bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa salah satu anggota keluarganya di Aceh masih belum dapat dihubungi sejak banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Kondisi tersebut membuat keluarga besar di Jawa Barat dilanda kecemasan karena belum ada kabar terbaru mengenai keberadaan kerabatnya tersebut.
“Saudara saya sampai sekarang hilang kontak di Aceh. Dia mantan anggota DPRD Aceh, juga seorang tentara,” ujar Dedi di Gedung Sate.
Ia menambahkan, keluarganya terus menunggu informasi, bahkan sang kakak sempat menangis karena tidak tahu harus meminta pertolongan ke siapa.
Dalam situasi penuh tekanan itu, Dedi mengaku diminta langsung oleh kakaknya untuk membantu pencarian.
“Kakak saya bilang, ‘kamu kan gubernur, masa enggak bisa nolong keluarga yang tidak bisa dihubungi’,” tuturnya.
Dijadwalkan Terbang ke Aceh untuk Tinjauan dan Pencarian
Pada Kamis, 4 Desember 2025, Gubernur Jabar bersama rombongan Pemprov dijadwalkan bertolak ke daerah terdampak bencana, termasuk Aceh. Selain memastikan distribusi bantuan berjalan cepat, perjalanan ini juga akan dimanfaatkan untuk mencari informasi mengenai anggota keluarganya yang hilang kontak.
“Saya juga akan mencoba mencari saudara saya, mudah-mudahan bisa ketemu,” kata Dedi.
Terkait durasi kunjungannya, ia menyebut masih menyesuaikan kondisi di lapangan. “Kalau harus terus berada di lapangan, mungkin 2–3 hari.”
Pemprov Jabar Percepat Bantuan untuk Sumatera
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya memastikan siap mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Koordinasi dengan berbagai pihak tengah dikebut agar distribusi bisa dilakukan dalam pekan ini.
“Dalam minggu ini, berbagai kebutuhan mendesak akan segera didistribusikan untuk saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” ujar Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.
Ia juga mengajak masyarakat Jawa Barat ikut meringankan beban para korban. Menurutnya, bencana yang terjadi di Sumatera adalah kesedihan bersama.
“Musibah yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh adalah derita yang kita rasakan juga. Kita saudara, satu tubuh, satu jiwa. Mari bergandengan tangan meringankan beban mereka,” ungkapnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










