Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bobotoh

Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan Persaudaraan Usai Insiden di Surabaya

Kamis, 5 Maret 2026 19:28 WIB

Dari Gelap ke Cahaya: Perjalanan Saepul dan Masjid Hijrah BJTB di Bawah Tol Buah Batu

Kamis, 5 Maret 2026 18:00 WIB
Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam Bakal Pulang ke Liga 1? Sinyal Lamaran dan Persib vs Persija!

Kamis, 5 Maret 2026 17:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan Persaudaraan Usai Insiden di Surabaya
  • Dari Gelap ke Cahaya: Perjalanan Saepul dan Masjid Hijrah BJTB di Bawah Tol Buah Batu
  • Asnawi Mangkualam Bakal Pulang ke Liga 1? Sinyal Lamaran dan Persib vs Persija!
  • Antara Mimpi dan Realita: Kumpulan Curhat Pilu Mereka yang ‘Kalah’ Oleh Keadaan
  • Alternatif Ngabuburit Ramadhan 2026: Interaksi Anak dengan Rusa di Taman Uncal Soreang
  • Catat! Waktu Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Kamis 5 Maret 2026
  • THR Buruh 2026 Segera Cair! Ini Besaran yang Diterima Pekerja di Kota Bandung
  • Persib Murka! Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata Jadi Korban Serangan Rasis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hibisc Fantasy Puncak Sebabkan Banjir, Dedi Mulyadi Dituntut Minta Maaf

By SusanaJumat, 7 Maret 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat terkait pembangunan Hibisc Fantasy Puncak di Kabupaten Bogor yang menyalahi aturan.

Hal ini disampaikan Dedi saat berbincang dengan Wakil Bupati Bogor Ade Rohandi (Jaro Ade) dan Satpol PP Jabar, dalam video yang diunggah di akun TikTok resminya, @dedimulyadiofficial.

Dalam perbincangan tersebut, Dedi menanyakan kepada Kasatpol PP Jabar, M de Afriandy, terkait konsekuensi hukum atas pelanggaran yang dilakukan oleh Hibisc Fantasy Puncak.

“Ini sudah berkali-kali diberi peringatan. Sudah dipanggil Pemkab Bogor,” kata Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, dikutip Jumat (7/3/2025).

Dedi pun menegaskan bahwa jika pihak pengelola tidak merespons, maka bangunan tersebut harus segera dibongkar.

Selain itu, Dedi juga mengakui bahwa Hibisc Fantasy Puncak merupakan proyek yang dikelola oleh BUMD Jawa Barat, PT Jaswita, yang berada di bawah naungan Pemprov Jabar.

Baca Juga:  10 Tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warganet Geruduk Instagram Pj Bupati Sumedang

Mendengar hal ini, Jaro Ade menimpali dengan mengatakan bahwa proyek tersebut adalah milik Dedi. Namun, Dedi langsung membantahnya dan meminta maaf kepada masyarakat.

“Oh ini BUMD provinsi? Punya Bapak,” ujar Jaro Ade sambil menunjuk ke arah Dedi.

“Bukan. Punya Pemda. Ya, makanya saya minta maaf, saya salah,” jawab Dedi.

Jaro Ade kemudian meminta Dedi untuk meminta maaf kepada masyarakat, khususnya warga Bogor.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Diskar PB Kota Bandung Ingatkan Warga Waspada Pohon Tumbang

“Minta maaf ke masyarakat, Pak. Ke masyarakat Bogor,” timpal Jaro Ade lagi.

“Sudah berkali-kali minta maaf. Bentuk permintaan taman maaf saya dibongkar,” ujar Dedi.

Pelanggaran Hibisc Fantasy Puncak dan Dampaknya

Hibisc Fantasy Puncak diketahui melanggar aturan terkait pemanfaatan lahan. PT Jaswita awalnya hanya mengajukan izin untuk 4.800 meter persegi, namun dalam praktiknya, proyek ini berkembang hingga 15.000 meter persegi, melebihi batas yang diizinkan.

Tak hanya Hibisc Fantasy Puncak, proyek lain seperti Eiger Adventure Land di Puncak juga menjadi sorotan karena melanggar perizinan lingkungan. Pembangunan liar di kawasan ini diduga berkontribusi terhadap banjir di hilir Sungai Ciliwung.

Baca Juga:  Pengamat Sebut Pertarungan Pilgub Jabar Akan Lebih Menarik Ketimbang Jakarta

Kini, pemerintah telah menyegel Hibisc Fantasy Puncak dan Eiger Adventure Land, serta memerintahkan pembongkaran sesuai mekanisme yang berlaku.

33 Bangunan di Puncak Terancam Disegel

Selain Hibisc Fantasy Puncak dan Eiger Adventure Land, sebanyak 33 lokasi pembangunan di kawasan Puncak juga akan disegel.

Bangunan-bangunan ini diduga melanggar tata ruang dan melakukan alih fungsi lahan secara ilegal, yang menyebabkan dampak lingkungan, termasuk memperparah banjir besar di Jabodetabek pekan ini.

Dengan langkah tegas yang diambil Pemprov Jabar, pemerintah berharap dapat menata kembali kawasan Puncak agar lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan aturan tata ruang yang berlaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Dedi Mulyadi Hibisc Fantasy Puncak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Gelap ke Cahaya: Perjalanan Saepul dan Masjid Hijrah BJTB di Bawah Tol Buah Batu

Alternatif Ngabuburit Ramadhan 2026: Interaksi Anak dengan Rusa di Taman Uncal Soreang

Catat! Waktu Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Kamis 5 Maret 2026

THR Buruh 2026 Segera Cair! Ini Besaran yang Diterima Pekerja di Kota Bandung

Spanyol Tak Gentar Ancaman Embargo Trump, PM Sánchez: Kami Bukan Kaki Tangan Perang!

Indosat Pastikan Jaringan Andal dan Perlindungan Digital Selama Ramadan 2026

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
  • THR Pensiunan dan Ahli Waris 2026 Cair Awal Ramadan? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.