Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange

Rabu, 15 April 2026 20:56 WIB

Heboh! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor 7 Menit Beredar di Telegram

Rabu, 15 April 2026 20:35 WIB

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Rabu, 15 April 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange
  • Heboh! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor 7 Menit Beredar di Telegram
  • Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet
  • Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu
  • Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak
  • Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat
  • Borong Item Undersea! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 15 April 2026
  • Gak Pakai Ribet! Kini Tarik Tunai GoPay Bisa di ATM bank bjb Tanpa Kartu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 15 April 2026 19:19 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Barat akan tetap berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Gedung Pakuan dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Prioritas tetap di layanan kebutuhan dasar, yaitu mengoptimalkan layanan pendidikan agar seluruh masyarakat Jawa Barat bisa bersekolah sampai SMA dan SMK,” ujarnya.

Dalam sektor pendidikan, Dedi menyebut dua langkah utama yang akan dilakukan pemerintah, yakni pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Dengan dua kebijakan yang pertama, membangun ruang kelas baru; dua, memberikan subsidi pada masyarakat miskin untuk sekolah, baik di negeri maupun swasta,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu memastikan tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga:  Birokrat Jabar Dituntut Kikis Label 'One Man Show' Dedi Mulyadi, Pakar: Belum Greget!

Selain pendidikan, peningkatan layanan kesehatan juga menjadi fokus utama. Dedi menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.

“Agar seluruh rakyat Jawa Barat memiliki keterjangkauan dalam mendapat layanan ketika mereka sakit,” katanya.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar dalam BPJS, pemerintah akan tetap menjamin pembiayaan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Usulan Pendidikan Militer Jadi Muatan Lokal, KDM: Anak Nakal Punya Potensi Jadi Tentara

“Yang belum terjamin tetapi mereka kategori tidak mampu, mau masuk ke ruang kelas 3 di rumah sakit tertentu yang ditunjuk, nanti dibiayai oleh Pemprov dan Pemkab serta Pemkot,” tegasnya.

Di sektor lain, pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan sarana air bersih juga menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan sektor industri sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Bagaimana mendorong pertumbuhan sektor industri, karena itu menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri harus didukung dengan konektivitas yang baik, mulai dari pelabuhan, jalan tol, hingga akses jalan ke wilayah permukiman.

Baca Juga:  Candaan Jadi Gubernur Jawa Barat, Sosok Ini Lempar Peringatan ke Dedi Mulyadi

Meski mendorong pembangunan, Dedi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dengan lingkungan.

“Pembangunannya tetap memiliki basis kearifan lingkungan. Desa harus tetap terjaga keasriannya, wilayah pesisir dan pegunungan juga harus dijaga,” katanya.

Ia juga memiliki visi besar terkait konektivitas wilayah di Jawa Barat, dari kota hingga pelosok desa.

“Dari Depok, Bekasi sampai Pangandaran, dari Cirebon sampai Bogor dan Sukabumi, semuanya harus terkoneksi,” ungkapnya.

pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang memastikan setiap warga, di mana pun berada, merasakan manfaat yang sama baik dalam akses pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Kesehatan Jawa Barat Musrenbang Jabar Pembangunan Jawa Barat pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Mencekam! Warga Ikut Terseret Arus saat Evakuasi di Sungai Cibanjaran

Geger Protes Menu MBG di Cianjur Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Enggan Damai!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.