Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Selasa, 15 September 2026 16:45 WIB

Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong

Selasa, 15 September 2026 16:13 WIB
ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Selasa, 15 September 2026 16:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ini Strategi Disparbud Jabar Wujudkan Pemerataan Kunjungan Wisatawan di Daerah

By Putra JuangSelasa, 17 Desember 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Kadisparbud Jabar, Benny Bachtiar. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat sedang berupaya melakukan berbagai cara untuk memeratakan kunjungan wisatawan. Pasalnya, Bandung dan Bogor Raya saat ini sudah mengalami over tourism atau kepadatan wisatawan.

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar mengatakan, pihaknya sedang mencoba menerapkan travel pattern atau paket wisata di satu kawasan. Travel pattern yang bisa dikunjungi yaitu, destinasi wisata di Ciayumajakuning, Priangan Timur, dan Jabar Selatan.

“Kami coba melakukan travel pattern kan di kawasan Ciayumajakuning, Priangan Timur, sama Jabar Selatan,” ucap Benny, Selasa (17/12/2024).

Selain itu, Disparbud Jabar juga melibatkan figur yang bisa mendongkrak kunjungan wisatawan asing atau influencer travel dari Singapura maupun Malaysia.

Baca Juga:  Kemenparekraf Manjakan Wisatawan Lewat TIC Digital Nusantara

Benny menyebut, pihaknya sedang berupaya menyulap kawasan Cirebon agar menjadi ‘Solo’ yang berada di Jabar.

“Cirebon ini menjadi Solo-nya Jabar. Karena kebudayaan itu berkembang di sana. Jadi apa yang diminati oleh wisatawan mancanegara, coba kami sediakan dan persiapkan,” ungkapnya.

Meski begitu, Benny tak menampik upaya memeratakan kunjungan wisatawan ke Jabar tidak mudah. Sebab, dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia untuk menerima wisatawan terutama dari luar negeri.

Baca Juga:  Jadi Tujuan Kuliner Para Wisatawan di Bandung, Simak Kisah Dibalik Nama Warung Nasi Ibu Imas

“Siap tidak menerima tamu-tamu ini, supaya mereka itu merasa nyaman, hommie, bisa melaksanakan aktivitas wisatanya di Jawa Barat. Itu PR besar kita. Itu sedang dilakukan. Itu yang kita upayakan hari ini,” katanya.

Benny mengatakan, saat ini Disparbud Jabar sedang meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menerima wisatawan terutama dari luar negeri. Pihaknya pun optimistis hal itu bisa tercapai selama lima tahun ke depan.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia itu ada di RPJP provinsi khususnya di Disparbud. Supaya mereka itu siap terhadap kunjungan wisatawan terutama wisatawan mancanegara. Bagaimana membangun hospitality-nya, dan lainnya,” terangnya.

Baca Juga:  Rekomendasi 5 Tempat Wisata Gratis di Jakarta, Nomor 2 Bisa Lihat Gedung Era Kolonial

Dengan begitu, Benny akan melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), dan lainnya untuk turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Ini sangat penting sekali. Saya kira nanti diajak bicara, Terutama HPI dan ASITA di kabupaten/kota. Mereka tentu lebih paham mengenai kondisi lingkungan maupun masyarakatnya di kabupaten kota yang ada di Jawa Barat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Benny Bachtiar Disparbud Jabar tempat wisata Wisatawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.