Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 14:40 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Jumat, 14 Agustus 2026 14:37 WIB

Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!

Jumat, 14 Agustus 2026 14:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!
  • Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun
  • Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
  • AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku
  • Marc Klok Kembali ke Persib Usai Tugas Negara, Langsung Tancap Gas di Bali
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

By SusanaRabu, 15 April 2026 19:30 WIB4 Mins Read
Firoos Ghathfaan Ramadhan, siswa SMP asal Subang, mendapat apresiasi NASA. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Seorang remaja berusia 14 tahun asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, bernama Firoos Ghathfaan Ramadhan, berhasil mencuri perhatian dunia internasional setelah mendapatkan surat apresiasi resmi dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Firoos yang saat ini duduk di kelas VIII SMPIT Alamy Subang dinilai memiliki kemampuan luar biasa di bidang keamanan siber setelah berhasil mengidentifikasi potensi kerentanan pada sistem digital NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level global, bahkan di bidang teknologi yang sangat kompleks seperti keamanan informasi.

Awal Ketertarikan pada Dunia Keamanan Siber

Ketertarikan Firoos pada dunia keamanan digital tidak terjadi secara instan. Ia mulai mempelajari dunia teknologi informasi secara mandiri sejak usia dini, terutama melalui eksplorasi data terbuka di internet.

Dalam proses belajarnya, ia mengenal metode Open Source Intelligence (OSINT), yaitu teknik pengumpulan dan analisis informasi dari sumber-sumber publik yang tersedia secara bebas di internet.

Metode inilah yang kemudian menjadi pintu masuk Firoos untuk melakukan penelitian sederhana namun berdampak besar.

“Awalnya saya mengumpulkan berbagai URL dari Instagram, lalu saya cek satu per satu apakah link itu masih aktif atau sudah tidak digunakan,” ujar Firoos.

Temuan Celah Keamanan Melalui Analisis URL

Dari proses penelusuran tersebut, Firoos menemukan bahwa sejumlah tautan yang sudah tidak aktif berpotensi menjadi celah keamanan jika tidak dikelola dengan baik.

Ia kemudian melakukan validasi lebih lanjut terhadap tautan tersebut, termasuk memeriksa apakah domain atau username yang tidak aktif masih bisa didaftarkan kembali oleh pihak lain.

Menurutnya, kondisi ini bisa berisiko jika dimanfaatkan untuk tindakan penyalahgunaan seperti phishing atau penyebaran informasi palsu.

“Kalau username masih tersedia, itu bisa saja diambil orang lain dan digunakan untuk hal yang tidak baik,” jelasnya.

Analisis Teknis dan Proof of Concept

Untuk memastikan temuannya valid, Firoos kemudian menyusun proof of concept (PoC) sebagai bentuk pembuktian teknis.

Dalam laporan tersebut, ia menjelaskan bagaimana potensi celah tersebut dapat terjadi dan dampaknya terhadap sistem keamanan digital.

Laporan itu mencakup daftar URL terdampak, analisis risiko, serta potensi ancaman terhadap integritas data dan reputasi sistem.

Langkah ini menunjukkan bahwa meski masih berstatus pelajar, Firoos telah memahami prosedur pelaporan kerentanan yang biasa dilakukan oleh peneliti keamanan profesional.

Diakui NASA Lewat Surat Apresiasi Resmi

Hasil kerja kerasnya akhirnya mendapat pengakuan langsung dari NASA. Dalam surat resmi bertanggal 10 April 2026 yang ditandatangani oleh Senior Agency Information Security Officer NASA, Kelvin Taylor, lembaga tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Firoos.

NASA menegaskan bahwa laporan yang disampaikan telah membantu meningkatkan kesadaran terhadap kerentanan sistem yang sebelumnya belum terdeteksi.

“Pelaporan Anda telah membantu kami melindungi integritas dan ketersediaan informasi penting NASA,” tulis Kelvin Taylor dalam surat tersebut.

Setelah proses verifikasi dan penanganan internal dilakukan oleh tim NASA, laporan Firoos dinyatakan valid dan ditindaklanjuti sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

Sebagai bentuk penghargaan, NASA memberikan Letter of Recognition atas kontribusi tersebut.

Dukungan Sekolah dan Lingkungan Pendidikan

Pihak SMPIT Alamy Subang turut memberikan apresiasi atas prestasi siswanya. Dalam unggahan resmi di akun Instagram @official_smpitalamy, sekolah menyebut Firoos sebagai contoh nyata bahwa pelajar Indonesia mampu berprestasi di tingkat dunia.

“MasyaAllah, sebuah bukti bahwa kerja keras, semangat belajar, dan doa mampu mengantarkan langkah menuju prestasi mendunia,” tulis pihak sekolah.

Dukungan dari lingkungan sekolah ini menjadi salah satu faktor penting yang mendorong semangat Firoos untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.

Respons Warganet: Bangga dan Terinspirasi

Kabar prestasi Firoos juga viral di media sosial dan mendapat banyak respons positif dari warganet. Kolom komentar akun Instagram @exploresubang dipenuhi ucapan selamat dan rasa bangga terhadap pencapaian remaja asal Subang tersebut.

“Masya Allah keren banget, anak muda Indonesia bisa sampai NASA,” tulis salah satu warganet.

“Keren banget, ini bukti kalau anak daerah juga bisa bersaing di dunia global,” komentar akun lainnya.

“Bangga banget sama Firoos, semoga jadi inspirasi,” tulis warganet lainnya.

Reaksi tersebut menunjukkan bahwa prestasi Firoos tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga masyarakat luas.

Harapan Menjadi Talenta Siber Global

Meski telah mendapat pengakuan internasional, Firoos mengaku tidak ingin berhenti belajar. Ia berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan di bidang keamanan siber dan teknologi informasi.

“Saya akan terus belajar dan mengembangkan kemampuan ini. Semoga ke depan bisa berkontribusi lebih besar di dunia teknologi,” ujarnya.

Ia juga berharap dapat membawa nama Indonesia semakin dikenal dalam bidang keamanan siber global, khususnya melalui kontribusi nyata di dunia digital.

Penutup: Bukti Talenta Muda Indonesia di Kancah Dunia

Kisah Firoos Ghathfaan Ramadhan menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah batas untuk berprestasi. Dengan semangat belajar mandiri, ketekunan, dan kemampuan analisis yang kuat, ia berhasil menembus salah satu lembaga antariksa paling bergengsi di dunia.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia lainnya untuk terus mengembangkan potensi, terutama di bidang teknologi dan keamanan digital yang semakin dibutuhkan di era modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Firoos Ghathfaan Ramadhan hacker etis remaja Keamanan siber Indonesia NASA Indonesia OSINT Indonesia prestasi pelajar Indonesia siswa SMP Subang SMPIT Alamy Subang vulnerability disclosure NASA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!

Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun

Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.