Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Rabu, 18 Maret 2026 09:15 WIB

Tinggalkan Persib, Frans Putros Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026

Rabu, 18 Maret 2026 09:05 WIB

Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?

Rabu, 18 Maret 2026 08:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian
  • Tinggalkan Persib, Frans Putros Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026
  • Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026: Turun Tipis, Cek Rincian Lengkapnya
  • Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok
  • Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!
  • Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HJKB ke-215, Dedi Mulyadi Beri Resep Khusus Atasi Kemacetan Bandung

By SusanaKamis, 25 September 2025 16:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melontarkan pandangan mengenai masalah paling klasik di Kota Kembang yakni kemacetan.

Alih-alih sepakat dengan solusi konvensional seperti pembangunan transportasi publik masif, Dedi justru memberikan pandangan yang berbeda.

Ia berpendapat, karakteristik jalanan Bandung yang sempit dan rindang tidak cocok dengan moda transportasi besar. Menurutnya, transportasi masif bisa menghancurkan tata kota.

“Transportasi publik kan nanti harus konektivitas ya, ya kalau menurut saya tidak bisa pakai pola menggunakan kota-kota besar, karena apa? karena jalan Bandung mah sempit, kemudian banyak pohon jangan sampai nanti transportasi publik yang besar yang massal itu menghancurkan tata kota Bandung,” kata Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam rangka Peringatan HJKB ke-215, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dituding Anti-Islam oleh Warga Jakarta Gara-Gara Ganti Nama RS, Ini Respons Tegasnya

Orang nomor satu di Jabar itu mencontohkan pembangunan flyover atau jembatan Pasupati yang menurutnya telah menghilangkan ikonik Pasteur.

“Saya ingin ke depan tetap Bandung sebagai kota pohon, kemudian kota taman, kota bangunan-bangunan Heritage harus tetap dipertahankan,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Keluarga Hilang Kontak di Aceh, Dedi Mulyadi Gerak Cepat Terbang ke Lokasi Bencana

Tak hanya itu, Dedi menyebut kemacetan di Bandung adalah fenomena “spesial” yang hanya terjadi pada akhir pekan. Ia bahkan berkelakar bahwa kemacetan tersebut justru menjadi tanda baik.

“Kalau Sabtu Minggu tidak macet, kasihan Pak Wali Kota pendapatan daerahnya tidak naik. Berarti tidak ada yang berkunjung ke Bandung,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Orang Padati Stadion Sidolig Jelang Arak-arakan Pendaftaran Dedi-Erwan

Sikap Dedi yang tidak terlalu khawatir dengan macet akhir pekan ini seolah mengisyaratkan bahwa ia lebih memilih untuk menjaga identitas kota sebagai destinasi wisata daripada mengubahnya menjadi kota metropolitan yang padat dan tergesa-gesa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Hari Jadi Kota Bandung ke-215 Identitas Kota Bandung kemacetan Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!

Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.