Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Fakta Sebenarnya

Kamis, 19 Februari 2026 13:00 WIB
Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Kamis, 19 Februari 2026 12:52 WIB

Simak Jadwal Pekan 22 Super League: Persib vs Persita hingga PSIM vs Bali United

Kamis, 19 Februari 2026 12:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Fakta Sebenarnya
  • Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI
  • Simak Jadwal Pekan 22 Super League: Persib vs Persita hingga PSIM vs Bali United
  • Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota
  • Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2
  • Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jaga Ekosistem Laut, JNE Bersama Venambak dan Wanadri Tanam 500 Pohon Mangrove

By Putra JuangSenin, 27 Mei 2024 09:35 WIB3 Mins Read
JNE, Venambak, dan Wanadri Melakukan Seremonial Serah Terima Pemberian Pohon Mangrove di Desa Mayangan, Subang Utara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – JNE sebagai perusahaan asli Indonesia berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Melanjutkan program kerjasama dengan dengan salah satu perusahaan rintisan Indonesia di bidang Teknologi Akuakultur, Venambak, yang turut melibatkan Yayasan Wanadri, JNE melakukan penanaman 500 pohon mangrove di Desa Mayangan, Kabupaten Subang, Kamis (23/5/24).

Kegiatan penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk menjaga ekosistem laut dan pelestarian lingkungan khususnya Unit Otonom West Java Conservation Trust Fund, yang aktif mengembangkan restorasi mangrove dengan pemberdayaan masyarakat sekitar mangrove lewat programnya yang berupa pengembangan kawasan pesisir terpadu.

Hadir Iwan Ridwan selaku kepala cabang JNE Purwakarta beserta seluruh jajaran, Kurnia Hayati selaku Marketing Communications and Partnership JNE Regional Jabar, melakukan seremonial serah terima pohon kepada Feby Nugraha selaku Ketua Divisi Lingkungan Yayasan Wanadri, Cahya Nurhuda selaku Project Manager Silvofishery Venambak dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon mangrove, dan mengunjungi penambakan yang sebelumnya telah menerima bantuan Aerator Venjet yang diberikan oleh JNE kepada para penambak di Desa Mayangan.

Baca Juga:  Tinjau Banjir Rob di Subang, Pj Gubernur Jabar Siapkan Tanggul Darurat

Strategic Business Partnerships Division Head JNE, Luthfi Safitri Zein mengatakan, hal ini merupakan komitmen JNE untuk terus bermanfaat bagi masyarakat luas yang sejalan dengan tagline JNE yaitu Connecting Happiness.

“Sebagai perusahaan logistik dan pelayanan kiriman yang telah hadir selama 33 tahun, kami akan terus berkomitmen secara nyata terhadap kemajuan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan untuk Indonesia,” ucap Luthfi.

Baca Juga:  Bukan hanya Nanas, Ini 3 Rekomendasi Kuliner Khas Subang yang Wajib Dicoba

Menurutnya, upaya ini diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis berkelanjutan yang dapat menjadi manfaat bagi semua pihak. Program – program yang dijalankan merupakan implementasi atas komitmen JNE dalam mengedepankan inovasi dalam prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

“Adapun program dan kegiatan tersebut mencakup bidang kesejahteraan sosial, kesehatan, pembangunan ekonomi masyarakat, pendidikan serta lingkungan,” imbuhnya.

Dikatakan Luthfi, kerja sama ini merupakan langkah nyata JNE untuk dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan peningkatan kualitas Petambak Indonesia dengan menyediakan alat aerator VENJET dari Venambak untuk para petambak, serta penanaman pohon mangrove di daerah di wilayah Subang.

Kepala Cabang JNE Purwakarta, Iwan Ridwan mengatakan, kegiatan penanaman 500 mangrove merupakan upaya dalam membentuk rasa cinta kepada alam dan pelestarian ekosistem laut.

Baca Juga:  Pangdam III/Siliwangi Dampingi Kasad Panen Raya Padi di Kabupaten Subang

“Semoga kedepannya budidaya mangrove ini mampu menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat pesisi dengan mampu mengolah dan memporduksi produk olahan mangrove, terlebih lagi dibawah Yayasan Wanadri yang bekerja sama dengan kelompok binaan, dapat memberdayakan seluruh masyarakat dalam pengembangan tambak ini mampu menciptakan peluang bernilai ekonomis untuk kelompok dan masyarakat Desa Mayangan,” tuturnya.

Iwan mengatakan, dengan kapabilitas JNE dalam pengiriman, JNE juga siap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima bagi kebutuhan logistik di Desa Mayangan, serta membuka kerja sama untuk sektor lainnya.

“Seperti pertambakan udang, ikan dan hasil laut yang memerlukan layanan kiriman yang aman dan terpercaya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ekosistem Laut JNE Pohon Mangrove Subang Venambak Wanadri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.