa longsor di Cisarua, Bandung Barat, yang seharusnya bisa diantisipasi lebih dini. Pemanfaatan peta diharapkan mampu menekan risiko korban jiwa saat bencana datang.

“Jangan harus ada korban dulu baru percaya. Makanya kita harus bisa ada kesadaran dari sekarang,” kata dia.

Memasuki akhir 2025, sejumlah wilayah di Jawa Barat mulai merasakan dampak bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa 27 kabupaten dan kota memiliki potensi mengalami gerakan tanah pada kategori menengah.

Baca Juga:  PVMBG Sebut Kubah Lava di Puncak Jadi Masalah Gunung Semeru

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Mulku Engkun, menyebutkan bahwa kesimpulan tersebut diambil dari data PVMBG, BMKG, serta hasil analisis berbagai faktor seperti intensitas hujan, karakteristik tanah, dan kondisi lingkungan lainnya.

“Hampir di seluruh kabupaten kota di Jawa Barat potensi gerakan tanah menengah sampai dengan tinggi. Seperti di Kabupaten Bandung ada di Arjasari, Baleendah, Banjaran, Cisarua, Cimenyan, Ciparay, Ciwidey, Ibun, Kertasari dan banyak lagi,” ujar Teten.

Potensi serupa juga ditemukan di Kabupaten Bandung Barat, mencakup wilayah Lembang, Parongpong, Cisarua, Gunung Halu, hingga Rongga. Berdasarkan kajian PVMBG dan BMKG, kawasan-kawasan tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pergerakan tanah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi Mitigasi Bencana PVMBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PPPK Dinas PU di Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Puluhan Pohon Ganja di Rumah

Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak

Komisi III DPRD Jabar Soroti Rendahnya Daftar Ulang Pajak Kendaraan dan Kinerja LDR Bank BJB di Cirebon

Pansus XV DPRD Jabar Soroti Krisis Sampah Open Dumping dan Tambang di Sumedang

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.