Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Jumat, 30 Oktober 2026 21:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Jumat, 30 Oktober 2026 20:42 WIB

Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory

Jumat, 30 Oktober 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jangan Tergoda! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘Full No Sensor’ Viral Ini Ternyata Berbahaya Banget

By SusanaRabu, 15 April 2026 17:00 WIB3 Mins Read
Viral video ibu tiri vs anak tiri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena video viral bertajuk “Ibu Tiri vs Anak Tiri” berdurasi sekitar 7 menit kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Versi yang disebut terjadi di kebun sawit hingga “Part 2” di area dapur banyak dicari pengguna TikTok, X (Twitter), hingga Telegram.

Namun di balik rasa penasaran tersebut, pakar keamanan siber justru mengingatkan adanya ancaman serius yang mengintai pengguna internet melalui tautan palsu yang beredar luas.

Konten Viral Diduga Hasil Rekayasa dan Manipulasi

Sejumlah analisis literasi digital menunjukkan adanya kejanggalan pada konten yang beredar. Perbedaan kualitas video, latar tempat, hingga pakaian yang digunakan mengindikasikan bahwa video tersebut bukan satu rangkaian asli.

Diduga kuat, konten tersebut merupakan gabungan potongan video dari luar negeri yang kemudian disusun ulang dan “dilokalkan” dengan narasi sensasional agar lebih mudah viral di Indonesia.

Baca Juga:  Parodi 'Uang Damai' Ala Turis Bule di Bali: Viral, Lucu, tapi Menyentil Realita

Strategi ini dinilai kerap digunakan untuk menarik perhatian publik sekaligus memancing klik sebanyak mungkin melalui judul-judul provokatif.

Jebakan Link Berbahaya Mengintai Pengguna

Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa link yang disebarkan di grup percakapan atau kolom komentar bukan membawa pengguna ke video yang dijanjikan, melainkan ke sistem berbahaya yang dapat mencuri data pribadi.

Beberapa modus kejahatan digital yang paling sering ditemukan antara lain:

1. Phishing
Tautan palsu yang meniru halaman login media sosial atau email untuk mencuri data akun pengguna.

2. Malware dan Spyware
Biasanya berbentuk file APK yang mampu mengakses SMS OTP, mencuri data, hingga menguras saldo mobile banking.

Baca Juga:  Viral di TikTok dan Telegram! Video Misterius Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Netizen Heboh

3. Ransomware
Program berbahaya yang mengunci perangkat dan meminta tebusan agar data dapat kembali diakses.

Pakar menegaskan bahwa dampaknya bisa sangat serius.

“Pengguna bisa kehilangan akun hingga saldo rekening terkuras hanya dalam hitungan menit setelah mengklik link berbahaya,” demikian peringatan keamanan siber yang disampaikan kepada publik.

Risiko Hukum Bagi Penyebar Link

Selain ancaman digital, masyarakat juga diingatkan mengenai konsekuensi hukum dari penyebaran tautan bermuatan asusila.

Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), siapa pun yang mendistribusikan konten melanggar kesopanan dapat terancam hukuman:

  • Penjara hingga 6 tahun
  • Denda maksimal Rp1 miliar

Bahkan, tindakan sederhana seperti membagikan link di grup WhatsApp atau media sosial tetap dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Baca Juga:  Fakta Skandal Anggota DPRD Gorontalo: Video Disebar Teman Wanita yang Kecewa Tak Dinikahi

Pola Lama yang Terus Terulang

Fenomena ini menunjukkan pola berulang di dunia digital: konten sensasional diberi label lokal, ditambah embel-embel “full” atau “part lanjutan”, lalu disebarkan oleh akun anonim untuk memancing klik dan keuntungan tertentu.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah tergoda dengan judul provokatif.

Imbauan: Waspada dan Verifikasi

Di tengah maraknya konten viral, pengguna internet diminta selalu memverifikasi sumber informasi dan menghindari tautan mencurigakan.

Rasa penasaran sesaat dapat berujung kerugian besar, mulai dari kehilangan data pribadi hingga kerugian finansial.

Kewaspadaan digital menjadi kunci utama untuk tetap aman di era informasi yang semakin terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ibu Tiri vs Anak Tiri Keamanan siber Indonesia link berbahaya Penipuan Online phishing online UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.