bukamata.id – Di Bandung, sarapan bukan sekadar urusan perut. Ada rasa pulang, ada kehangatan, dan ada nostalgia yang tersaji dalam semangkuk bubur ayam. Saat udara pagi masih dingin dan kabut tipis menyelimuti kota, bubur ayam hangat menjadi teman terbaik untuk memulai hari.
Bubur ayam khas Bandung dikenal dengan teksturnya yang kental dan lembut. Kuahnya gurih, ayam suwirnya melimpah, ditambah cakwe renyah, ati ampela, hingga sambal pedas yang bikin mata melek. Bagi banyak orang, rasa ini bukan hanya enak, tapi juga penuh kenangan masa kecil.
Tak heran jika sejak subuh, sejumlah gerobak dan warung bubur legendaris sudah dipenuhi pelanggan. Berikut rekomendasi bubur ayam paling digemari di Bandung, lengkap dengan lokasi dan jam operasionalnya.
Kenapa Bubur Ayam Bandung Selalu Dicari di Pagi Hari?
Bubur ayam di Bandung punya karakter yang berbeda. Tidak encer, tidak berlebihan kuah kuning, tapi kaya topping. Kecap asin, merica, bawang goreng, dan ayam suwir berpadu pas, menciptakan rasa gurih yang menenangkan.
Bagi warga lokal, bubur ayam adalah menu wajib sebelum memulai aktivitas. Di udara Bandung yang sejuk, satu mangkuk bubur bisa menghangatkan tubuh sekaligus suasana hati.
1. Bubur Ayam Bejo, Favorit Sepanjang Waktu
Berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.173, kawasan Kiaracondong–Lengkong, Bubur Ayam Bejo dikenal dengan buburnya yang sangat kental. Warung ini buka 24 jam dan nyaris tak pernah sepi.
Topping ayam suwir, jeroan, cakwe, dan sambal pedasnya jadi andalan. Tempatnya sederhana, tapi rasa dan porsinya bikin puas.
2. Bubur Ayam Alkateri, Andalan Kawasan Braga
Bubur Ayam Alkateri beralamat di Jalan Alkateri No.7, dekat kawasan Braga. Warung ini buka sejak pukul 06.00 hingga sekitar 11.00 WIB.
Ciri khasnya terletak pada racikan kecap asin dan merica yang kuat. Sambal merahnya terkenal pedas dan pas untuk pencinta rasa nendang. Cocok untuk sarapan cepat sebelum beraktivitas di pusat kota.
3. Bubur Ayam Mang H. Oyo, Legenda Tak Lekang Waktu
Nama Mang H. Oyo sudah lama melekat di dunia perbuburan Bandung. Lokasi utamanya berada di Jalan Pajajaran No.105, dengan cabang lain di Jalan Arjuna.
Tekstur buburnya khas, sangat kental, dengan topping cakwe besar, ati ampela, dan telur mentah yang diaduk langsung di mangkuk. Porsinya besar dan mengenyangkan.
4. Bubur Ayam H. Amid, Kental Sejak Puluhan Tahun
Bubur Ayam H. Amid dikenal sebagai salah satu yang paling legendaris. Gerai utamanya di Jalan Jenderal Sudirman No.451 buka sore hingga malam, sementara cabang Pajajaran sudah melayani sejak pagi.
Buburnya terkenal super kental, dengan pilihan topping bebas sesuai selera. Cocok disantap bersama keluarga karena porsinya bisa disesuaikan.
5. Bubur Ayam Gibbas, Pedas dan Merakyat
Bagi yang suka sensasi pedas, Bubur Ayam Gibbas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Astanaanyar, patut dicoba. Sambal merahnya kuat, topping kulit ayamnya melimpah, dan cakwenya besar.
Harga terjangkau dan suasana pinggir jalannya justru jadi daya tarik tersendiri.
Tips Menikmati Bubur Ayam Bandung Lebih Nikmat
- Datang lebih pagi untuk mendapatkan bubur paling hangat
- Waktu paling ramai biasanya pukul 07.00–09.00
- Padukan dengan teh tawar hangat agar perut lebih nyaman
- Porsi besar cocok disantap bersama keluarga atau teman
Bubur ayam di Bandung bukan sekadar menu sarapan, tapi bagian dari cerita kota ini. Hangat, sederhana, dan selalu berhasil membuat siapa pun ingin kembali.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









