Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalani Hidup Komprehensif, UAH Tekankan Pentingnya Pahami Struktur Beragama

By Putra JuangJumat, 22 November 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan kajian mendalam tentang Islam sebagai agama yang mencakup semua aspek kehidupan dalam Pengajian Muhammadiyah di Jakarta.

UAH menekankan pentingnya memahami struktur beragama yang benar agar umat Islam dapat menjalani hidup secara komprehensif sesuai tuntunan agama.

“Beragama itu ada akidah, setelah itu pembuktian akidah pada ibadah, implementasi ibadah pada muamalah, dan hiasannya disebut akhlak. Inilah yang disebut ad-din al-mutakamil, agama yang sempurna,” ucap UAH dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (22/11/2024).

Ustadz Adi menyoroti bagaimana konsep Islam berakar pada kata “aslama” yang bermakna tunduk dan patuh kepada Allah. Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang memasuki Islam, ia terikat oleh konsekuensi untuk mematuhi segala aturan Allah.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Spil Sebab Ditundanya Doa Meski Sering Tahajud

“Ketika Allah memperkenalkan kata al-Islam, itu diiringkan dengan kata ad-din. Konsekuensi pertamanya adalah tunduk pada setiap ketentuan dalam bingkai Islam,” jelasnya sambil merujuk pada surah Ali Imran ayat 19.

Lebih lanjut, UAH menekankan bahwa identitas seorang Muslim dibuktikan melalui pelaksanaan pedoman hidup yang disebut asilmu. Pedoman ini memberikan ketenangan sebagai hasil nyata dari keimanan yang kokoh.

“Hasil dari keislaman kita yang menunaikan semua petunjuk dalam Islam itu disebut jaminannya salam,” ujarnya.

Baca Juga:  Sudah Terbukti! Ustadz Adi Hidayat Spill Amalan Cepat Laksanakan Ibadah Haji

Dalam penjelasannya, Ustaz Adi menyebutkan bahwa ketenangan merupakan hadiah pertama bagi mereka yang benar-benar menjalankan Islam.

“Kalau salat yang didapatkan pertama itu ketenangan, bukan BMW. Dalam rumah tangga juga, kalau benar, yang dikasih pertama kali adalah sakinah sebelum mawaddah,” terangnya.

Dalam konteks berislam, Ustaz Adi menekankan pentingnya mengevaluasi diri. Menurutnya, jika seorang Muslim tidak menemukan kedamaian atau kebahagiaan, maka hal pertama yang harus diperiksa adalah sejauh mana ia telah memaksimalkan pedoman keislamannya.

“Kalau tidak ada perbedaan dalam kehidupan kita dengan yang belum berislam, maka perlu dicek optimalisasi penunaian pedoman keislaman kita,” tegasnya.

Baca Juga:  Ingin Keinginan Mustahil Terkabul? Ini Amalan dari Ustadz Adi Hidayat

Ia juga mengaitkan keberhasilan umat Islam masa lalu dengan kedalaman akidah dan praktik keislaman mereka.

“Zaman Utsman bin Affan tidak ada Google, tidak ada YouTube, tetapi hasilnya luar biasa. Mengapa dengan fasilitas serba lengkap sekarang kita tidak bisa menghasilkan sesuatu yang melampaui zaman?” imbuhnya.

Kajian tersebut diakhiri dengan ajakan untuk memperkuat ikatan keimanan agar nilai ketuhanan benar-benar terinternalisasi dalam hati.

“Latihan kita untuk terus mengikat iman itu dalam jiwa disebut akidah, yang menjadi dasar kehidupan seorang Muslim,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

agama Islam Struktur Beragama UAH Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan

Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram

Kode Redeem FF

Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.