Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!

Senin, 27 April 2026 21:00 WIB

Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Puasa Arafah hingga Idul Adha Versi Lengkap!

Senin, 27 April 2026 20:51 WIB

Rumor Panas! Elkan Baggott Resmi ke Persib? Gantikan Barba Jadi Tembok Baru Persib

Senin, 27 April 2026 20:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Puasa Arafah hingga Idul Adha Versi Lengkap!
  • Rumor Panas! Elkan Baggott Resmi ke Persib? Gantikan Barba Jadi Tembok Baru Persib
  • Link Video Viral Bandar Batang yang Ramai Diburu Netizen, Hati-hati Jebakan Batman!
  • Viral Surat Terbuka Petani Bogor ke Dedi Mulyadi: Kami Diintimidasi di Tanah Sendiri!
  • Mantan Suami Ngamuk! Cemburu Buta Berujung Tikam Sadis di Jelekong
  • Puncak Klasemen Terancam? Persib Wajib Menang Lawan Bhayangkara FC!
  • Pedagang Tahu di Pasar Cicadas Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Kedelai, Penjualan Turun 30 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Siaga Darurat! Begini Peta Lengkap Kerawanan Bencana Jelang Puncak Hujan 2026

By SusanaMinggu, 30 November 2025 12:33 WIB2 Mins Read
Peristiwa banjir di Jabar, Foto: BPBD Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis pemetaan terbaru terkait wilayah rawan bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan.

Pemetaan ini menunjukkan bahwa karakteristik kerawanan di tiap daerah berbeda, mulai dari banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengatakan bahwa seluruh pemetaan tersebut bersumber dari Kajian Risiko Bencana yang rutin diperbarui untuk memantau potensi bencana di seluruh kabupaten/kota.

Wilayah Selatan Dominan Longsor, Utara Lebih Berisiko Banjir

Menurut Hadi, bentang alam Jabar sangat memengaruhi kerawanan bencananya.

Ia menjelaskan, kawasan Jawa Barat bagian selatan, yang didominasi perbukitan dan tebing curam, memiliki potensi longsor paling tinggi. Selain itu, banjir bandang juga kerap mengancam kawasan tersebut.

Sebaliknya, wilayah Jabar bagian utara lebih sering menghadapi banjir karena berada di dataran rendah.

“Karakteristik wilayahnya berbeda. Untuk utara cenderung banjir, sementara selatan lebih rawan longsor,” ujar Hadi, Sabtu (29/11/2025).

Bogor dan Bandung Masuk Zona Risiko Ganda

Untuk area Jabar bagian tengah, terutama Bogor dan Bandung, Hadi menyebut keduanya berada dalam zona risiko ganda.

“Di sana genangan bisa terjadi, dan potensi longsornya juga tetap ada,” jelasnya.

BPBD Jabar kini meningkatkan pemantauan cuaca secara real-time dan memperkuat koordinasi dengan BMKG, seiring penetapan status siaga darurat oleh Pemerintah Provinsi Jabar. Status ini memastikan semua sumber daya dan personel kebencanaan siap digerakkan kapan saja.

Imbauan BPBD untuk Warga Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Februari 2026

Menghadapi prakiraan cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung beberapa bulan ke depan, BPBD Jabar meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah mitigasi sejak dini.

1. Selalu pantau informasi cuaca

Hadi mengingatkan masyarakat memonitor perkembangan cuaca melalui kanal resmi.

“Gunakan Info BMKG atau kanal BPBD Jabar supaya mengetahui kondisi cuaca terkini,” katanya.

2. Warga bantaran sungai wajib cek tanggul

Hadi meminta warga yang tinggal dekat aliran sungai rajin memeriksa kondisi tanggul dan segera berkoordinasi ketika hujan turun lebih dari satu jam.

“Kalau debit meningkat, lakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman,” ujarnya.

3. Kenali tanda-tanda longsor di daerah perbukitan

Bagi warga yang tinggal di perbukitan, Hadi menegaskan pentingnya memahami gejala awal longsor.

“Suara gemuruh sering menjadi tanda tanah bergerak. Kalau mendengar itu, segera menjauh dan cari tempat aman,” jelasnya.

4. Jangan berteduh di bawah pohon atau baliho

Untuk warga di kota, Hadi mewanti-wanti agar tidak berteduh sembarangan saat hujan deras.

“Cari tempat aman seperti gedung kokoh atau pusat perbelanjaan. Hindari pohon atau papan reklame,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Puasa Arafah hingga Idul Adha Versi Lengkap!

Viral Surat Terbuka Petani Bogor ke Dedi Mulyadi: Kami Diintimidasi di Tanah Sendiri!

Ilustrasi korban meninggal.

Mantan Suami Ngamuk! Cemburu Buta Berujung Tikam Sadis di Jelekong

Pedagang Tahu di Pasar Cicadas Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Kedelai, Penjualan Turun 30 Persen

Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.