Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Debut Pemain Anyar Berbuah 3 Poin, Persib Gasak Arema FC di Si Jalak Harupat

Sabtu, 25 Juli 2026 22:42 WIB

Debut 4 Pemain Baru! Susunan Pemain Persib vs Arema FC, Igor Tolic Langsung Turunkan Balsa Sekulic

Sabtu, 25 Juli 2026 19:17 WIB

Plot Twist Kasus Satpam vs Polisi: Damai, Pelat Palsu Terbongkar, Korban Diangkat Kerja di Gedung Sate

Sabtu, 25 Juli 2026 19:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Debut Pemain Anyar Berbuah 3 Poin, Persib Gasak Arema FC di Si Jalak Harupat
  • Debut 4 Pemain Baru! Susunan Pemain Persib vs Arema FC, Igor Tolic Langsung Turunkan Balsa Sekulic
  • Plot Twist Kasus Satpam vs Polisi: Damai, Pelat Palsu Terbongkar, Korban Diangkat Kerja di Gedung Sate
  • Piala Dunia 2026 Usai, Momen ‘Mesra’ Ferran Torres dan Marcos Llorente Bikin Netizen Geger
  • BLUNDER LAGI! Gus Miftah Batal Nikahkan Lansia Viral: Ternyata Masih Punya Suami Sah!
  • Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri
  • Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 15 April 2026 19:19 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Barat akan tetap berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Gedung Pakuan dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Prioritas tetap di layanan kebutuhan dasar, yaitu mengoptimalkan layanan pendidikan agar seluruh masyarakat Jawa Barat bisa bersekolah sampai SMA dan SMK,” ujarnya.

Dalam sektor pendidikan, Dedi menyebut dua langkah utama yang akan dilakukan pemerintah, yakni pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Dengan dua kebijakan yang pertama, membangun ruang kelas baru; dua, memberikan subsidi pada masyarakat miskin untuk sekolah, baik di negeri maupun swasta,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu memastikan tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Selain pendidikan, peningkatan layanan kesehatan juga menjadi fokus utama. Dedi menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.

“Agar seluruh rakyat Jawa Barat memiliki keterjangkauan dalam mendapat layanan ketika mereka sakit,” katanya.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar dalam BPJS, pemerintah akan tetap menjamin pembiayaan layanan kesehatan.

“Yang belum terjamin tetapi mereka kategori tidak mampu, mau masuk ke ruang kelas 3 di rumah sakit tertentu yang ditunjuk, nanti dibiayai oleh Pemprov dan Pemkab serta Pemkot,” tegasnya.

Di sektor lain, pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan sarana air bersih juga menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan sektor industri sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Bagaimana mendorong pertumbuhan sektor industri, karena itu menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri harus didukung dengan konektivitas yang baik, mulai dari pelabuhan, jalan tol, hingga akses jalan ke wilayah permukiman.

Meski mendorong pembangunan, Dedi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dengan lingkungan.

“Pembangunannya tetap memiliki basis kearifan lingkungan. Desa harus tetap terjaga keasriannya, wilayah pesisir dan pegunungan juga harus dijaga,” katanya.

Ia juga memiliki visi besar terkait konektivitas wilayah di Jawa Barat, dari kota hingga pelosok desa.

“Dari Depok, Bekasi sampai Pangandaran, dari Cirebon sampai Bogor dan Sukabumi, semuanya harus terkoneksi,” ungkapnya.

pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang memastikan setiap warga, di mana pun berada, merasakan manfaat yang sama baik dalam akses pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Kesehatan Jawa Barat Musrenbang Jabar Pembangunan Jawa Barat pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Plot Twist Kasus Satpam vs Polisi: Damai, Pelat Palsu Terbongkar, Korban Diangkat Kerja di Gedung Sate

BLUNDER LAGI! Gus Miftah Batal Nikahkan Lansia Viral: Ternyata Masih Punya Suami Sah!

Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri

Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!

Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol

Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat NIK KTP, Simak Panduannya

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.