Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
MotoGP

Link Streaming MotoGP Hungaria 2026, Marc Márquez Siap Lanjutkan Dominasi di Race Utama

Minggu, 7 Juni 2026 12:58 WIB
Ilustrasi gempa

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pangandaran: Ternyata dari Sesar Aktif Bawah Laut!

Minggu, 7 Juni 2026 12:25 WIB

Persib Santai di Bursa Transfer, Tapi Siapkan ‘Bom Kejutan’ untuk Musim 2026/27

Minggu, 7 Juni 2026 11:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Streaming MotoGP Hungaria 2026, Marc Márquez Siap Lanjutkan Dominasi di Race Utama
  • BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pangandaran: Ternyata dari Sesar Aktif Bawah Laut!
  • Persib Santai di Bursa Transfer, Tapi Siapkan ‘Bom Kejutan’ untuk Musim 2026/27
  • Heboh! Video Full Durasi Diduga Cut Salwa Beredar di Telegram, Benarkah Asli?
  • Persija Punya Banyak Bintang Muda, Shin Tae-yong Segera Datang?
  • Mau Jadi ASN? Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPPK Sekolah Rakyat 2026
  • Adam Alis Sejajar dengan Cristiano Ronaldo! Masuk Nominasi AFC Magic Moments of the Season
  • Belajar dari Shift Jaga, Mojang Bandung Ini Temukan Arti Disiplin dan Konsistensi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 15 April 2026 19:19 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Barat akan tetap berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Gedung Pakuan dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Prioritas tetap di layanan kebutuhan dasar, yaitu mengoptimalkan layanan pendidikan agar seluruh masyarakat Jawa Barat bisa bersekolah sampai SMA dan SMK,” ujarnya.

Dalam sektor pendidikan, Dedi menyebut dua langkah utama yang akan dilakukan pemerintah, yakni pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Dengan dua kebijakan yang pertama, membangun ruang kelas baru; dua, memberikan subsidi pada masyarakat miskin untuk sekolah, baik di negeri maupun swasta,” jelasnya.

Baca Juga:  Tak Perlu Piagam Penghargaan, Dedi Mulyadi: Terpenting Rakyat Jabar Sejahtera

Langkah ini diharapkan mampu memastikan tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Selain pendidikan, peningkatan layanan kesehatan juga menjadi fokus utama. Dedi menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.

“Agar seluruh rakyat Jawa Barat memiliki keterjangkauan dalam mendapat layanan ketika mereka sakit,” katanya.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar dalam BPJS, pemerintah akan tetap menjamin pembiayaan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Harus Ubah Gaya, Kepemimpinan 'Superman' Dinilai Tak Sehat dan Tak Efektif

“Yang belum terjamin tetapi mereka kategori tidak mampu, mau masuk ke ruang kelas 3 di rumah sakit tertentu yang ditunjuk, nanti dibiayai oleh Pemprov dan Pemkab serta Pemkot,” tegasnya.

Di sektor lain, pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan sarana air bersih juga menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan sektor industri sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Bagaimana mendorong pertumbuhan sektor industri, karena itu menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri harus didukung dengan konektivitas yang baik, mulai dari pelabuhan, jalan tol, hingga akses jalan ke wilayah permukiman.

Baca Juga:  Soal Tragedi Garut, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Terlibat dan Siap Diperiksa

Meski mendorong pembangunan, Dedi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dengan lingkungan.

“Pembangunannya tetap memiliki basis kearifan lingkungan. Desa harus tetap terjaga keasriannya, wilayah pesisir dan pegunungan juga harus dijaga,” katanya.

Ia juga memiliki visi besar terkait konektivitas wilayah di Jawa Barat, dari kota hingga pelosok desa.

“Dari Depok, Bekasi sampai Pangandaran, dari Cirebon sampai Bogor dan Sukabumi, semuanya harus terkoneksi,” ungkapnya.

pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang memastikan setiap warga, di mana pun berada, merasakan manfaat yang sama baik dalam akses pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Kesehatan Jawa Barat Musrenbang Jabar Pembangunan Jawa Barat pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pangandaran: Ternyata dari Sesar Aktif Bawah Laut!

Mau Jadi ASN? Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPPK Sekolah Rakyat 2026

Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD

Buntut Narasi Jabar Barbar dan Intoleran, Koalisi Advokat Sunda Seret Abu Janda ke Polisi

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.