bukamata.id – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin akhirnya blak-blakan mengenai aktivitasnya selama menjalani proses hukum hingga dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung.
Meski sempat terseret dalam pusaran dugaan kasus korupsi selama kurang lebih enam bulan, Erwin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berhenti turun ke masyarakat untuk menjalankan tugasnya.
“Aktivitas masih jalan. Waktu kemarin dari mulai bulan puasa juga aktivitas saya diisi dengan jadi imam tarawih dan mengisi ceramah,” ucap Erwin saat ditemui seusai menghadiri acara di Masjid Al-Ukhuwah, Kota Bandung, Kamis (4/6/2026).
Ia menambahkan, selama ini dirinya tetap konsisten turun langsung ke lapangan jika ada persoalan yang dihadapi oleh warga. Hanya saja, seluruh kegiatan tersebut sengaja tidak dipublikasikan ke media massa atau media sosial.
“Ada masalah masyarakat saya turun juga, cuma enggak di-upload saja ke media, kan begitu,” ujarnya.
Hari ini, Erwin terpantau kembali menghadiri agenda publik untuk memberikan sambutan dalam acara Tablig Akbar di Masjid Al-Ukhuwah.
Sowan ke Pondok Pesantren Sambil Bawa Kabar Gembira
Menariknya, setelah menghadiri agenda resmi tersebut, Erwin mengaku akan langsung bertolak menuju sebuah pondok pesantren untuk menemui anaknya sekaligus sang pimpinan pondok. Kabar penghentian kasusnya ternyata telah sampai ke telinga lingkungan pesantren tempat anaknya menimba ilmu.
“Ya mungkin sekarang saya mau ke anak saya ke pesantren. Kebetulan anak saya mungkin mendengar kabar gembira ini (SP3), jadi Pak Kiainya, pimpinan pondoknya, telepon saya pengin ketemu. Jadi saya mau ke pesantren dulu,” ungkap Erwin.
Gas Pol Layani Warga, Resmikan Agenda Mulai Senin Depan
Saat dikonfirmasi mengenai kapan dirinya akan kembali bekerja secara efektif penuh di Balai Kota, Erwin menjelaskan bahwa secara administratif langkah resminya akan dimulai pada Senin pekan depan. Namun, secara fungsi pelayanan, ia menegaskan tidak pernah benar-benar libur.
“Insyaallah hari Senin (efektif). Ya sebenarnya kalau bekerja mah hampir tiap hari, banyak persoalan di Kota Bandung yang datang ke rumah saya, ke rumah dinas saya gitu,” jelasnya.
Ia pun menambahkan bahwa status SP3 ini semakin memantapkan langkahnya untuk kembali melayani masyarakat tanpa ada beban hukum lagi.
“Resminya Senin depan begitu. Tapi kalau bekerja, sekarang pun kalau ada undangan mah saya sudah bekerja,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








